BACAAJA, JEPARA – Kabar good news datang buat warga pesisir di Mlonggo, Jepara. Para nelayan kini punya “senjata baru” buat melaut lebih jauh dan lebih aman.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H Musthofa atau Kang Mus, resmi menyerahkan bantuan kapal sopek lewat kolaborasi bareng DPC PDI Perjuangan Jepara.
Bantuan ini bukan sekadar seremoni. Di tengah kondisi melaut yang makin menantang, kapal baru ini diharapkan jadi game changer buat nelayan, biar bisa menjangkau spot tangkap yang lebih luas dan tentunya lebih produktif.
Bacaaja: Dapur Marhaen: dari Makan hingga Urusan Kesehatan, Bikin PDIP Makin Dekat ke Rakyat
Bacaaja: Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga
Dalam sambutannya, Musthofa yang juga mantan Bupati Kudus dua periode itu bilang, bantuan ini bagian dari tanggung jawab moral buat nelayan.
“Nelayan itu pilar penting ketahanan pangan. Kita nggak mau mereka berjuang sendirian. Dengan kapal ini, harapannya hasil tangkapan naik, pendapatan keluarga juga ikut terdongkrak. Ini sebagian kecil bentuk cintan PDIP kepada rakyat,” ujar mantan Bupati Kudus itu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara, Junarso, juga menegaskan kalau program ini bukti nyata partai hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat di pusat dan struktur partai di daerah jadi kunci supaya bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk gotong royong. Kita pastikan apa yang dibutuhkan nelayan, itu yang kita perjuangkan,” katanya.

Meski sudah dapat kapal baru, nelayan juga diingatkan buat nggak asal pakai. Junarso menekankan pentingnya perawatan bersama supaya kapal bisa dipakai jangka panjang.
Kalau dirawat bareng, manfaatnya juga bisa dirasakan lebih lama—nggak cuma sekarang, tapi sampai ke anak-cucu nanti.
Penyerahan bantuan ini disambut antusias para nelayan. Buat mereka, kapal ini bukan cuma alat kerja, tapi simbol harapan baru.
Harapan buat hasil tangkapan yang lebih banyak, ekonomi keluarga yang lebih stabil, dan masa depan yang sedikit lebih pasti.
Singkatnya, kali ini bukan cuma kapal yang berlayar, tapi juga harapan warga pesisir Mlonggo. (*)

