Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran

Menjelang Lebaran biasanya ada satu tradisi yang selalu bikin deg-degan: harga sembako naik diam-diam. Tapi tahun ini Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memilih strategi beda. Bukan cuma memantau pasar, tapi langsung “mengepung” harga lewat ratusan pasar murah yang digelar hampir di seluruh sudut kota.

T. Budianto
Last updated: Maret 7, 2026 1:58 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
DAMPINGI GUBERNUR: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mendampingi Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Jumat (6/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang tancap gas menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Total ada 240 titik pasar murah yang bakal digelar untuk memastikan warga tetap bisa belanja sembako tanpa harus tarik napas panjang di depan rak harga.

Instruksi itu datang langsung dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di Kantor Kecamatan Semarang Barat dan pasar pangan murah “Pak Rahman” di Kecamatan Mijen, Jumat (6/3/2026).

Menurut Agustina, langkah ini dilakukan bersama Satgas Pangan Kota Semarang dengan menggerakkan dua armada pangan keliling andalan, yakni “Pak Rahman” (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman) dan “Kempling Semar” (Ketahanan Pangan Keliling Semarang).

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Siap Gelar Pasar Murah

“Setelah koordinasi dengan Satgas Pangan, kami sepakat menambah operasi pasar sampai 240 titik. Armada kami tiap hari bergerak ke tiga sampai empat lokasi supaya bahan pangan bisa langsung sampai ke masyarakat,” kata Agustina.

Distribusi pangan yang digelontorkan juga tidak main-main. Di Semarang Barat saja misalnya, pemerintah menyalurkan sekitar 1,5 ton beras SPHP, 3 ton beras medium, 300 kilogram bawang putih, serta ratusan kilogram komoditas lain seperti gula pasir, minyak goreng, hingga telur ayam ras.

Seluruh distribusi itu didukung oleh 23 mitra strategis yang ikut membantu memastikan pasokan pangan sampai ke tangan warga tanpa drama kekurangan stok.

Kebutuhan Berbeda

Sementara di Kecamatan Mijen, komposisi bahan pangan yang dibawa sedikit berbeda. Pasokan protein seperti ayam dan daging dibuat lebih banyak karena permintaan warga di wilayah tersebut relatif tinggi.

“Tim Kempling Semar ini sudah hafal karakter warga tiap wilayah. Di Mijen misalnya lebih banyak protein, sementara Semarang Barat lebih fokus kebutuhan pokok. Jadi hampir tidak pernah ada barang yang tersisa,” jelas Agustina.

Intervensi pasar ini mulai terasa dampaknya, terutama di komoditas cabai yang sempat bikin pedagang dan pembeli sama-sama mengelus dada. Harga cabai yang sebelumnya sempat menembus Rp95 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, kini mulai turun ke kisaran Rp75 ribu per kilogram setelah distribusi dipotong langsung dari produsen ke pasar.

Menurut Agustina, operasi pasar seperti ini tidak boleh hanya muncul saat Ramadan atau menjelang Lebaran saja. “Fluktuasi harga yang mempengaruhi inflasi itu terjadi sepanjang tahun. Karena itu Satgas Pangan tidak pernah berhenti bergerak. Kami ingin masyarakat tenang karena pemerintah hadir menjaga ketersediaan barang,” ujarnya.

Baca juga: “Pak Rahman”, Jurus Pemkot Jinakin Harga Pangan

Upaya menjaga stabilitas harga ini juga ikut tercermin dari angka inflasi Kota Semarang yang tercatat sekitar 2,1 persen pada akhir tahun lalu, angka yang dinilai masih cukup terkendali.

Bagi pemerintah kota, menjaga harga pangan bukan sekadar urusan dapur, tapi juga soal daya beli masyarakat. “Masa depan kesejahteraan warga salah satunya ditentukan dari keterjangkauan pangan. Tugas kami memastikan akses pangan terbuka lebar dan harganya terukur,” pungkas Agustina.

Di tengah tradisi tahunan harga sembako yang biasanya ikut “mudik” lebih dulu sebelum Lebaran, strategi ini setidaknya memberi pesan sederhana: kalau pemerintah bergerak cepat ke pasar, harga mungkin masih bisa diajak tetap tinggal di kota. (tebe)

You Might Also Like

Nggak Cuma Cantik, Tapi Juga Nggak Nyampah: Batik Rejomulyo Naik Level

Warung Madura Nggak Kenal “Surut”

Beli Jual Emas Nggak Sesederhana Itu, Ada Pajaknya Juga

BUMN Kompak! PLN IP & PGE Gaspol Kembangkan Energi Panas Bumi

Kini Side Hustle Nggak Sekadar Tren, Banyak Karyawan Ikut Main

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kantor Bupati Disisir KPK, Empat Ruangan Penting Pemkab Pekalongan Ikut Digeledah
Next Article Ini Cara Komunitas Pariwisata Semarang Bikin Ramadan Makin Manis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta.

Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Januari 29, 2026
Ekonomi

Sektor UMKM Sumbang 20 Persen Total Investasi di Jateng

Mei 12, 2026
Ekonomi

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Juli 14, 2025
Ekonomi

UMK Semarang Lagi Digodok: Target Naik, Tapi Tetap Ikut Aturan Main

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemkot Geber 240 Pasar Murah Sampai Lebaran
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?