Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Sekadar Kompetisi, Christopherus Music School Cari Musisi Berkelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bukan Sekadar Kompetisi, Christopherus Music School Cari Musisi Berkelas

Di era musik yang serba cepat viral lalu cepat tenggelam, ada yang coba main beda. Christopherus Music School justru bikin panggung buat yang serius, bukan sekadar tampil, tapi punya kualitas, arah, dan “isi”.

T. Budianto
Last updated: Maret 19, 2026 3:54 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Pendiri Christhoperus Music School, Andreas Christanday (tengah) foto bersama Ketua Umum Petersen (kanan) dan ketua panitia kompetisi, Steve Handoyo, Kamis (19/3/2026). (Foto: tb)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Christopherus Music School bakal menggelar kompetisi band dan bass pada 18-19 April 2026 di Uptown Mall BSB City, Semarang. Ajang ini dirancang bukan sekadar lomba biasa, tapi sebagai wadah lahirnya musisi yang punya kelas.

Di bawah naungan Yayasan Christopherus Music School, kompetisi ini terbuka untuk umum tanpa batasan usia. Jadi, siapapun yang merasa punya skill dan visi bermusik, boleh banget ikut.

Pendiri yayasan, Andreas Christanday menegaskan, ajang ini berupaya mencari talenta dengan standar tinggi, bahkan tak ragu mengacu pada kualitas musisi dunia.

Baca juga: Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

Ia menyebut band legendaris seperti Deep Purple sebagai benchmark. Bukan cuma soal skill, tapi juga musikalitas dan arah bermusik. “Tidak cukup hanya mahir secara teknis. Musik juga harus membawa nilai,” ujarnya.

Menariknya, kompetisi bass jadi salah satu highlight. Instrumen yang sering “di balik layar” ini justru diangkat ke depan, buat cari bassist berbakat yang selama ini kurang terekspos.

Ruang Berkembang

Ketua panitia, Steve Handoyo bilang, ajang ini penting banget buat generasi muda yang butuh ruang berkembang. “Peserta nggak cuma tampil, tapi juga dapat arahan yang jelas dalam bermusik,” jelasnya.

Seleksi bakal dilakukan bertahap, mulai dari online sampai final. Dari target 30-50 peserta, cuma 15 terbaik yang bakal naik ke panggung utama. Penilaiannya pun nggak main-main: teknik, aransemen, kekompakan, sampai ekspresi musikal semua masuk hitungan.

Baca juga: Rotary Semarang dan Musisi Rumanfaat Tanam Pohon di Lereng Ungaran

Deretan juri juga diisi nama-nama berpengalaman seperti Gilang NR, Berry Likumahua, Amos Cahyadi, dan Steve Handoyo sendiri. Peserta wajib membawakan lima lagu pilihan dari musisi seperti Diskoria, Sheila Majid, Sheila on 7, Kotak, hingga God Bless.

Nggak cuma lomba, acara ini juga bakal diramaikan penampilan siswa terbaik, lomba line dance, tenant UMKM, sampai karaoke interaktif. Total hadiah yang disiapkan pun tembus puluhan juta rupiah.

Menariknya lagi, Yayasan Christopherus saat ini juga mulai merambah dunia perfilman sebagai bagian dari pengembangan kreativitas yang lebih luas. Lewat event ini, mereka ingin menghidupkan kembali ekosistem seni di Semarang, sekaligus membantah anggapan kalau kota ini minim ruang kreatif.

Jadi, kalau selama ini musik cuma soal viral dan trending, ajang ini kayak pengingat: jadi musisi itu bukan sprint, tapi maraton. Viral boleh, tapi kalau nggak punya kualitas… ya siap-siap dilupakan. (tebe)

 

You Might Also Like

‘Sell Indonesia’ Menggema di Pasar Global, Investor Asing Hilang Kepercayaan

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Muhammadiyah Sudah Tarawih Duluan Malam Ini

Tedjowulan Tegaskan Tahta Keraton Solo Masih ‘On Hold’

Main di Kandang, Serasa Tandang: Jafri Sastra Kecewa Berat

TAGGED:christhoperus music schooldisbudpar jatengkompetisi bandpemkot semarangrhythmofhappiness
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG
Next Article Suasana Salat Idulfitri 2025 di Lawang Sewu, Kota Semarang. (Dok. KAI Semarang) Lawang Sewu jadi Lokasi Salat Idulfitri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pasar Modal Disorot, DPR Minta Bursa Bergerak Lebih Terbuka Lagi Sekarang

Hampir Sepuluh Jam Diperiksa, Sony Pilih Irit Bicara Usai Keluar Kejagung

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Gibran Dorong Banyak Pihak Turun Bareng Bersama di MBG

Kursi SD Jogja Masih Banyak Kosong, Sekolah Putar Otak Cari Murid

Operasi Langit Digeber, Kalteng Ngebut Cegah Karhutla Sebelum Makin Meluas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bonatua Silalahi menangkan gugatan soal keterbukaan ijazah Jokowi.
Hukum

Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik

Januari 15, 2026
Info

Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

Mei 16, 2026
Olahraga

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025

Januari 1, 2026
Hukum

Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Januari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Sekadar Kompetisi, Christopherus Music School Cari Musisi Berkelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?