Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

Kalau tanah saja bisa “jalan”, manusia cuma bisa minggir. Itulah yang lagi dirasain ratusan warga di perbukitan Sirampog, Brebes. Rumah retak, jalan ambles, hujan turun dikit aja bikin deg-degan. Total 175 kepala keluarga atau 532 jiwa sekarang harus angkat kaki demi satu hal: selamat dulu, urusan lain belakangan.

T. Budianto
Last updated: Februari 18, 2026 8:51 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LOKASI PENGUNGSIAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengunjungi lokasi pengungsian korban tanah gerak di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir, Sirampog, Rabu (18/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Bencana tanah gerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, bikin satu kampung berubah jadi zona siaga. Data dari Badan Penanggulangan Bencama Daerah (BPBD) Brebes mencatat 143 rumah terdampak. Rinciannya, 10 rumah rusak berat, 124 rumah lainnya statusnya terancam. Dua tempat ibadah dan dua fasilitas pendidikan ikut kena imbas.

Yang bikin makin miris, akses utama jalan desa sepanjang kurang lebih 700 meter juga ambles. Jadi bukan cuma rumah yang “geser”, tapi akses hidup warga pun ikut tergerus.

Pergerakan tanah sampai sekarang masih aktif. Curah hujan tinggi di kawasan perbukitan bikin lereng dengan kemiringan sekitar 45 derajat terus bergerak ke arah Kali Keruh. Potensi susulan? Masih ada.

Baca juga: Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi pengungsian dan memimpin rapat penanganan di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al Munawir, Sirampog, Rabu (18/2/2026).

Pesannya simpel tapi tegas: “Untuk tanah gerak ini yang bisa dilakukan adalah memindah orang dan barang.” Artinya? Jangan nekat balik dulu. Karena tanahnya belum benar-benar berhenti “bergerak”.

Pemprov Jateng sudah koordinasi dengan Badan Geologi Kementerian ESDM. Rencananya, hunian sementara (huntara) bakal dibangun di lahan petak 34G milik KPH Perhutani Pekalongan Barat, lokasi yang dinilai aman secara teknis.

Lokasi Pengungsian

Sementara ini, pengungsian dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Qur’an Al-Munawir, Dukuh Limbangan. Dapur umum berdiri pakai anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan juga langsung dikucurkan, totalnya Rp175,97 juta dari berbagai OPD dan PMI.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menyebut respons Pemprov cepat dan solid. Ia memastikan warga tak perlu panik karena semua dinas sudah bergerak. Di balik angka-angka itu, ada cerita nyata yang nggak bisa dihitung pakai rupiah.

Susi Susanti, warga Dukuh Bojongsari, harus mengungsi bareng tiga anaknya. Salah satunya bayi 10 bulan. Ia memilih pergi demi keselamatan buah hatinya. Harapannya sederhana: kebutuhan bayi seperti pampers, sabun, minyak telon, sampai perlengkapan mandi tetap tersedia.

Baca juga: Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal

Warga lain, Tona, yang rumah kayunya ada di pinggir hutan dan dekat sungai, mengaku tiap hujan deras datang, jantungnya ikut balapan. “Sekarang lebih parah. Tanahnya cepat sekali bergerak. Kalau malam hujan deras, saya tidak bisa tenang,” katanya.

Harapannya cuma satu: relokasi permanen. Hunian tetap yang benar-benar aman. Biar hidup nggak lagi ditemani rasa waswas tiap langit mendung. Sebagai catatan, bencana ini terjadi sejak Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, dipicu cuaca ekstrem yang bikin lereng perbukitan Sirampog bergerak turun ke arah aliran sungai.

Dan di tengah semua ini, satu pelajaran terasa jelas: Kalau alam sudah kasih “kode keras”, manusia nggak bisa debat. Yang bisa dilakukan cuma pindah, saling bantu, dan berharap semoga setelah tanah berhenti bergerak, hidup mereka juga bisa kembali stabil. (tebe)

You Might Also Like

Satu Tahun Agustina-Iswar: Sukses Ubah Sampah Jadi Cuan

Pasien Keracunan SMKN 6 Mulai Pulih, Dinkes Semarang Tetap Siaga

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Misteri Mayat dalam Koper di Brebes Terungkap! Polisi: Pelaku Emosi Ditagih Utang

Terungkap! Alasan Pribadi Bikin Perry Warjiyo Sukarela Mundur dari Guberur BI

TAGGED:bpbd brebesheadlinepemkab brebespemprov jatengsirampogtanah gerak brebes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov Gandeng Swasta Gencarkan Sumur Resapan
Next Article Drama Dua Belas Penalti, Persibangga Angkat Trofi Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SEGEL RUSUN--Satpol PP menyegel kamar di Rusun Kudu, Kota Semarang, Rabu (19/8/2026). (ist)

Puluhan Rusun Kudu Semarang Disegel, Satpol PP: Penghuni Gak Mau Bayar

Mobil polisi keluar dari area PN Semarang sesaat setelah pengungkapan kasus sabu di pengadilan, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)

Polisi Sebut ‘Salam Tempel’ Sabu di PN Semarang Sudah Lama Direncanakan

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

ILUSTRASI - Ilustrasi tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki gunung di atas ketinggian. (ai)

Tragis! Remaja 16 Tahun Tewas Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)
Info

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

Agustus 7, 2026
Pendidikan

Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu

Juli 31, 2026
Ilustrasi mudik aman bersama anak-anak.
Info

Tips Aman Mudik Bersama Anak dari IDAI, Jangan Lupa Lakukan Hal Ini

Maret 15, 2026
Wali Kota Solo, Respati Ardi, menerima cedera mata dari Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Loji Gandrung, Jumat (14/1/2026).
Daerah

Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Jajaki Kolaborasi Kota Berseri Bareng Wakil Walkot Bogor

Januari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?