Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Idealnya Menu Lokal Masuk Sekolah, Cara Baru Bikin Anak Melek Gizi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Idealnya Menu Lokal Masuk Sekolah, Cara Baru Bikin Anak Melek Gizi

sayang banget kalau program sebesar ini cuma diisi makanan praktis atau instan. Padahal, tiap daerah di Indonesia punya segudang menu khas yang nggak cuma enak, tapi juga kaya gizi.

Nugroho P.
Last updated: Maret 27, 2026 5:10 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi menu MBG
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Program makan gratis di sekolah ternyata nggak cuma soal kenyangin perut. Menurut Tan Shot Yen, program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru bisa jadi momen penting buat ngenalin anak-anak ke makanan lokal yang sehat dan beragam.

Dia menilai, sayang banget kalau program sebesar ini cuma diisi makanan praktis atau instan. Padahal, tiap daerah di Indonesia punya segudang menu khas yang nggak cuma enak, tapi juga kaya gizi.

“Ini bisa jadi sarana edukasi, bukan sekadar kasih makan,” kira-kira begitu pesan yang ingin disampaikan.

Beberapa contoh menu yang bisa diangkat ke meja sekolah pun nggak main-main. Ada telur bumbu Bali, boh iteuk peleumak dari Aceh, taluak barendo khas Minang, sampai ayam taliwang dari Lombok. Semua punya cita rasa kuat sekaligus nilai gizi yang oke.

Sebaliknya, Tan cukup tegas menolak kalau menu MBG malah diisi makanan ultra proses kayak nugget, biskuit, atau burger. Meski bahan dasarnya lokal, jenis makanan seperti itu dinilai kurang ideal untuk kebutuhan gizi anak.

Biar anak-anak tetap doyan makanan lokal, pendekatannya juga nggak bisa asal. Tan nyaranin supaya ahli gizi turun langsung ke sekolah, ngobrol bareng siswa, bahkan bikin sesi “icip-icip” menu.

Dari situ, anak bisa milih mana yang mereka suka. Misalnya mereka suka cilok, bisa dimodifikasi jadi bakso ikan tusuk yang lebih sehat tapi tetap familiar di lidah.

Namun di lapangan, tantangannya nggak kecil. Satu ahli gizi bisa harus ngurus ribuan porsi makanan setiap hari. Kondisi ini bikin fokus mereka lebih ke produksi, bukan edukasi.

Idealnya, satu ahli gizi menangani sekitar 300–500 porsi saja biar pengawasan dan kualitas tetap terjaga. Tan juga menyarankan program ini dijalankan bertahap lewat proyek kecil di tiap daerah sebelum diterapkan luas.

Soal isi piring, konsepnya tetap balik ke pedoman gizi seimbang: ada karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Nggak harus ribet, yang penting lengkap dan pakai bahan lokal yang mudah ditemukan.

Ujungnya, MBG bukan cuma program makan gratis. Kalau dijalankan dengan tepat, ini bisa jadi langkah awal buat bikin generasi muda lebih kenal, lebih cinta, dan lebih terbiasa makan makanan sehat dari daerahnya sendiri. (*)

You Might Also Like

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

Fakta Kasus Wahyudin Moridu, KPK Turun Tangan, Penyebar Video Ternyata Selingkuhannya

Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau

Netizen Rame-rame Mau Patungan Beli Hutan, Tamparan Keras untuk Pemerintah

UGM Kenalkan Beras Presokazi, Inovasi Pangan yang Bantu Cegah Stunting

TAGGED:giziMBGmenu mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hati-Hati Surat KPK Palsu Nyasar, Modus Baru Bikin Panik
Next Article Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah. THR Nunggak Jangan Cuma Teguran, Saatnya Negara Bertindak Lebih

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui pelaksanaan Daily Health Checking yang dilakukan secara rutin sebelum aktivitas kerja dimulai, agar semua lini dapat memberikan layanan yang andal kepada masyarakat.

Daily Health Checking Jadi Rutinitas, PLN Icon Plus Perkuat Budaya HSSE demi Layanan Andal

DATA CENTER - Ilustrasi pusat data atau data center untuk akal imitasi atau artificial intelligence (AI).

Banyak Negara Ramai-ramai Tolak Data Center, AI di Persimpangan Jalan?

GUDANG BARU - Peninjauan langsung fasilitas gudang baru Icon Plus oleh Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra.

Gudang Baru PLN Icon Plus Jadi Penopang Penguatan Layanan Operasional di Jawa Bagian Tengah

LATIHAN PENANGANAN KARHUTLA - Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Alas Kethu.

Hadapi Ancaman Karhutla, Kodim Wonogiri Gelar Latihan Gabungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

WISUDA RAMAH LINGKUNGAN - Civitas akademika SCU Semarang menjelaskan konsep wisuda berbasis AI, yang lebih ramah lingkungan dan simpel. (eka)
Pendidikan

SCU Semarang Gelar Wisuda Berbasis AI, 262 Wisudawan Cukup Sentuh Podium Digital

Juni 13, 2026
Ekonomi

Bakorwil Naik Level, Solo Raya Disatukan Biar Kompak

Februari 4, 2026
INTEROGASI WNA--Petugas Imigrasi menginterogasi WNA China dan WNI yang diduga terlibat dalam aksi love scamming dari Semarang. (ist)
Hukum

4 Warga China Ditangkap di Semarang, Terlibat Sindikat Love Scamming Internasional

Juni 7, 2026
Ilustrasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) atau money laundry. (narakita/grafis/tera)
Hukum

Cuci Uang Hasil Korupsi Sawit Ditjen Bea Cukai? Kejagung Geledah Money Changer di Mal Jakarta

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Idealnya Menu Lokal Masuk Sekolah, Cara Baru Bikin Anak Melek Gizi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?