Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta

R. Izra
Last updated: Januari 21, 2026 7:45 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundry. (narakita/grafis/tera)
Ilustrasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundry. (narakita/grafis/tera)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) diam-diam menggeledah sejumlah money changer di Jakarta. Langkah ini dilakukan buat menelusuri dugaan aliran dana korupsi tata kelola crude palm oil (CPO) dan limbah sawit (POME) di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan.

Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, Rabu (21/1/2026).

“Benar, kami pernah melakukan penggeledahan di satu atau dua tempat penukaran uang asing,” kata Syarief di Gedung Kejagung.

Bacaaja: Edan! Kejagung Sampai Sekarang Gak Mampu Eksekusi Silfester Matutina
Bacaaja: Tumpukan Uang Kejagung Dipamerkan, Kerja Nyata atau Pencitraan?

Penggeledahan itu dilakukan akhir Desember 2025, tepat menjelang pergantian tahun. Lokasinya ada di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan, dan yang menarik, money changer tersebut berada di dalam pusat perbelanjaan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Penyidik menduga ada alur uang mencurigakan yang lewat jalur penukaran mata uang.

“Kami mencari dugaan aliran dana ke satu atau dua orang melalui tempat penukaran uang,” jelas Syarief.

Meski begitu, Kejagung belum mau buka detail:

  • siapa yang menukar uang,
  • dari mana asal duitnya,
  • dan ke mana ujungnya mengalir

Yang jelas, alur transaksi itu berkaitan langsung dengan perkara korupsi POME yang sedang disidik.

“Memang ada aliran uang, tapi dari mana dan ke mananya belum bisa kami buka,” tegasnya.

Namun, soal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Kejagung masih hati-hati.

“Belum bisa kita pastikan TPPU, tapi ini terkait langsung dengan kasus yang sedang kita sidik,” kata Syarief.

Artinya, fokus utama penyidik saat ini masih pada kasus korupsi tata kelola CPO dan POME, bukan pencucian uang—setidaknya untuk sekarang.

Sita dokumen, tapi tak ada uang tunai

Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga menyimpan jejak transaksi keuangan penting. Dokumen inilah yang kini sedang dikuliti penyidik Jampidsus.

Namun, hingga kini belum ada uang tunai yang disita, yang dicari murni rekam jejak transaksi.

Aktivitas yang ditelusuri meliputi penukaran rupiah ke valuta asing dan sebaliknya.

Kejagung masih kunci rapat informasi

Kejagung juga belum mau mengungkap apakah pihak yang menukar uang berasal dari:

  • unsur swasta
  • pejabat
  • atau pihak lain

Semuanya masih dikunci rapat karena masuk materi penyidikan. Yang pasti, jalur money changer kini jadi fokus penting dalam mengurai benang kusut dugaan korupsi sawit ini. (*)

You Might Also Like

Ahli Bongkar Hasil Audit Janggal, Bella Minta Bebas dari Penjara

Ihwal Lokasi Penutupan Konbes NU, Gus Ipul: Semua Tergantung Presiden Prabowo

Calon Investor PSIS Menguap Lagi

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Lari di Atas Awan Dieng, Ribuan Pelari Gerakkan Ekonomi hingga Rp20 Miliar

TAGGED:cpoheadlinekorupsi sawitmoney changermoney laundringpencucian uangtppu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Maxride Kenalkan Transportasi Aman & Ramah Anak ke Kepala SD
Next Article Ilustrasi perang modern dengan alutsista canggih. Di Ambang Perang Dunia III, Alarm Atau Manuver Politik? 27 Pemimpin Eropa Rapat Darurat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketika Guru jadi Tumbal Makan Bergizi Gratis

HADIRKAN BERDAYA - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah membawa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BERDAYA ke SMA SLB B Yakut Purwokerto, Rabu (5/8/2026) kemarin. PLN Icon Plus dorong siswa mengenali dunia industri dan teknologi komunikasi.

Program BERDAYA PLN Icon Plus Hadir di SLB B Yakut Purwokerto, Kenalkan Dunia Industri dan Teknologi Telekomunikasi

LOMBA FUTSAL--Napi atau warga binaan Lapas Semarang tampil memukai dalam laga final lomba futsal, Selasa (11/8/2206). (ist)

Napi Blok Drupada Hancurkan Blok Gatotkaca di Final Futsal Lapas Semarang

RS BARU--Bangunan RS Unwahas MAS sudah berdiri di dekat Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang. (ist)

Unwahas Bangun Rumah Sakit Dekat MAJT, Target Selesai 2027

Ipemi Jateng Buka Jalan UMKM ke Eropa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Agustus 6, 2026
Info

Jateng Lagi Ramai: Dari Desa Sunyi Sampai Borobudur, Semua Jadi Magnet

Januari 9, 2026
Daerah

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

November 3, 2025
Mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi.
Hukum

Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi

November 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?