Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir

Banjir besar yang menerjang wilayah Ngaliyan dan Semarang Barat, Jumay, (15/5/2026) malam ternyata nggak cuma bikin permukiman terendam. Tanggul Sungai Silandak yang sebelumnya sudah ditangani darurat ikut jebol dihantam arus deras. Bahkan material pasir untuk penanganan sementara disebut ikut hanyut kebawa banjir.

T. Budianto
Last updated: Mei 17, 2026 1:21 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KEMBALI JEBOL: Tanggul Sungai Silandak di wilayah Puwoyoso, Ngaliyan kembali jebol akibat banjir, Jumat (15/5/2026) malam. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bergerak cepat menangani tanggul jebol Sungai Silandak yang memicu banjir di wilayah Semarang Barat dan Ngaliyan, Kota Semarang.

Saat ini, penanganan darurat sudah dilakukan di lokasi, sementara koordinasi lintas instansi terus berjalan untuk langkah lanjutan dan solusi jangka panjang.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah melakukan langkah antisipasi sebelum banjir besar terjadi.

Namun derasnya arus air membuat tanggul darurat yang dipasang tidak mampu bertahan. “Untuk Silandak Jembawan sudah ada penanganan dari hari Jumat 8 Mei 2026, namun kehantam arus banjir, dan material bahan banjiran pasir dua rit hanyut di air,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga: Bajir Lumpur Terjang Purwoyoso Ngaliyan

Menurut Bergas, BPBD Jateng kini terus menerjunkan personel untuk memantau lokasi sekaligus membantu warga terdampak banjir. Selain penanganan teknis di lapangan, petugas juga ikut bergotong royong membersihkan lumpur dan sisa material banjir di kawasan terdampak.

“Hari ini kami melakukan cek lokasi dan penanganan darurat. Untuk jangka panjang masih kami koordinasikan,” lanjutnya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terkait langkah penanganan tanggul Sungai Silandak agar kerusakan tidak meluas. “Untuk penanganan tanggul sudah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juwana,” jelasnya.

Korban Jiwa

Sebelumnya, banjir akibat meluapnya Sungai Silandak di kawasan Purwoyoso, Ngaliyan, dilaporkan menyebabkan sedikitnya satu orang meninggal dunia. Hujan deras yang mengguyur kawasan Semarang Barat dan Selatan pada Jumat, (15/5/2026) malam membuat sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga di wilayah Ngaliyan, Mangkang, hingga sekitarnya.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas musibah tersebut dan meminta seluruh pihak bergerak cepat menangani dampak banjir.

“Saya sudah meminta seluruh jajaran terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat, membantu warga terdampak,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan kawasan rawan banjir agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: 556 KK Terdampak Banjir Ngaliyan-Tugu

Pemprov Jateng, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan Pemkot Semarang, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan agar penanganan berjalan cepat dan terpadu.

Selain penanganan darurat, Ahmad Luthfi juga menekankan pentingnya mitigasi jangka panjang mulai dari normalisasi sungai, pengendalian kawasan daerah aliran sungai (DAS), hingga edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Karena kalau tanggul darurat saja bisa hanyut bersama pasir dua truk, artinya yang sedang dilawan bukan lagi banjir biasa, tapi alarm keras bahwa sistem pengendalian banjir memang butuh dibenahi serius. (tebe)

You Might Also Like

Gempa Susulan Flores NTT Capai 13.156 Kali, BMKG: Aktivitas Mulai Menurun

Tangis Anak Wartawan yang Tewas Dibakar karena Berita Pecah di MK: ‘Saya Sebatang Kara!’

Ironi Gempa NTT! Korban Meninggal di Pengungsian Lebih Banyak daripada saat Kejadian

Libur Nataru, 8,6 Juta Orang Tumplek Blek di Jateng

Febrie Ardiansyah Dikabarkan Kabur ke Tanah Suci, Kejagung: Masih di Indonesia, Dipantau

TAGGED:ahmad luthfibanjir kota semarangBPBD jatengheadlinepemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Warga Bringin Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol
Next Article Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Semarang Masuk Smart City ASEAN, Agustina: Jangan Kebanyakan Aplikasi, Warga Malah Bingung

Juni 21, 2026
Sepak Bola

Jack Brown Perkuat Lini Tengah Mahesa Jenar

Juni 24, 2026
Info

Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan

Mei 8, 2026
TEMAN DEKAT -Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington, D.C, pada Jumat (20/2/2026). (Kemenko Perekonomian)
Ekonomi

Rupiah Melemah Makin Nyungsep di ‘Kaki’ USD, Prabowo: Orang Desa Gak Pakai Dolar

Mei 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?