Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: TMMD di Wates, Bikin Gotong Royong Naik Level
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

TMMD di Wates, Bikin Gotong Royong Naik Level

Kalau biasanya pembangunan identik sama proyek dan alat berat, di Kelurahan Wates, Ngaliyan, Semarang ceritanya beda. Di sini, TNI, warga, sampai Pemkot Semarang turun bareng, nggak cuma bangun fisik, tapi juga ngerajut kebersamaan yang makin solid.

T. Budianto
Last updated: April 24, 2026 6:49 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PEMBUKAAN TMMD: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin mewakili Wali Kota menyerahkan cangkul kepeda petugas Linmas tanda dimulainya Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kelurahan Wates, Ngaliyan, Rabu (22/4/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (22/4). Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin hadir mewakili Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, sekaligus membuka program tersebut secara simbolis.

Pembukaan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan berita acara kepada Dansatgas TMMD/Dandim 0733 Kota Semarang. Momen ini terasa makin spesial karena berbarengan dengan rangkaian Hari Jadi ke-479 Kota Semarang yang mengusung tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”.

Baca juga: Bukan Cuma Bangun Jalan, TMMD Bikin Mangunsari Ikut Glow Up

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi wujud nyata kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” kata Iswar. TMMD kali ini nggak main-main. Dari sisi fisik, ada pembangunan saluran air sepanjang 110 meter, tiga unit toilet lapangan, perbaikan sepuluh rumah tidak layak huni bareng Baznas, sampai penyediaan tandon air bersih dari PDAM.

Tapi nggak berhenti di situ. Program nonfisik juga ikut digas, mulai dari edukasi ketahanan pangan, pelayanan KB, sampai pelatihan digital marketing buat remaja di Kelurahan Wates. Tujuannya jelas: warga nggak cuma dapat fasilitas, tapi juga bekal buat mandiri secara ekonomi.

Perkuat Kebersamaan

Iswar bilang, program TMMD ini memang rutin digelar tiap tahun dan sering bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Semarang. Jadi, selain membangun, juga jadi ajang memperkuat rasa kebersamaan.

Yang menarik, pelaksanaannya melibatkan banyak pihak. Mulai dari Forkopimda, OPD, instansi pendukung, sampai masyarakat setempat. Bahkan, program ini juga dibarengi dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), biar semangat kerja bareng makin terasa sampai level kampung.

“Harapannya, kegiatan ini bisa mempererat hubungan semua pihak. Dari pemerintah, TNI, Polri, sampai masyarakat, semuanya hadir dan kerja bareng,” lanjutnya.

Baca juga: Silahturahmi ke Senior, Agustina: Pembangunan Nggak Boleh “Putus Nyambung”

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini bakal berlangsung sampai 21 Mei 2026. Pemerintah Kota Semarang berharap hasilnya bukan cuma bangunan fisik, tapi juga energi positif yang terus hidup di masyarakat.

Di saat banyak orang sibuk nunggu pembangunan datang dari atas, di Wates justru semua turun tangan dari bawah. Mungkin memang yang bikin kota makin hebat itu bukan cuma proyeknya, tapi seberapa kompak orang-orangnya mau bergerak bareng. (tebe)

You Might Also Like

Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet

Gus Yazid Kembali Koar-koar di Pengadilan Tipikor: Eks-Pangdam Diponegoro Sudah Ditahan

Tiket Kereta Flat Cuma Rp 80 Ribu, Buruan Cek Jadwal Flash Sale KAI!

PSIS Tatap Musim Baru, Arhan sampai Fortes Masuk Radar

AI Bikin Aib: Wajah Siswa Disulap Jadi Video Mesum!

TAGGED:iswar aminuddinpemkot semarangtmmdtni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Musthofa, menyerahkan bantuan unit Kapal Sopek yang disalurkan melalui kolaborasi bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara. Kang Mus Salurkan Bantuan Kapal Sopek untuk Nelayan Mlonggo: Bentuk Cinta dari PDIP
Next Article PADI Temanggung Didorong Jadi Event Wisata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Petugas KPK memamerkan 5 koper uang yang disita dari 'safe house' Bea Cukai di Jakarta Pusat.
Hukum

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

Februari 27, 2026
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, berbuka puasa bersama komunitas disabilitas di rumah dinas Pendopo Pengayoman, Selasa (24/2/2026).
Info

Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi, Bupati Temanggung Apresiasi 3 Atlet ASEAN Para Games

Februari 25, 2026
Gambaran kemeriahan Festival Kota Lama (FKL) 2025 di Semarang. FKL 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Opening Ceremony digelar 8 September 2025. Foto: dok/humas
Daerah

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

September 6, 2025
Sepak Bola

Misi Kas Hartadi: Selamatkan PSIS!

April 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: TMMD di Wates, Bikin Gotong Royong Naik Level
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?