Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Awan Diatur, Doa Jalan: Jateng ‘Ngoprek’ Cuaca Sampai 20 Januari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Awan Diatur, Doa Jalan: Jateng ‘Ngoprek’ Cuaca Sampai 20 Januari

Hujan masih rajin turun, banjir belum sepenuhnya angkat kaki. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun nggak tinggal diam. Selain pasang mata ke langit, mereka juga mulai “ngatur awan” biar hujan nggak numpuk di satu tempat.

T. Budianto
Last updated: Januari 16, 2026 7:51 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist)
Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist)
SHARE

BACAAJA, KENDAL– Pemprov Jawa Tengah lagi-lagi turun tangan menghadapi cuaca ekstrem yang bikin banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Salah satu jurus yang dipakai kali ini adalah modifikasi cuaca, alias rekayasa hujan, yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 Januari 2026.

Wilayah yang jadi fokus utama adalah Jepara, Kudus, dan Pati. Upaya ini mulai dilakukan sejak 15 Januari dan bakal terus dipantau hasilnya. “Hingga tanggal 20 Januari, kita lakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, terutama Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, seusai menghadiri Istighotsah dan Pembinaan Organisasi dalam rangka Harlah NU dan peringatan Isra Mikraj di Gedung MWCNU Kaliwungu, Kendal, Jumat (16/1/2026).

Baca juga: Banjir Pati Rendam 59 Desa, Pemprov Belum Tetapkan Darurat Bencana

Gus Yasin, sapaan akrabnya menjelaskan, modifikasi cuaca ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar agar intensitas hujan tidak terfokus di satu wilayah saja, sehingga risiko banjir bisa ditekan.

Pemprov Jateng juga terus memantau perkembangan cuaca setelah penyemaian awan dilakukan. Apalagi, proses ini bukan perkara murah. Helikopter harus diterbangkan beberapa kali ke wilayah sasaran untuk menyebar bahan penyemaian awan.

Hujan Merata

Khusus di Kabupaten Pati, beberapa helikopter dikerahkan untuk “mengatur lalu lintas awan”, supaya hujan bisa turun lebih merata dan tidak bikin genangan makin parah di satu titik.

Meski teknologi sudah dikerahkan, Gus Yasin menegaskan satu hal tetap tak boleh ditinggal: doa. Menurutnya, ikhtiar teknis perlu dibarengi dengan pendekatan spiritual.

Lewat kegiatan istighotsah, ia mengajak masyarakat untuk ikut mendoakan Jawa Tengah, termasuk Kendal, yang masih terdampak banjir.

Baca juga: Luthfi Tepati Janji, Beri Bantuan untuk Mahasiswa Korban Banjir Sumatera

“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kendal yang sedang kebanjiran, untuk didoakan,” ucapnya. Jadi sekarang, langit Jawa Tengah lagi sibuk: awannya diatur, helikopter mondar-mandir, dan doanya pun naik berjamaah. Tinggal satu harapan, hujan nurut, banjir pamit, warga bisa kembali ngopi tanpa waswas. (tebe)

You Might Also Like

Mau Jajanan Pasar Jadi Mesin Ekonomi? Samuel Wattimena: Mulai dari Data!

Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pengamat Undip Sorot Lemahnya Pengawasan Internal

Kronologi Kecelakaan di Tol Tembalang, Bus Haryanto Diduga Potong Jalur Truk Trailer

Gempa M 7,7 Guncang Filipina, Picu Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Resmi, Begini Skema Tarif Listrik 2026, Naikkah?

TAGGED:banjir panturapemprov jatengrekayasa cuaca
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist) Pemprov Jateng Kerahkan Helikopter, ‘Geser Awan Hujan’ di Muria Raya
Next Article Aji/Agus Juara Ceqiu 10 Ball Double

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Raffinha Balik Lagi, Misi Naikin PSIS ke Super League Belum Kelar

Juli 28, 2026
Info

Bediding Belum Pergi, Jawa Tengah Masih Menggigil Hingga Dua Bulan Lagi

Juli 10, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok.
Nasional

Puan Maharani Ikut Dialog Bareng Presiden Prabowo dan Tokoh Bangsa, Janji DPR Lebih Buka Diri dan Kerja Bareng Pemerintah

September 3, 2025
LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
Info

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

Juni 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Awan Diatur, Doa Jalan: Jateng ‘Ngoprek’ Cuaca Sampai 20 Januari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?