Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kabar Baik dari Grobogan: Ratusan Warga Diduga Keracunan Sudah Pulih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kabar Baik dari Grobogan: Ratusan Warga Diduga Keracunan Sudah Pulih

Sempat bikin panik, sekarang mulai lega. Dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Grobogan perlahan mereda. Ratusan warga yang sebelumnya mual dan muntah kini sudah bisa senyum lagi, meski sebagian masih harus sabar di ruang perawatan.

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 12:44 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan mencatat perkembangan terbaru kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total 803 warga yang mengalami gejala, sebanyak 688 orang dinyatakan sembuh, sementara 54 pasien masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Djatmiko menyebutkan, dari 115 pasien yang sempat dirawat inap, sebagian besar sudah diperbolehkan pulang. “Sebanyak 61 pasien rawat inap sudah sembuh dan dipulangkan. Saat ini masih ada 54 pasien yang menjalani perawatan di beberapa fasyankes,” ujar Djatmiko di Blora, Selasa, (13/1/2026).

Baca juga: MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Tumbang

Pasien yang sudah pulang berasal dari berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas Karangrayung I, Puskesmas Gubug I, hingga dua rumah sakit daerah, yakni RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi dan RSUD Ki Ageng Getas Pendowo.

Sementara itu, 54 pasien yang masih dirawat tersebar di sejumlah lokasi. Mulai dari RSUD Ki Ageng Getas Pendowo, RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi, hingga beberapa puskesmas seperti Karangrayung I, Kedungjati, Klambu, Godong I, dan lainnya.

Menyantap MBG

Kasus ini bermula pada Jumat (9/1), saat ratusan warga yang mayoritas siswa SD hingga santri pondok pesantren mengalami mual dan muntah usai menyantap menu MBG yang disuplai oleh SPPG Kuwaron.

Korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, SD, SMP, hingga SMK di wilayah Desa Ngroto, Penadaran, Glapan, dan Trisari. Djatmiko menegaskan, data korban masih bersifat dinamis dan terus diperbarui.

Gejala yang paling banyak muncul adalah mual dan muntah, diduga setelah mengonsumsi MBG berupa nasi kuning dengan lauk telur, abon, dan tempe orek.

Baca juga: MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat

Selain penanganan medis, Dinas Kesehatan Grobogan juga sudah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) serta mengambil sampel makanan untuk diuji di Labkesda Semarang sejak Senin (12/1). “Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam tujuh sampai sepuluh hari ke depan,” jelasnya.

Niatnya makan bergizi, malah bikin perut berontak. Untungnya, mayoritas sudah pulih. Tinggal satu PR besar: memastikan menu sehat ke depan benar-benar bikin kuat, bukan bikin buru-buru cari toilet. (tebe)

You Might Also Like

Kartini Zaman Now Nggak Cuma Pakai Kebaya, Tapi Berani Ambil Keputusan

Marcus Rashford Bikin Kejutan! Jadi Pemain Terbaik Kemenangan Barcelona Vs Newcastle di Liga Champions

Pasal Penghinaan Presiden-Wapres Hidup Lagi, Hanya Prabowo dan Gibran yang Boleh Lapor

Anak Lereng Gunung Merapi Kini Punya SMA Sendiri

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

TAGGED:headlinekeracunanMBGpemkab groboganpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bank Jateng Masuk Arena Media Digital
Next Article Ilustrasi utang negara. Prabowo Tarik Pinjaman Lagi Rp832 Triliun Demi MBG, Utang Indonesia Tembus Rp10.000 T

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Petugas dan relawan melakukan evakuasi pohon-pohon tumbang di Jalur Pantura Kabupaten Batang, Rabu (4/3/2026) malam.
Info

Ngerinya Cuaca Esktrem di Batang: Pohon Bertumbangan, Tiga Orang Tewas

Maret 5, 2026
KAWAL SIDANG--Aktivis Pati, Ahmad Husein (berjas hitam), memanjat pagar meneriakkan dukungan terhadap Bupati Sudewo yang disidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6/2206). (bae)
Hukum

Husein Pati ‘Si Penjilat’ Teriak Lantang di Tipikor Semarang: Sudewo Korban Politik!

Juni 22, 2026
Info

Dua Korban Longsor Pemalang Masih Dicari

Januari 26, 2026
Daerah

Superflu Lagi Ramai, Dinkes: Semarang Masih Nihil Kasus

Januari 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kabar Baik dari Grobogan: Ratusan Warga Diduga Keracunan Sudah Pulih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?