Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak

R. Izra
Last updated: Maret 5, 2026 4:33 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong sebagai tanda lanching program Jaksa Sayang Anak oleh Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/3/2026).
Wali Kota Solo Respati Ardi pukul gong sebagai tanda lanching program Jaksa Sayang Anak oleh Kejaksaan Negeri Surakarta, Rabu (4/3/2026).
SHARE

BACAAJA, SOLO — Kabar baik buat anak-anak Kota Bengawan. Kejaksaan Negeri Surakarta resmi melaunching program Jaksa Sayang Anak, Rabu (4/3/2026).

Launching-nya nggak kaleng-kaleng. Digelar di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, barengan sama buka puasa bersama Forum Anak Surakarta. Hadir juga Wali Kota Solo, Respati Ardi, dan Kepala Kejari Solo, Supriyanto.

Menurut Respati, langkah ini keren banget karena fokusnya pencegahan. Jadi bukan nunggu kejadian dulu baru gerak.

Bacaaja: Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Wali Kota Solo Respati Minta Pemda Dikasih Kewenangan
Bacaaja: Respati Apresiasi Nafar Ramadan, Minta Sekolah di Solo Ikut Bikin Program Serupa

“Kami sangat mengapresiasi. Ini langkah preventif yang bagus untuk melindungi masa depan anak-anak kita,” kata Respati.

Harapannya jelas: program ini bisa jadi tameng buat mencegah kekerasan dan eksploitasi anak di Solo.

Program Jaksa Sayang Anak ini bukan cuma soal hukum, tapi juga edukasi. Anak-anak diharapkan nggak lagi merasa takut atau terintimidasi kalau menghadapi ancaman.

Pesannya simpel: ada negara, ada penegak hukum, ada pemerintah yang siap melindungi.

“Anak-anak harus tahu kalau mereka nggak sendirian,” tegas Respati.

Data kekerasan naik, alarm keras

Kepala Kejari Solo, Supriyanto, bilang program ini muncul karena tren kekerasan terhadap anak dan perempuan di Solo meningkat.

Data yang ia paparkan:

  • Tahun 2024: sekitar 170 laporan
  • Tahun 2025: naik jadi sekitar 190 laporan

Memang nggak semuanya sampai ke pengadilan. Tapi jumlah perkara yang diproses juga naik, dari 7 kasus jadi 11 kasus.

Artinya? Tren-nya lagi naik, dan itu nggak bisa dianggap remeh.

Lewat program ini, Kejari Solo pengen hadir lebih dekat. Nggak cuma sebagai penegak hukum yang “serem”, tapi juga sebagai pelindung dan pengedukasi.

“Anak adalah masa depan kita. Kita ingin hadir untuk mencegah, mengedukasi, dan memastikan tidak ada pelanggaran hukum yang melibatkan anak,” kata Supriyanto.

Intinya, Jaksa Sayang Anak ini jadi sinyal kalau Solo nggak mau main-main soal perlindungan anak.

Karena generasi masa depan nggak cukup cuma disayang, tapi juga harus dijaga dan dilindungi. (*)

You Might Also Like

Sah Jadi Pasangan, Inayah Wahid Pilih Nikah Hangat Sederhana

PSIS ke Kudus Bawa Luka Lama dan PR Baru

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Uang Nganggur di Jabar, Kursi Sekda Goyang

Bejo Jahe Merah Ikut “Ngawal” 16 Ribu Pemudik Jateng

TAGGED:jaksa sayang anakkasus kekerasankejari soloperempuan dan anakrespati ardiwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cap tangan tolerasi oleh 125 anak usia dini dari berbagai latar belakang keyakinan di Temanggung yang mengikuti kegiatan safarai toleransi, Rabu (4/3/2026). Safari Tunas Toleransi: Senangnya 125 Bocah PAUD Temanggung saat Keliling Rumah Ibadah
Next Article Pengakuan Menggelikan Fadia Arafiq saat Diperiksa KPK: “Saya Pedangdut, Bukan Birokrat”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kirab KH Sholeh Darat, Agustina: Selama Saya Menjabat, Jalan Terus

Gombel Lama Ditutup Tujuh Bulan

Nggak Perlu Jauh ke Kota, Tiga Stasiun Pantura Ini “Hidup” Lagi

Fatayat NU Diminta Jadi “Tameng” Perempuan & Anak

Bantuan Rp25 Juta per RT Belum Cair, Pemkot Masih Nyusun Perwal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

November 11, 2025
Ekonomi

Pemprov Dorong UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Ekspor

Februari 28, 2026
Pengurus Kopdes Merah Putih Pekopen menjalankan usaha koperasi dengan menjual saruy-sayuran segar, Kamis (1072025). (humas pemprov)
Daerah

Kopdes Merah Putih di Jateng Sudah Beroperasi, Ini Kata Gubernur Luthfi

Juli 10, 2025
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, resmikan betonisasi jalan pakai limbah PLTU.
Info

Pertama di Jateng! Betonisasi Jalan di Klaten Ini Pakai Limbah PLTU

Oktober 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?