Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

Melemahnya rupiah membuat biaya produksi otomatis ikut naik karena harga bahan baku dari luar negeri menjadi lebih mahal.

R. Izra
Last updated: Juni 10, 2026 8:23 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.
AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai bikin pelaku UMKM ikut deg-degan. Harga bahan baku perlahan naik, sementara pelanggan masih sensitif soal harga. Akibatnya, banyak pelaku usaha memilih menekan keuntungan demi mempertahankan pembeli.

Pengamat ekonomi dan kebijakan publik Universitas Diponegoro, Nugroho SBM, menjelaskan dampak pelemahan rupiah paling terasa bagi UMKM yang masih bergantung pada bahan baku impor.

“UMKM yang memakai bahan baku impor seperti tahu, tempe, roti karena terigu masih impor, reseller produk impor, sampai usaha yang memakai platform pinjaman asing menjadi kelompok yang paling terdampak,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Bacaaja: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa
Bacaaja: Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

Menurut Nugroho, melemahnya rupiah membuat biaya produksi otomatis ikut naik karena harga bahan baku dari luar negeri menjadi lebih mahal. Kondisi ini banyak dirasakan pelaku usaha makanan, konveksi, hingga usaha di sektor teknologi dan elektronik.

Meski begitu, tidak semua pelaku UMKM mengalami kerugian. Ada juga usaha yang justru mendapat peluang di tengah kondisi tersebut.

“UMKM yang berorientasi ekspor bisa diuntungkan. Selain itu, pelaku usaha yang membuat produk pengganti barang impor juga punya peluang karena masyarakat mulai mencari alternatif lokal saat barang impor makin mahal,” jelasnya.

Di lapangan, banyak UMKM memilih tidak langsung menaikkan harga jual meski modal usaha bertambah. Langkah itu dilakukan untuk menjaga pelanggan tetap datang di tengah daya beli masyarakat yang belum stabil.

Menurut Nugroho, strategi seperti ini memang cukup umum saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu.

“Karena daya beli masyarakat cenderung melemah, banyak UMKM akhirnya memilih mempertahankan harga walaupun untungnya menipis. Ada juga yang menyiasati dengan memperkecil ukuran produk supaya harga tetap sama,” katanya.

Strategi tersebut memang bisa membantu menjaga pelanggan dalam jangka pendek. Namun jika pelemahan rupiah berlangsung lama, tekanan terhadap pelaku usaha diperkirakan akan semakin berat.

Nugroho menilai kondisi ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pelaku UMKM. Menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia juga punya peran penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah.

“Karena sumber masalahnya ada di depresiasi rupiah, maka ini menjadi tanggung jawab Bank Indonesia, pemerintah, dan pihak terkait untuk mengatasinya,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai UMKM juga perlu mendapat pendampingan agar lebih siap menghadapi kondisi ekonomi yang fluktuatif. Mulai dari mencari bahan baku alternatif, meningkatkan efisiensi usaha, hingga memperluas pasar agar tidak terlalu bergantung pada situasi ekonomi saat ini.

Di tengah kondisi yang belum pasti, banyak pelaku UMKM kini berada di posisi serba sulit. Menaikkan harga bisa membuat pelanggan pergi, tapi mempertahankan harga berarti harus rela keuntungan makin tipis.

Meski begitu, sebagian besar pelaku usaha masih memilih bertahan sambil berharap kondisi ekonomi segera membaik. (dul)

You Might Also Like

ASN, Ingat Ya! Liburan Nggak Boleh Pakai Mobil Dinas

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Lebaran, DPRD Jateng: Waktunya UMKM “Gaspol” Jualan

HUT Kota Semarang Nggak Cuma Seremoni, Prioritaskan Program Langsung ke Warga

Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim

TAGGED:headlinenugroho sbmpengamat ekonomi undiprupiah melemahUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae) Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang
Next Article SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist) Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist)

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Taman Balekambang Solo.
Info

Buruan Daftar! Siapa Tahu Kamu-lah Sebenarnya CEO yang Dicari Pemkot Solo

Januari 6, 2026
Kejagung mengumumkan status tersangka terhadap bos minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Foto: dok/humas
Unik

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

Juli 12, 2025
Ekonomi

Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

Februari 18, 2026
SNC 2026 DIBATALKAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng akhirnya membatalkan gelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026, setelah lokasi diguyur hujan deras dan menimbulkan genangan, Sabtu (2/5/2026). (dul)
Info

Semarang Night Carnival 2026 ‘Chaos’: Diguyur Hujan Deras, Diiringi Banjir, Warga Kasih Sindiran Menohok

Mei 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?