Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

R. Izra
Last updated: Januari 11, 2026 9:27 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (11//1/2026).
SHARE

BACAAJA, JEPARA – Setelah Sumatera, bencana banjir dan longsor melanda Jepara. Akses menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling terputus.

Hujan deras yang turun tanpa kompromi bikin Sungai Tempuran meluap dan menerjang Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Jepara.

Nggak cuma sekali, banjir bandang datang dua kali dalam tiga hari, dari Kamis (8/1/2026) sampai Sabtu (10/1/2026). Ratusan rumah warga terdampak, aktivitas warga pun auto berantakan.

Bacaaja: Banjir Bandang Sumatera Bisa Terulang, Ini Alarm Keras
Bacaaja: Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, bilang banjir pertama terjadi Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Air baru surut Jumat dini hari. Eh belum sempat napas, banjir kedua datang lagi Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

“Banjir bandang terjadi karena Sungai Tempuran meluap. Ketinggian air paling tinggi sampai 1,5 meter,” kata Arwin.

Pemicu utamanya jelas: hujan intensitas tinggi bikin debit air naik super cepat. Ditambah kondisi desa yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai, banjir bandang jadi nyaris nggak terhindarkan.

Di banjir pertama, Dukuh Tempur dan Dukuh Pendem langsung terendam. Air memang sempat surut, tapi hujan lanjut turun dan banjir balik lagi keesokan harinya.

Pada kejadian kedua, ketinggian air masih tembus sekitar satu meter sebelum akhirnya berangsur turun siang hari.

Ratusan warga terdampak

Data sementara BPBD Jepara mencatat ratusan warga terdampak di dua dukuh tersebut. Puluhan kepala keluarga harus berjibaku menyelamatkan barang, sementara perabot rumah tangga banyak yang rusak.

Kondisi paling krusial: banyak warga nggak bisa masak karena dapur ikut kebanjiran.

Sebagai langkah darurat, BPBD bareng pemerintah desa buka dapur umum di Balai Desa Sumberrejo sejak Sabtu siang. Dapur ini dikelola PKK dan kader desa.

“Kami siapkan sekitar 200 nasi bungkus, nanti malam dikirim lagi sekitar 450 bungkus,” ujar Arwin.

Bantuan difokuskan ke wilayah yang paling parah terdampak, sambil tetap waspada karena cuaca masih labil.

Meski air sudah surut, BPBD minta warga jangan lengah. Gerimis masih turun dan potensi banjir susulan masih ada. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah logistik makanan dan minuman.

Longsor ikut nambah drama

Nggak cuma banjir, tanah longsor juga menghantam Jepara, tepatnya di Desa Tempur, Kecamatan Keling.

Longsor menutup satu-satunya akses jalan warga menuju Kota Jepara. Untuk sementara, jalur cuma bisa dilewati motor.

BPBD mencatat ada 18 titik longsor besar, dengan material longsoran sepanjang 6 meter sampai lebih dari 100 meter.

Bahkan di kawasan Kedung Ombo, badan jalan sepanjang 60–70 meter dilaporkan hanyut kebawa arus sungai.

Intinya: hujan belum reda, risiko masih ada. Warga diminta tetap siaga dan patuh sama arahan petugas. (*)

You Might Also Like

Aduh! Jateng Nggak Santai, Lagi Terik-teriknya Gaes

Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?

Mantan Kaprodi Anestesi Undip Dituntut Tiga Tahun Bui Gara-Gara “Iuran Siluman”

Geger! Polisi di Maluku Diduga Terlibat Pemerasan Kasus Limbah Berbahaya

Sekda Jateng: Enam Hari Sekolah Masih Dikaji

TAGGED:banjir bandangdesa tempurheadlinejeparakali tempurlongsorsungai tempur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kawasan Jalan Yos Sudarso, Kota Solo. (ist) Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik
Next Article Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo. Ganjar Tegesin PDIP Tolak Keras Pilkada Lewat DPRD: Sudah Benar Pilih Langsung Aja!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PIMPINAN DPRD JATENG - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Info

21.542 Keluarga di Jateng Gak Punya Jamban Layak, M Saleh: Pemda Harus Gerak Cepat

Mei 12, 2026
Helikopter Ambulans disiaagakan di GT Kalikangkung. (ist)
Info

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Maret 15, 2026
Staf Bidang SMA Disdikbud Jateng, Subeno saat saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' di Titik Kumpul 2 SKS, kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

April 9, 2026
Daerah

Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

September 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?