Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW

R. Izra
Last updated: September 17, 2026 3:26 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Nama Nusron Wahid menjadi sosok yang tak habis-habis diperbincangkan setelah Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) di Bogor, pada Senin (14/9/2026) kemarin.

Meski namanya ramai diperbincangkan, sosok politikus Golkar asal Kudus itu seolah menghilang. Tokoh Nahdliyin yang disebut sebagai ‘pendekar muktamar’ itu nampak batang hidungnya pada acara-acara penting Kementerian ATR/BPN.

Dua hari berturut, Nusron Wahid (NW) absen dalam rapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pada Selasa (15/9/2026), sehari setelah OTT KPK, Nusron absen dalam rapat yang membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan aset BUMD. Kehadirannya kemudian diwakili Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.

Bacaaja: Nusron Wahid Minta Maaf Soal Polemik Tanah, DPR: Mantap, Berani Ngaku Salah!
Bacaaja: Nusron Wahid Disorot, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Muktamar NU di Jombang

Saat rapat berlangsung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hingga sejumlah gubernur terlihat hadir. Absennya NW membuat keberadaannya semakin menjadi misteri.

Sehari berikutnya, Rabu (16/9), Nusron kembali tidak datang. Kali ini dalam rapat penetapan dan penyesuaian RKA K/L Tahun 2027 hasil pembahasan Badan Anggaran DPR. Lagi-lagi, Ossy yang hadir mewakili Nusron.

Wamen masih komunikasi, tapi tak tahu keberadaan NW

Usai rapat, Ossy mengatakan dirinya hadir karena mendapat penugasan dari Nusron. Menurutnya, Nusron memiliki agenda lain yang sudah terjadwal. Namun, Ossy tidak menjelaskan agenda tersebut.

“Tentunya terkait agenda dan jadwal Bapak Menteri, ya, mungkin sudah menyesuaikan dengan agenda dan jadwal beliau yang sudah terjadwalkan,” ujar Ossy.

Ossy juga mengaku tidak mengetahui apakah Nusron sedang berada di Jakarta atau di daerah lain. Meski begitu, ia membantah kabar yang menyebut Nusron sedang sakit.

Menurut Ossy, komunikasi dengan Nusron masih berjalan setiap hari.

“Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau,” katanya.

Empat orang kepercayaan Nusron jadi tersangka

Di tengah misteri keberadaan Nusron, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi layanan pertanahan.

Empat di antaranya disebut KPK sebagai orang yang diduga merupakan kepercayaan Nusron. Mereka yakni mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, politikus Golkar Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry.

Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan uang dalam jumlah besar. Uang tersebut ditemukan dalam sekitar 20 koper dan sejumlah wadah lainnya.

Nilainya kemudian disebut mencapai sekitar Rp106,3 miliar dalam rupiah dan valuta asing. KPK kini masih menelusuri asal-usul serta aliran uang tersebut.

KPK selidiki Nusron, Istana tak ikut campur

KPK mengakui nama Nusron sudah muncul dalam pemeriksaan sejumlah pihak yang ditangkap. Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan keterkaitan Nusron masih didalami penyidik.

“Terkait soal NW (Nusron Wahid) sudah disebutkan di pemeriksaan-pemeriksaan. Nah, ini memang sedang didalami oleh tim penyidik dalam proses penyidikan,” ujar Taufik.

Sementara itu, informasi mengenai dugaan kepemilikan uang dalam koper oleh Nusron masih berasal dari sumber internal KPK yang dikutip media dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidikan.

Di tengah kasus yang terus berkembang, Istana menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto mengatakan persoalan hukum harus diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Pak Presiden itu selalu mengatakan bahwa kalau ada masalah hukum dan sebagainya, serahkanlah kepada aparat penegak hukum. Jadi beliau tidak akan mau ikut campur,” kata Bambang.

Kini, perhatian publik tertuju pada dua hal: ke mana Nusron setelah OTT KPK dan sejauh mana penyidik akan menemukan kaitannya dengan kasus dugaan suap HGB tersebut.

Untuk saat ini, KPK masih melakukan pendalaman dan belum menetapkan Nusron sebagai tersangka. Ihwal dugaan aliran dana mengalir hingga ke Muktamar ke-35 NU di Jombang juga belum mendapat kepastian. (*)

You Might Also Like

5.300 Sumur Minyak di Jateng Siap Balik Jadi ATM Energi

Idealnya Menu Lokal Masuk Sekolah, Cara Baru Bikin Anak Melek Gizi

Biang Ruwet Nih! Oknum Pegawai Bank Pasar Semarang Minta Fee ke Nasabah

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

Kenalkan Rengginan Bu Yatin, PLN Icon Plus Apresiasi Produk Lokal Magelang

TAGGED:bogorheadlinekudusmenghilangmenteri atr/bpnmisterinusron wahidOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Bepergian? Ini Doa agar Perjalanan Berkah
Next Article Imam Malik dan Adab yang Mengangkat Derajat Ilmu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ALAT PERAGA--Alat peraga praktikum sirkumsisi atau sunat buatan Unwahas. (ist)

Alat Peraga Sunat Karya Unwahas, Bahannya Elastis Mirip Kulit Manusia

KASUS BLN--Penyidik kepolisian melimpahkan ke kejaksaan berkas perkara kasus Koperasi BLN dengan tersangka Nicholas Nyoto Prasetyo. (ist)

Koperasi BLN Punya Tanggungan Rp2,1 Triliun, Minta Anggota Tak Fokus Pidana

Imam Malik dan Adab yang Mengangkat Derajat Ilmu

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW

Mau Bepergian? Ini Doa agar Perjalanan Berkah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Banjir Sumatera Empat Perusahaan Disegel, Cuma Administratif?

Desember 12, 2025
Info

Iran-AS Masih Saling Curiga, Damai Masih Jauh?

April 12, 2026
Unik

Jateng-Lampung Gandengan, Kerja Sama Senilai Rp 832 Miliar per Tahun Diteken

Januari 7, 2026
Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Hukum

Suara Terdakwa Korupsi Masjid Agung Karanganyar: Juliyatmono Ikut Nikmati, tapi Bebas

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Misteri Hilangnya Nusron Wahid setelah OTT KPK Jerat Pejabat ATR/BPN dan 4 Orang Kepercayaan NW
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?