BACAAJA, SEMARANG- Turnamen Biliar Bola 9 Double Antarmedia se-Jateng 2026 bertajuk Bhara Cup yang digelar Journalist Billiard Club (JBC) Semarang di Ceqiu Pool & Café, Semarang, Rabu, (11/2/2026) jadi panggung 16 pasangan dari media cetak, elektronik, sampai online. Suasananya? Panas tapi tetap santai. Kompetitif tapi penuh tawa.
Tapi yang bikin turnamen ini beda bukan cuma mencari empat kemenangan yang bikin deg-degan. Ketua Siwo PWI Jawa Tengah, Wisnu Setiadji, terang-terangan bilang: ini soal regenerasi.
“Bhara Cup ini harus jadi ruang lahirnya atlet-atlet baru. Kita nggak bisa jalan di tempat. Porwanas 2027 di Lampung harus disiapkan dari sekarang,” tegas Wisnu.
Bahasanya mungkin formal, tapi pesannya jelas: jangan cuma jago nulis, harus siap juga bertanding di arena. Regenerasi atlet wartawan biliar jadi kata kunci. Nggak bisa terus mengandalkan nama lama, perlu darah segar yang siap tempur.
Baca juga: Biliar Semarang All Out! Loloskan Seluruh Atlet ke Porprov 2026
Wisnu juga ngasih kredit buat JBC Semarang yang konsisten bikin even seperti ini. Buatnya, turnamen bukan cuma soal siapa juara, tapi siapa yang potensial buat dibina.
Ketua Panitia Bhara Cup 2026, Rinto Wicaksono bilang, turnamen ini comeback setelah terakhir digelar 2024. Tahun ini sekalian ngeramein momen Hari Pers Nasional 9 Februari.
“Spirit-nya kebersamaan dan pembinaan. Kami pengin biliar makin akrab di kalangan jurnalis,” kata Rinto. Ia juga nggak lupa ngucapin terima kasih buat para pendukung acara: PT Djarum, Bank Jateng, Forum BPR/BKK Jateng, Nexa, dan Akusara. Katanya, tanpa support mereka, turnamen ini nggak bakal jalan semulus break pertama.
Plot Twist
Dukungan juga datang dari KONI Kota Semarang lewat Sekretarisnya, Teguh Setiyono. Kalimat klasiknya keluar, tapi tetap relevan: “Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”
Plot twist-nya datang di akhir acara. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, tiba-tiba muncul. Meski batal buka acara karena agenda lain, dia tetap datang dan malah nambah doorprize dadakan. Auto disambut sorak-sorai. “Selamat Hari Pers. Semoga kolaborasi dengan Pemkot makin solid,” ucap Iswar.
Soal hasil? Dramatis, jelas. Duet Chandra/Roy dari bacaaja.co keluar sebagai juara usai menang tipis 4-3 atas Erwin/Eddy Tuhu dari Tribune/ suaramerdeka.wawasan.com. Posisi ketiga diamankan Wakhid/Alan dari jatengnetwork.net/lingkar.co setelah menang 4-2 atas duet Bakhtiar/Kris dari KompasTV dan RRI.
Baca juga: 9 Ball Fun Competition: Cara Pegersemar Jaga Kekompakan
Tapi mungkin yang paling penting bukan siapa angkat trofi. Yang lebih penting: siapa yang siap angkat nama Jateng di Porwanas 2027 nanti. Karena pada akhirnya, Bhara Cup ini bukan cuma soal bola masuk lubang.
Ini soal membuktikan, kalau wartawan itu bukan cuma piawai bikin berita tajam, tapi juga siap bikin lawan kebat-kebit di meja hijau. Deadline boleh ketat, tapi break shot tetap harus tepat. (tebe)

