Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Jateng Kerahkan Helikopter, ‘Geser Awan Hujan’ di Muria Raya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pemprov Jateng Kerahkan Helikopter, ‘Geser Awan Hujan’ di Muria Raya

R. Izra
Last updated: Januari 16, 2026 7:48 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, KENDAL – Hujan ekstrem masih jadi ancaman di Jawa Tengah. Banjir dan longsor muncul di banyak daerah. Pemprov Jateng pun memilih langkah tak biasa, yaitu mengatur hujan dari udara.

Lewat modifikasi cuaca, helikopter dikerahkan ke Jepara, Kudus, dan Pati. Program ini berlangsung sejak 15 Januari dan direncanakan sampai 20 Januari 2026. Tujuannya satu, hujan jangan menumpuk di satu wilayah saja.

“Hingga tanggal 20 Januari, kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, saat acara di Kendal, Jumat (16/1/2026).

Bacaaja: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan
Bacaaja: Banjir Pati Rendam 59 Desa, Pemprov Belum Tetapkan Darurat Bencana

Menurutnya, Pemprov Jateng terus memantau kondisi cuaca setelah modifikasi dilakukan. Penyemaian awan diharapkan bisa memecah konsentrasi hujan. Dengan begitu, potensi banjir bisa ditekan.

Proses modifikasi cuaca ini bukan perkara murah. Helikopter harus diterbangkan berkali-kali ke titik sasaran. Setiap penerbangan dilakukan untuk menyemai awan hujan.

Khusus di Kabupaten Pati, helikopter yang diterjunkan lebih dari satu. Arah dan sebaran awan hujan diatur supaya air tidak turun di wilayah tertentu saja. Cara ini diharapkan bisa mencegah banjir makin tinggi.

Meski mengandalkan teknologi, Gus Yasin mengingatkan soal ikhtiar batin. Menurutnya, usaha teknis harus dibarengi doa dan pendekatan spiritual.

Ia pun mengajak masyarakat ikut mendoakan Jawa Tengah. Termasuk Kabupaten Kendal yang sampai saat ini masih terdampak banjir.

“Saya mohon Jawa Tengah, termasuk Kendal yang sedang kebanjiran, untuk didoakan,” ucapnya. (bae)

You Might Also Like

Siswa SD Serengan Diajak Kenali Bahaya Cyberbullying

Kasus Keracunan MBG 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Selesai? Kepala SPPG Minta Maaf

Trans Banyumas Mendadak Setop, Ini Penyebabnya

Pemkot Semarang Ingatkan RT/RW Soal Batas Wewenang

Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

TAGGED:awan hujanhelikopterjeparakudusmodifikasi cuaramuria rayapatitaj yasinwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kinerja Dipercepat, Pemprov Terapkan SOTK Baru
Next Article Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist) Awan Diatur, Doa Jalan: Jateng ‘Ngoprek’ Cuaca Sampai 20 Januari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Beli Jual Emas Nggak Sesederhana Itu, Ada Pajaknya Juga

Maret 30, 2026
Info

Setelah Nepal, Madagaskar Membara: Demo Krisis Listrik Berujung Tragedi

September 28, 2025
Info

April, Semarang Disulap Jadi “Arena Nasional”, Dari Balap Sampai Padel

April 2, 2026
Ekonomi

“THR” Ojol 2026 Kapan Cair? Kemnaker: Tinggal Nunggu Tanggal Mainnya

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Jateng Kerahkan Helikopter, ‘Geser Awan Hujan’ di Muria Raya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?