Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

R. Izra
Last updated: Februari 11, 2026 8:27 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.
Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.
SHARE

BACAAJA, SOLO — Wali Kota Solo, Respati Ardi, menaruh harapan besar pada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Surakarta agar benar-benar mampu memperkuat roda ekonomi kreatif di Kota Bengawan, bukan hanya hadir sebagai organisasi tanpa dampak nyata.

Harapan itu disampaikan saat pelantikan pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029 yang dirangkaikan dengan peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati menegaskan bahwa soliditas internal menjadi kunci agar setiap program tidak berhenti pada seremoni, tetapi menghasilkan manfaat terukur bagi masyarakat.

Bacaaja: Nonongan Bakal Disulap Jadi Spot Wisata Baru Solo, Respati Serap Aspirasi Warga
Bacaaja: Pimpin Kurvei Pasar Gedhe Solo, Respati Sorot Buruknya Manajemen Sampah

“Impact, kompak bergerak dan berdampak. Jadi dampak harus diukur hasil dari kegiatan Gekrafs dan setiap projek harus bermanfaat bagi masyarakat Solo,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kehadiran Gekrafs tidak justru menciptakan kompetisi baru di tengah pelaku ekonomi kreatif. Sebaliknya, organisasi ini diminta berperan sebagai mitra strategis yang memperkuat ekosistem kreatif kota.

“Gekrafs hadir bukan untuk pesaing tapi membantu dan bersahabat dengan pelaku ekraf lainnya,” ujarnya.

Menurut Respati, Solo memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan ekonomi kreatif, terutama melalui irisan pariwisata, budaya, dan olahraga. Konsep “when heritage meet creative” disebutnya bisa menjadi arah gerak Gekrafs dalam menciptakan karya berbasis identitas kota.

Lebih jauh, ia menilai keberadaan Gekrafs strategis sebagai ruang kolaborasi sekaligus inkubator ide—menjembatani pelaku kreatif, pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Tugas ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Kota Solo,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Gekrafs Surakarta, Chairul Surya Ruhananto, memastikan pihaknya siap bekerja keras mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dengan bertumpu pada kekuatan budaya dan modal sosial yang telah lama hidup di Solo.

“Seni budaya yang hidup dan modal sosial yang terpelihara menjadikan Solo memiliki keunggulan dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Nilai luhur Kota Solo akan menjadi pegangan kami untuk membangun ekonomi dengan berpijak pada sosial,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi ujian awal: apakah Gekrafs mampu menghadirkan terobosan konkret bagi pelaku kreatif, atau justru kembali menambah daftar panjang organisasi yang aktif saat pelantikan, lalu redup tanpa jejak. (*)

You Might Also Like

Sindikat ‘Satgas Perampasan Aset’ Bobol Rekening Dorman Rp 204 Miliar

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

Gile! Indonesia Masuk Jajaran Negara Teraman, Ngalahin Jepang dan AS

Transaksi Soloraya Great Sale 2025 Tembus Rp10,3 Triliun

Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis

TAGGED:ekonomi kreatifgekrafsheadlinerespati ardiwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana. Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat
Next Article Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera) Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

Pergantian Tahun Prabowo Pilih di Aceh

Desember 31, 2025
Politik

Endro Pimpin PDIP Kota Semarang: Saat “Banteng” Diminta Lebih Turun ke Gang

Desember 30, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau langsung proses pembangunan rumah pompa baru di Petudungan, pada Sabtu (30/8/2025).
Daerah

Atasi Banjir Semarang, Agustina Wilujeng Bangun Rumah Pompa Baru di Petudungan

September 6, 2025
NOBAR - Ilustrasi nonton bareng pertandingan Piala Dunia 2026. (ai)
Fokus

Euforia Piala Dunia Meledak di Jateng: Ada 500 Lebih Titik Nobar, dari Balai Desa hingga Pemda

Juni 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?