Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bupati Purbalingga Ngaku Stop Jual Beli Jabatan, Komit Bersih-Bersih Birokrasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Bupati Purbalingga Ngaku Stop Jual Beli Jabatan, Komit Bersih-Bersih Birokrasi

Menurut Bupati, praktik jual beli jabatan hanya akan merugikan masyarakat. Aparatur sipil negara yang seharusnya bekerja berdasarkan kompetensi, justru akan kehilangan integritas jika posisi didapat melalui jalan pintas.

Nugroho P.
Last updated: September 16, 2025 1:55 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga menyatakan dirinya berkomitmen menghentikan praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintahannya. Pernyataan itu disampaikan sebagai wujud transparansi dan keseriusan dalam membangun birokrasi yang bersih serta bebas dari praktik tidak terpuji.

Contents
Komitmen untuk TransparansiCegah PenyimpanganBersih-Bersih Birokrasi

Menurut Bupati, praktik jual beli jabatan hanya akan merugikan masyarakat. Aparatur sipil negara yang seharusnya bekerja berdasarkan kompetensi, justru akan kehilangan integritas jika posisi didapat melalui jalan pintas.

“Sudah cukup, kita hentikan praktik-praktik yang mencoreng wajah pemerintahan. Tidak boleh lagi ada jual beli jabatan. Saya ingin birokrasi kita bersih,” ucapnya dalam sebuah kesempatan.

Ia menegaskan, komitmen tersebut bukan sekadar retorika. Pemerintah daerah akan menyiapkan mekanisme yang transparan dalam setiap proses mutasi, rotasi, dan promosi jabatan.

Komitmen untuk Transparansi

Bupati menyebutkan, seleksi jabatan akan dilakukan dengan sistem terbuka sesuai aturan yang berlaku. Semua pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing, tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun.

Menurutnya, aparatur sipil yang kompeten harus mendapat ruang berkembang. Dengan begitu, pelayanan publik bisa berjalan lebih baik dan akuntabel.

“Kalau sistem sudah transparan, maka kinerja pemerintahan akan meningkat. Tidak ada lagi alasan untuk main belakang,” tambahnya.

Cegah Penyimpangan

Selain membangun sistem yang terbuka, Bupati juga akan memperketat pengawasan. Ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Jika ada dugaan penyimpangan, laporan akan segera ditindaklanjuti.

“Masyarakat harus berani melapor kalau menemukan adanya praktik kotor. Saya jamin akan diproses,” ujarnya.

Komitmen ini menjadi sinyal bahwa Purbalingga tengah berupaya memperkuat reformasi birokrasi. Ke depan, pemerintah daerah berharap pelayanan publik semakin cepat, tepat, dan profesional.

Bersih-Bersih Birokrasi

Langkah Bupati ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Akademisi, tokoh masyarakat, hingga lembaga swadaya masyarakat menilai sikap tegas tersebut sebagai momentum memperbaiki kualitas birokrasi.

“Kalau kepala daerahnya sudah berkomitmen, maka ASN juga harus ikut mendukung. Jangan ada lagi yang mencoba-coba bermain dengan jabatan,” kata seorang tokoh masyarakat.

Bupati menegaskan, komitmen bersih-bersih birokrasi bukan hanya tanggung jawab dirinya semata. Semua aparatur di lingkungan pemerintah daerah harus ikut terlibat dalam menciptakan pemerintahan yang berintegritas.

Dengan langkah tegas ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah semakin meningkat. Transparansi dan integritas dijadikan landasan utama dalam mengelola roda pemerintahan di Purbalingga. (*)

You Might Also Like

Ruwat Bumi Desa Tanjunganom Banjarnegara: Parak Iwak hingga Tenong Serba Olahan Ikan

Pengamat Bilang PDIP Pede Kawal Suara Rakyat, Makanya Nolak Pilkada Lewat DPRD

3 Dapur SPPG di Purbalingga Diresmikan, Siap Layani Ribuan Siswa

DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!

Hujan Mulai Galak, Semarang Siagakan 220 Pompa

TAGGED:bersih birokrasjibupati purbalinggajual beli jabatanpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rahasia Nasi Goreng Lebih Enak, Ternyata Bukan di Bumbu tapi di Jenis Berasnya
Next Article Pompa ASI Jadi Senjata Andalan, Bikin Busui Bisa Menyusui Lebih Panjang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAHAS BENCANA: Pejabat BPBD Kota Semarang dan berbagai pihak sedang koordinasi lintas sektor membahas antisipasi bencana. (ist)

Masuk Musim Hujan, BPBD Semarang Siap Antisipasi Banjir dan Longsor

Politikus PDIP yang kini menjabat sebagai Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Bupati Afif Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif dan UMKM Wonosobo Melek AI

Sudahkah Pejabat Merasakan Transportasi Publik?

Tangisan Bayi Pecah di Garasi, Ada Pesan Menyentuh

Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Prabowo Panggil Bos BI dan Danantara, Bahas Apa?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo.
Nasional

Kebebasan Berekspresimu Terancam Dibatasi, Komdigi akan Panggil TikTok dan Meta Buntut Demo di DPR

Agustus 28, 2025
Daerah

Lawan Beras Oplosan, Pemkot Andalkan Srikandi Pangan

Juli 22, 2025
Daerah

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

Agustus 25, 2025
Daerah

Seleksi Perangkat Desa Mandek, Bupati Banjarnegara Tahan Pengangkatan Perangkat Purwasaba

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bupati Purbalingga Ngaku Stop Jual Beli Jabatan, Komit Bersih-Bersih Birokrasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?