Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dana BOP RT di Semarang Sisa, PKS Sentil Ribetnya Administrasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Dana BOP RT di Semarang Sisa, PKS Sentil Ribetnya Administrasi

Uang sudah disiapkan, niat katanya buat warga, tapi realitanya masih banyak yang nyisa. Dana BOP RT di Kota Semarang lagi-lagi jadi bahan obrolan. Bukan karena kurang duit, tapi karena kebanyakan kertas. Dari sinilah Fraksi PKS mulai angkat suara.

T. Budianto
Last updated: Januari 10, 2026 3:26 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Fraksi PKS, Ali Umar Dhani. (Foto: F-PKS)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT di Kota Semarang masih menyisakan anggaran miliaran rupiah. Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang dari Fraksi PkS, Ali Umar Dhani menilai sisa anggaran jadi tanda belum maksimalnya pemanfaatan BOP di tingkat RT.

Dia memaklumi jika ada RT yang memang tidak mengajukan atau tidak menghabiskan dana BOP karena alasan kondisi ekonomi menengah ke atas, artinya merasa sudah punya kas sendiri.

Namun, Dhani juga menyinggung soal administrasi yang dinilai ribet. Ia menyebut, kerumitan prosedur kerap bikin pengurus RT dan RW malas mengurus pencairan.

Baca juga: Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran

“Ini yang perlu dievaluasi. Kalau administrasinya dipermudah, RT dan RW tidak lagi merasa terbebani,” tegasnya,” kata Dhani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/1/2026).

Permudah Administrasi

DPRD, lanjut Dhani, bakal mendorong penyederhanaan proses administrasi BOP. Harapannya, tidak ada lagi RT atau RW yang mundur gara-gara urusan kertas.

Meski begitu, Dhani mengapresiasi langkah DP3A Kota Semarang yang rutin melakukan monitoring dan evaluasi. Namun ia menilai, pendampingan perlu lebih diarahkan ke pemanfaatan yang benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Baca juga: 

“Monitoring itu penting, tapi harus diikuti dengan arahan program yang konkret dan tepat sasaran,” katanya. Ia berharap, pada 2026 nanti, pengelolaan BOP bisa lebih rapi dan serapannya makin maksimal. Transparansi dan akuntabilitas juga diminta tetap dijaga agar kepercayaan publik tidak luntur. (bae)

You Might Also Like

Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan

Bola GPS: Cara Baru Pemkot “Nggrebek” Sumbatan di Saluran Drainase

Nasib Ribuan PPPK Gunungkidul Masih Menggantung, Harapan Belum Ikut Padam

Pemprov Klaim 2.208 Desa di Jateng Sudah Mandiri

Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”

TAGGED:agustina wilujengbantuan rtpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ratusan RT di Kota Semarang Ogah Ambil BOP, Anggaran Tersisa Miliaran
Next Article PDIP Haramkan Korupsi, Kader Bandel Langsung Out

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)

Korban Keracunan MBG di Batang Terus Meningkat Capai 498 Orang, Masih Bisa Tambah Lagi

Kemarau Makin Seret, Polres Banjarnegara Kirim 25 Ribu Liter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Enam Warisan Budaya Semarang Diakui Nasional

April 22, 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kota Semarang, Jumat (25/7) sore.
Unik

Agustina Janjikan Rp40 Juta untuk Bangun Ulang Rumah Korban Kebakaran Tewaskan 5 Orang

Juli 26, 2025
Seorang peserta aksi pengumpulan donasi untuk aksi tolak kenaikan PBB di Kabupaten Pati bersitegang dengan pejabat Pemkab Pati saat barang-barang donasi yang dikumpulkan, akan diangkut Satpol PP, Selasa (5/8/2025). Foto: dok
DaerahPolitik

Gara-gara PBB Naik 250%, Pati Kembali Membara

Agustus 5, 2025
Daerah

Petani Geblog Kini Tak Lagi Risau Saat Kemarau

Februari 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dana BOP RT di Semarang Sisa, PKS Sentil Ribetnya Administrasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?