BACAAJA, SEMARANG – Suasana duka menyelimuti insiden tragis yang terjadi di Museum Ranggawarsita. Seorang bocah laki-laki berinisial AF, siswa sekolah dasar asal Bergas, Kabupaten Semarang, meninggal dunia usai tertimpa patung di area museum tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (11/5/2026). Korban awalnya datang bersama rombongan bus yang berhenti di kawasan museum. Namun ternyata, rombongan tersebut bukan untuk berkunjung ke museum, melainkan hanya parkir kendaraan.
Kepala Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo Wibowo Kusumo menjelaskan, korban sempat berjalan ke area belakang museum dan melihat sebuah patung berbentuk kakek memikul beban yang berada di pojok halaman.
Bacaaja: Lorong Pocong dan Boneka Gantung, Menyibak Museum Santet
Bacaaja: Secuil Cerita dari Sebuah Museum di Kota Lama Semarang
Patung tersebut memiliki tinggi sekitar 150 sentimeter dengan berat diperkirakan mencapai 30 hingga 40 kilogram.
“Anak tersebut bagian dari rombongan wisata. Pada saat perjalanan menuju lokasi parkir kendaraan, anaknya itu melihat ada patung di ujung bagian halaman belakang museum,” jelas Agung.
Menurut keterangan, AF kemudian bermain di sekitar patung dan sempat bergelantungan di bagian patung tersebut.
“Kemudian bermain di sana, terus kayak gandulan di patungnya itu,” lanjutnya.
Nahas, saat korban bergelantungan, tubuhnya terjatuh dan patung tersebut ikut roboh hingga menimpa badan korban.
Petugas museum yang mendengar keramaian langsung menuju lokasi. Saat itu, korban sudah berada di pangkuan neneknya dan masih dalam kondisi sadar meski mengalami luka di bagian pelipis.
Korban kemudian langsung dilarikan ke RS Columbia Asia Semarang untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, Suprapto mengatakan korban sempat mengeluh sesak napas setelah tertimpa patung.
“Korban masih sempat merangkak keluar dari patung yang terjatuh dan korban mengalami luka lecet di bagian muka. Namun korban mengeluh sesak napas,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami pendarahan di bagian hati dan harus menjalani operasi pada malam harinya.
Namun kondisi korban terus menurun hingga akhirnya AF dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.50 WIB.
Peristiwa ini pun memicu rasa duka sekaligus perhatian publik soal keamanan fasilitas di area umum, terutama yang berada di sekitar anak-anak. (*)

