Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara

Di tengah obrolan soal duit bantuan operasional RT yang katanya “nyisa”, Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang angkat suara. Alih-alih ribet, mereka justru santai. Menurut PDIP, fakta di lapangan nggak se-heboh yang dibayangin warganet.

T. Budianto
Last updated: Januari 10, 2026 8:40 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Semarang komentar soal dana Bantuan Operasional (BOP) RT yang tidak terserap pada pelaksanaan Tahun Anggaran 2025.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang yang juga anggota Komisi A, Rahmulyo Adi Wibowo menilai, besaran dana yang belum terserap tahun kemarin dinilai masih wajar. Mayorotas RT lebih dari 90 persen mengambilnya.

Dia menyebut menyebut BOP pada dasarnya adalah bantuan. Jadi maklum kalau ada RT atau RW yang mengambil, ada juga yang memilih tidak. “Ada sekitar 400-an RT yang tidak mengambil dari 10 ribu sekian. Menurut saya itu hal yang wajar,” kata Rahmulyo, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: Dana BOP RT di Semarang Sisa, PKS Sentil Ribetnya Administrasi

Menurutnya, dana yang tidak terserap otomatis masuk ke Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa). Dana itu nantinya tetap diperhitungkan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Yang enggak terserap masuk Silpa. Itu biasa saja, enggak ada masalah,” ujarnya. Rahmulyo menilai, dari sisi persentase, jumlah RT yang tidak mengambil BOP sangat kecil, di bawah 5 persen. Artinya, program ini tetap dirasakan manfaatnya oleh mayoritas RT dan RW.

Respons Positif

“400 sekian dari 10 ribu lebih itu kan kecil. Artinya BOP Rp25 juta ini benar-benar dimanfaatkan,” katanya. Dari aspirasi yang ia terima selama setahun terakhir, Rahmulyo menyebut respons RT dan RW justru positif. Banyak pengurus lingkungan merasa terbantu dengan adanya BOP.

“Mereka senang. Geliat kegiatan masyarakat juga kelihatan,” ucapnya. Ia mencontohkan, pertemuan warga yang dulu jarang digelar kini jadi lebih rutin. Banyak kegiatan sosial yang sebelumnya tidak ada, sekarang bisa jalan karena dicover BOP.

Baca juga: Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

Sebelumnya, Kepala DP3A Kota Semarang, Eko Krisnarto bilang, pada 2025 kemarin, dari 10.621 RT yang terdaftar, sebanyak 10.157 RT mengambil BOP Rp25 juta per tahun.

Sedangkan jika dirupiahkan, dari jumlah RT itu yang mengambil 253,925 miliar, yang tidak mengambil 464 RT tadi ada sekitar Rp11,6 miliar. Kemudian, berdasarkan hasil monitoring evaluasi, dari jumlah RT yang mengambil tidak semuanya terserap, tetapi ada sisa Rp5,4 miliar. (bae)

You Might Also Like

Tujuh Juta Batang Rokok Ilegal & Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

FOTO-FOTO Ngerinya Kecelakaan Truk di Silayur Semarang, Bikin Macet Parah

Rotasi dan Ganti Posisi, 16 Pejabat Baru Purbalingga Dilantik

Sadewo Pegang Komando Baru PDIP Banyumas Lima Tahun Kedepan

Adu Tarik UMK Kota Semarang: Buruh di 3,72 Juta, Pengusaha Ngerem di 3,64 Juta

TAGGED:bantuan rtfpdip dprd semarangheadlinepemkot semarangrahmulyo aw
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi rekening bank. Dampak KDMP! Dana Desa di Jateng Susut Parah, Sekitar 70 Persen
Next Article 123 Ton Bawang Gelap Nyelonong ke Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mahasiswa KKN Jadi Mitra Pemprov Bangun Desa

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Sobo Roworejo, Cara Warga Wonolopo Rawat Tradisi Kampung

Borong Penghargaan, Jateng Ngebut Bangun Kawasan Industri Halal

Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Juni 7, 2026
Kuasa hukum keluarga Haji Hasyim, Teguh Purnomo, di depan Satlantas Polres Kebumen.
Hukum

Tanah Dipinjamkan ke Polres Kebumen Sejak 1950, Eh Mau Disertifikatkan! Ahli Waris Protes

Maret 5, 2026
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Pengakuan Mahasiswa Undip Penyekap Intel: Kami Niatnya Mengamankan dari Amuk Massa

September 15, 2025
Eks-Kapolri yang kini menjabat Mendagri, Tito Karnavian.
Info

Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya

Desember 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bantuan Operasional RT Sisa, Fraksi PDIP Buka Suara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?