BACAAJA, SEMARANG – Seleksi calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Jawa Tengah diikuti ribuan kader. Dari jumlah itu, hampir setengahnya merupakan anak muda yang ikut bersaing menjadi pimpinan partai di level kecamatan.
Hal ini terlihat dalam rangkaian tes wawancara yang digelar serentak di sejumlah daerah, termasuk di Kota Semarang, Sabtu (2/5/2026). Banyak kader muda berani maju, bersaing dengan kader senior untuk memperebutkan posisi strategis di struktur partai.
Salah satunya Femega Dian, pendaftar Ketua PAC Semarang Tengah. Ia mengaku ingin terlibat dan memberi sentuhan baru dalam percaturan politik kota.
Bacaaja: 5.000-an Kader PDIP di Jateng Ikut Seleksi Ketua PAC, dari Muda hingga Senior Ada
Bacaaja: Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
“Saya sebagai perwakilan perempuan dan generasi muda mengharapkan ada warna baru yang nantinya bisa mewarnai lagi dan bisa menjangkau mungkin pemilih-pemilih yang dulu belum familiar dengan PDI-Perjuangan,” ujarnya.
Femega juga mengakui tetap ada tantangan saat harus bersaing dengan kader yang lebih senior. Namun ia menilai proses ini sebagai ruang untuk berkolaborasi.
“Bukannya khawatir, tetapi kami pasti akan bersinergi. Mengenai terpilih atau tidaknya, yang tentu kita tetap semangat membawa warna baru, membawa semangat baru, mewakili kaum muda,” bebernya.
Dia optimistis menduduki jabatan ketua PAC. Jika terwujud, ia berjanji akan selalu ngangsu kawruh atau belajar kepada para senior partai.
Hal serupa disampaikan Tegar Arya Pambudi, pendaftar Ketua PAC Tugu, Kota Semarang. Ia merupakan generasi muda yang juga pengusaha kuliner.
Menurut Tegar, persaingan di internal partai berjalan cukup adil. Ia berharap kehadiran kader muda bisa ikut menarik minat generasi sebaya untuk terlibat dalam politik.
“Sebagai generasi muda kami bersaing secara fair. Semoga dengan adanya saya gabung bisa menarik yang lain ikut,” katanya.
Ia mengaku sebelumnya aktif di tingkat ranting dan memilih berpolitik di PDIP karena alasan ideologis.
Dalam tes wawancara, ia mendapat sejumlah pertanyaan dasar terkait motivasi dan visi. “Tadi ditanya visi misi, kenapa minat partai, dan generasi muda ini harus didukung dan jangan ditindas ketika terjun,” tambahnya.
Panitia seleksi yang juga Pengurus DPD PDIP Jateng, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut positif banyaknya kader muda yang ikut dalam seleksi kali ini.
“Iya, senang ya. Di PDIP ini mulai dari anak muda dan saya berharap nanti ada anak-anak muda yang bisa jadi ketua PAC,” ujarnya.
Ia juga melihat di beberapa daerah, jumlah peserta dari kalangan muda cukup dominan.
“Kebetulan yang di Kendal ini cukup banyak anak-anak muda. Saya juga melihat di latar belakang para calon, Salatiga paling banyak jumlah anak mudanya secara persentase,” kata Agustina.
Menurutnya, kehadiran generasi muda jadi bagian penting dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh partai, terutama di tingkat kecamatan. (bae)

