Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak

R. Izra
Last updated: Desember 27, 2025 5:44 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
SHARE

BACAAJA, DEMAK – Seorang pesilat Pagar Nusa meregang nyawa usai dikeroyok. Diduga pelakunya kreak-kreak gerombolan balap liar. Kasusnya bikin panas.

Polisi pun bergerak mengusut kasus itu. Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha bilang, aparat sudah turun sejak kemarin. Bahkan sudah menangkap terduga pelaku.

“Tiga orang sudah kami amankan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/12/2025).

Bacaaja: Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang
Bacaaja: Ungkap Pengeroyokan di Jalan Sompok Semarang, Polisi: Korban Salah Sasaran Kreak

Tapi Kapolres hanya komen singkat. Dia belum bersedia njelasin identitas tiga orang yang ditangkap dan apa keterlibatannya.

“Masih proses. Tunggu dulu,” jawabnya lagi.

Korban pengeroyokan bernama Mohammad Bimo Saputra, usia 17 tahun. Pesilat Pagar Nusa asal Pedurungan, Semarang. Nyawanya habis di jalanan, Jumat (26/12/2025) dini hari.

Pengeroyokan terjadi di Jalan Brigjen Sudiarto, depan Perumahan Plamongan Indah. Bimo dihajar rame-rame. Tanpa ampun, sampai tak tertolong.

Bimo malam itu baru pulang kegiatan Pagar Nusa. Habis kopdar lintas daerah di Pucang Gading, Mranggen. Tengah malam, ia ikut nganter teman pulang ke arah Karangawen.

Di jalan, rombongan mereka ketemu balap liar. Bukannya minggir, malah diteriaki “gangster”. Dikejar, dilempari batu, sampai ke depan Pasar Mranggen.

Kematian pesilat Pagar Nusa ini bikin pengurus PC PSNU Pagar Nusa Semarang dan Demak naik pitam. Mereka mendatangi Mapolres Demak nuntut tindakan.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kota Semarang, Ahmad Ghozali, mendesak polisi bergerak cepat. Tangkap pelaku. Bereskan balap liar.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap balapan liar,” kata Ghozali. Pesannya jelas, gak ada tawar-menawar.

Pagar Nusa memberi waktu 1×24 jam. Polisi diminta memastikan pelaku diciduk dan balap liar dibubarkan. Kalau tidak, amarah warga disebut sulit dibendung.

Saat ini polisi baru mengamankan tiga orang. Publik menunggu kelanjutannya. Jangan sampai nyawa pesilat Pagar Nusa cuma jadi angka statistik. (bae)

You Might Also Like

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Agustina Janji Tambaksari Bakal Punya Jembatan

Efek Domino Kasus Hogi: Kasat Lantas Sleman Dicopot

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

TAGGED:berandaldemakditangkapditangkap polisigengsterheadlinepagar nusapesilat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Upah Naik, Buruh dan Pengusaha Jateng Sama-sama Kecewa
Next Article Kondisi TPA Tanjungrejo, Kudus. Kudus Kota Kotor, Dapat Sanksi Kementerian LH Gegara Pengelolaan Sampah Gak Beres

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi biji emas murni hasil penambangan rakyat.
Info

Malaysia Bolehkan Warga Menambang Emas, Biar Cuan dan Gak Diribeti Izin Negara

Januari 7, 2026
Sepak Bola

Libur Udah, PSIS Gaspol Lagi, Persipal Siap Jadi Ujian Awal

Maret 24, 2026
BRI jadi salah satu sponsor Barcelona hingga 2027.
Sepak Bola

Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif

Desember 31, 2025
Info

Cara Pemkot Semarang “Ngobrol” dengan “Masa Lalu”

April 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?