Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori

Hujan deras, banjir datang. Pola klasik yang lagi-lagi kejadian di Jateng. Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin pun angkat suara. Pesannya simpel tapi serius: kalau mau banjir minggat, biopori harus makin banyak.

T. Budianto
Last updated: Januari 25, 2026 1:26 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk lebih peduli lingkungan dengan memperbanyak biopori di sekitar rumah dan desa. Langkah ini disebut jadi salah satu cara paling masuk akal buat mencegah banjir yang belakangan sering muncul.

Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, banjir sempat mampir ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Pemalang dan Brebes. “Tadi malam ada banjir di Pemalang dan Brebes. Saya berharap masyarakat Jawa Tengah tetap siaga,” kata Gus Yasin usai menghadiri Haflah Akhirussanah dan Khotmil Quran ke-7 di Pondok Pesantren Mazaya, Bandungsari, Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Sabtu (24/1/2026).

Gus Yasin mendorong warga untuk mulai membiasakan membuat sumur biopori di setiap lingkungan rumah. Tujuannya jelas: biar air hujan nggak cuma numpang lewat, tapi bisa meresap ke tanah. Nggak cuma di rumah, Gus Yasin juga menyoroti jalan-jalan desa. Menurutnya, pembangunan jalan seharusnya nggak cuma soal aspal mulus, tapi juga mikirin resapan air.

Baca juga: Walhi Ungkap Akar Masalah Banjir Jateng, Tata Ruang Semrawut Banget

“Jalan-jalan di desa itu nggak cuma diperbaiki, tapi juga diberi resapan. Jadi pas musim hujan, airnya bisa masuk tanah,” ujarnya. Ia bahkan menyarankan jarak biopori di jalan desa dibuat sekitar 20 sampai 40 meter, supaya daya serap air makin maksimal.

Doakan Jateng

Di sela acara, Gus Yasin juga mengajak para santri untuk ikut mendoakan Jateng dan Indonesia yang tengah diuji berbagai musibah alam. Dalam kesempatan itu, ia turut menyerahkan tali asih (bisyaroh) kepada dua penghafal Al-Qur’an 30 juz, yakni Romzatul Khamidah dan Ullynia Kharisma Zayana, sebagai bentuk apresiasi dari Pemprov Jateng.

Baca juga: DPR RI Acungi Jempol Penanganan Bencana di Jateng

Salah satu penerima, Ullynia, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah kepada para penghafal Al-Qur’an. “Senang dan bersyukur bisa menyelesaikan 30 juz, apalagi dapat apresiasi dari pemerintah,” katanya.

Kalau hujan sudah rajin turun, masa tanahnya malas nyerap? Biopori bukan sekadar lubang, tapi cara sopan bilang ke air: ‘Silakan mampir, jangan bikin banjir.’ (tebe)

You Might Also Like

Hari Otda 2026, Pemkot Semarang Sabet Dua Penghargaan

Awas! Beras Yang Anda Konsumsi, Premium ‘Oplosan’

Pemkot Semarang Perpanjang Jatuh Tempo & Beri Keringanan PBB 2025

Macet, Lalai, dan Minim Sistem: Ujian Nyata Keselamatan Berkendara di Semarang

ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta

TAGGED:banjir jatengheadlinepemprov jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Oplosan Elpiji Beromzet Miliaran Terbongkar di Semarang
Next Article Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam. Respati Bakal Abadikan Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Jadi Nama Jalan di Solo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Soal Rob Sayung, Taj Yasin Sebut Pemerintah Akan Bangun Tanggul Laut

Juni 15, 2025
Polisi menangkap pemuda berinisial WFT yang disebut sebagai 'Bjorka'.
Hukum

Polisi Tangkap Bjorka, tapi Gak Yakin Sosok Itu ‘Bjorka’ yang Pernah Hebohkan Indonesia

Oktober 3, 2025
Plesir

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Maret 17, 2026
Daerah

Longsor Pejawaran Bikin Jalur Banjarnegara–Dieng Lumpuh Total

Maret 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?