Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang

Nggak cuma bangun jalan atau taman kota, Pemkot Semarang juga mikirin para pahlawan sehari-hari yang jarang kelihatan di spotlight. Tahun ini, ribuan guru agama, marbot, sampai perawat jenazah kebagian bisyarah biar makin semangat ngasih layanan ke warga.

T. Budianto
Last updated: September 22, 2025 11:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kabar baik buat para pejuang di balik layar kehidupan masyarakat Kota Semarang! Mulai dari guru agama, pendidik Pos PAUD, marbot masjid, sampai perawat jenazah kini makin diperhatikan Pemkot Semarang lewat perluasan penerima bisyarah di APBD Perubahan 2025.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bilang kalau langkah ini jadi bentuk penghargaan atas peran penting mereka. “Mereka adalah pilar masyarakat yang sehari-hari ngajarin anak-anak ngaji, membimbing akhlak, ngurus tempat ibadah, sampai mengurus jenazah. Semua ini butuh perhatian nyata,” ujarnya.

Data terbaru nunjukin jumlah penerima naik signifikan. Guru agama (TPQ, madin, sekolah Minggu, pinandita) dari 4.261 jadi 5.260 orang, pendidik Pos PAUD dari 100 jadi 200 orang, perawat jenazah dari 600 jadi 1.000 orang serta marbot masjid/musala dari 531 kini tambah jadi 885 orang.

Besaran Bisyarah

Besaran bisyarah bulanan juga udah ditetapkan. Guru TPQ/madin/sekolah Minggu Rp500 ribu, pinandita Rp300 ribu, pendidik Pos PAUD Rp500 ribu, HIMPAUDI Rp300 ribu, modin Rp1 juta, dan marbot Rp300 ribu.

Agustina menegaskan, tambahan hampir 2.000 penerima baru ini bukan cuma soal finansial, tapi juga tanda penghargaan. “Semarang bakal jadi kota kuat kalau warganya rukun dan saling peduli. Pemkot nggak bisa jalan sendiri, harus bareng guru, tokoh agama, marbot, modin, dan perawat jenazah,” katanya.

Lewat program ini, Pemkot Semarang pengin jaga ketahanan sosial, memperkuat gotong royong, sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan karakter masyarakat. (*)

You Might Also Like

Gombel Ditutup, Jangli Ikut “Sesak Napas”

Pemprov Serahkan 36 Hunian Tetap untuk Warga Banjarnegara

Tujuh Juta Batang Rokok Ilegal & Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

Kapolri Gaspol, 32 Dapur Gizi Polri di Jateng Resmi Beroperasi!

TAGGED:pemkot semarangWali Kota Agustina Wilujeng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sujarwanto Gaspol! Pasang Target Bawa Jateng Balik ke Empat Besar PON
Next Article Semarang Fokus Pendidikan Inklusif, Agustina Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Setara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Sepanjang 2025, Backlog Jateng Turun 274 Ribu

Februari 12, 2026
Fokus

Bukan Satpam, Warga Sendiri yang Jaga Wisata Waduk Jatibarang

Juni 1, 2026
Daerah

Sinergi Jadi Kunci, Kakanwil Kemenkum Jateng Tekankan Peran Kolaboratif SDM

Agustus 5, 2025
Daerah

Laut Ngamuk di Musim yang Salah, Bukti Nyata Krisis Iklim

Agustus 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Guru, Marbot, hingga Perawat Jenazah Kini Dapat Bisyarah dari Pemkot Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?