Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ngobrol Core Value, Bukan Cuma Ngabuburit: “1+1 Bisa Jadi 11” Ala Bos PTPN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ngobrol Core Value, Bukan Cuma Ngabuburit: “1+1 Bisa Jadi 11” Ala Bos PTPN

Kalau biasanya Ramadan identik sama takjil dan buka puasa rame-rame, di PTPN I Regional 3 Jateng ceritanya agak beda. Jajaran direksi turun langsung, bukan cuma buat foto bareng atau bagi sambutan formal. Di momen “Ekspedisi Ramadan 1447 H”, obrolannya serius tapi santai: soal value, visi, sampai gimana caranya biar perusahaan nggak cuma jalan… tapi ngebut dan nggak oleng.

T. Budianto
Last updated: Februari 28, 2026 1:54 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PENYERAHAN SANTUNAN: Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi dan Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas foto bersama usai menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim pada acara Ekspedisi Ramadan 1447 H/2026 di Semarang, Jumat (27/2/2026). (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ramadan kali ini dimanfaatkan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) buat “ngecas ulang” budaya kerja. Lewat agenda Ekspedisi Ramadan 1447 H/2026 dan forum “Eksekutif Menyapa”, manajemen holding turun langsung ketemu karyawan. Bukan sekadar seremoni tahunan, tapi ajang sinkronin frekuensi di tengah industri agribisnis yang makin kompetitif.

Hadir dalam kegiatan itu Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi, Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas, dan jajaran manajemen lainnya. Pesannya jelas: komunikasi internal nggak boleh cuma formalitas.

Dalam sambutannya, Agung Setya Imam Effendi bilang Ekspedisi Ramadan itu ibarat “nganter nilai” dari holding ke regional. Bukan parcel, tapi core value. Menurutnya, PTPN itu bukan perusahaan kecil.

Dengan total lahan sekitar 1,18 juta hektare, tanggung jawabnya nggak main-main, ke karyawan, masyarakat, sampai negara. Jadi yang harus diperkuat bukan cuma target produksi, tapi fondasi: produktivitas, efisiensi biaya, dan speed alias kecepatan eksekusi.

Baca juga: RUU Danantara: Jurus Baru DPR untuk Rapikan Tata Kelola BUMN, Siap Masuk Prolegnas 2026

Agung bahkan ngasih analogi yang cukup nyantol. Core value itu kayak buah sawit. Yang kelihatan di luar: productivity, cost effectiveness, dan speed. Tapi yang paling penting justru di dalam: ownership mindset, networking, dan excellence.

“Kalau mau bersaing di level internasional, nilai ini harus hidup. Jangan cuma dipajang di slide presentasi,” tegasnya. Ia juga nggak menutup mata soal tantangan aset yang makin kompleks. Dulu kebun relatif aman, sekarang banyak aset berada di tengah desa atau kota, rawan konflik dan okupasi.

Akar Persoalan

Makanya, identifikasi masalah dan manajemen risiko jadi kunci. “Satu masalah nggak akan selesai kalau kita gagal nemuin akar persoalannya,” katanya. Soal kolaborasi, Agung punya rumus unik: satu tambah satu bukan dua, tapi bisa sebelas.

Maksudnya? Kalau teamwork jalan dan saling melengkapi, hasilnya bisa jauh lebih besar dari sekadar hitungan matematis biasa. Di depan karyawan Regional 3 Jawa Tengah yang mengelola 15 kebun dengan komoditas karet, teh, kopi dan lainnya, ia mengajak semua insan PTPN buat terus belajar, upgrade kapasitas, dan adaptif sama perubahan yang nggak pernah jeda.

Senada, Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menegaskan Ramadan adalah momentum tepat buat merapatkan barisan. “Soliditas internal itu kunci. Tantangan industri makin dinamis. Kita harus satu visi supaya performa tetap terjaga,” ujarnya.

Baca juga: Gebrakan Baru Prabowo: Orang Asing Boleh Jadi Bos BUMN!

Rangkaian kegiatan Ekspedisi Ramadan juga nggak cuma soal diskusi dan arahan manajemen. Ada tausyiah yang jadi pengingat spiritual, doa bersama, sampai penyerahan santunan kepada 100 anak yatim dari tiga pondok pesantren lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Holding Perkebunan.

Setelah itu, acara ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan tetap khidmat, nggak cuma kenyang, tapi juga dapet makna. Ekspedisi Ramadan ini digelar di berbagai kota sebagai agenda strategis PTPN Group. Tujuannya jelas: menguatkan budaya perusahaan berbasis nilai AKHLAK BUMN, mempererat sinergi, dan menjaga performa demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Karena di tengah target produksi dan tekanan pasar, kadang yang paling dibutuhkan bukan strategi yang ribet. Tapi duduk bareng, ngobrol jujur, dan sadar kalau value itu bukan buat dipajang di dinding kantor. Kalau core value cuma jadi poster, ya hasilnya paling banter satu tambah satu tetap dua. Tapi kalau benar-benar dihidupkan? Siapa tahu memang bisa jadi sebelas. (tebe)

You Might Also Like

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

Uang Investor Betah di Jateng: Sekali Masuk, Rp 88,5 T Langsung Parkir

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

Pemprov Beri Apresiasi Kru Trans Jateng

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

TAGGED:core valueekspedisi ramadanheadlineptpn
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN Setda Jateng Turun ke Selokan
Next Article Pemkot Tambah Sekolah Swasta Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan

Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.

Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan

Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Kejari Bantu Tagih Tunggakan BPJS

Maret 10, 2026
IHSG yang awalnya sempat kinclong dan naik 61 poin, malah tutup minus 100,49 poin atau 1,28% ke level 7.766. Total ada 451 saham yang melemah, cuma 232 yang hijau, sisanya stagnan.
Ekonomi

Sri Mulyani Direshuffle, IHSG Langsung Goyang. Pasar Panik?

September 8, 2025
Calon pembeli mendapat penjelasan mengenai keunggulan mobil listrik G3+ Polytron, di Polytron EV Showroom & Services, Jl Ahmad Yani, Kota Semarang.
Ekonomi

Mobil Listrik Polytron Nggak Cuma Buat Jalan, tapi Bisa Jadi Genset Darurat saat Mati Listrik

Januari 30, 2026
Ekonomi

Gaji PNS Bakal Naik Tahun 2026? Nih Penjelasan Terbaru dari Kemenkeu

Oktober 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngobrol Core Value, Bukan Cuma Ngabuburit: “1+1 Bisa Jadi 11” Ala Bos PTPN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?