Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Konflik PBNU Bikin Resah, Nahdliyin Nusantara Desak Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Konflik PBNU Bikin Resah, Nahdliyin Nusantara Desak Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’

R. Izra
Last updated: November 28, 2025 11:45 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Mubes Forum Nahdliyin Nusantara di Sleman, desak kiai sepuh turun gunung selesaikan konflik PBNU.
Mubes Forum Nahdliyin Nusantara di Sleman, desak kiai sepuh turun gunung selesaikan konflik PBNU.
SHARE

BACAAJA, SLEMAN — Gara-gara resah lihat marwah organisasi ikut “tergerus” karena konflik internal antara Syuriah dan Tanfidziyah PBNU, sejumlah elemen warga nahdliyin yang berkumpul dalam Forum Nahdliyin Nusantara mutusin buat ngadain Musyawarah Besar (Mubes) Nahdliyin Nusantara di Sleman.

Koordinator Mubes Nahdliyin Nusantara, Hasan Basri, bilang kalau kunci meredakan suasana ini ada pada para kiai sepuh dari berbagai pesantren.

Mereka dinilai paling pas buat jadi penengah, biar upaya penyelesaian konflik nggak salah tafsir dan nggak ditunggangi kepentingan tertentu.

Bacaaja: Rotasi Hangat PBNU Kian Ramai di Tengah Arah Baru Organisasi. Gus Ipul Kena Geser

Bacaaja: Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar

“Terutama kami takut kalau pertemuan ini ditafsirkan berpihak pada salah satu kelompok yang sedang berkonflik di PBNU. Itu yang kami hindari,” ujar Hasan, Jumat (28/11/2025), di Ngemplak, Sleman.

Hasan menekankan, islah internal idealnya dilakukan lewat mekanisme organisasi sendiri, bukan lewat manuver-manuver yang bikin suasana tambah panas.

“Itu yang kami harapkan, agar terjadi islah melalui mekanisme internal, dan yang paling mungkin adalah para kiai sepuh,” tegasnya.

Di sisi lain, Pengurus Ansor Bantul, Gus Zuhdi Abdurrahman, ngingetin jangan sampai kisruh PBNU di pusat nyeret basis NU di akar rumput ke polarisasi yang nggak perlu.

“Kita tidak mau digiring ke blok barat atau blok timur. Apa pun latar belakangnya di Jakarta, segera selesaikan. Kalau tidak, justru makin keruh,” katanya.

Zuhdi juga ngasih highlight satu hal penting: NU itu bukan partai politik. Jadi, cara beresin masalah internal juga jangan pakai gaya politik praktis.

“NU bukan organisasi politik, jadi jangan diselesaikan dengan gaya politik. Misalnya soal AD/ART atau pengajuan kepengurusan ke Kemenkum. Gaya-gaya politik seperti itu sebaiknya dijauhi,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun NU punya sejarah pernah jadi partai politik, imaji itu perlu pelan-pelan dilepas. Organisasi harus tetap berjalan sesuai khitah, sementara warga NU sebagai individu tetap bebas berpolitik.

Pendiri Ponpes Bumi Cendekia, Nur Kholik Ridwan, nambahin pentingnya tabayyun dan saling menguatkan di tengah konflik Syuriah–Tanfidziyah. Tanpa itu, yang muncul justru saling menegasikan satu sama lain.

“Kalau silaturahmi dan tabayyun dilakukan tapi tidak ada kemauan untuk saling tolong-menolong, ya akan terjadi saling menegasikan,” ujarnya.

Melihat komunikasi antarpimpinan yang dirasa makin kurang sehat, Forum Nahdliyin Nusantara mengajak para pemegang mandat muktamar buat duduk bareng, tabayyun, dan merapikan lagi jalur komunikasi.

Forum ini juga mengingatkan jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PBNU supaya mengedepankan musyawarah dalam menyikapi persoalan jamiyyah.

Nggak berhenti di level elite, Forum Nahdliyin Nusantara juga mendorong PBNU lebih peka pada problem yang dihadapi warga NU di lapisan bawah, termasuk kelompok-kelompok nahdliyin kecil yang sering kali justru kurang terakomodasi dalam pengambilan kebijakan. (*)

You Might Also Like

Bangunan KDMP Tutup Jalan Umum, Dandim Temanggung Ajak Warga Iuran Bikin Jalan Baru

800 Warga Sumowono Terisolasi, Jembatan Penghubung Antardesa Ambrol

Kejati Buru “Pemain” Lain Usai Tersangkakan Dosen UGM di Kasus Kakao Fiktif Rp7,4 M

Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Kantin Sekolah Masuk Panggung, Dapur MBG Siap Berbagi Peran

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Indonesia Prabowo Subianto. Prabowo Singgung Anak Jenderal yang Tidak Sopan ke Guru: Suruh Menghadap Saya
Next Article Mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi. Pengakuan BPKP Patahkan Klaim KPK, Bukti Ira Puspadewi Korban Kriminalisasi?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PERBAIKAN SISTEM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperbaiki sistem kerja dokter internship jadi lebih manusiawi. (ist)
Info

Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi

Mei 8, 2026
Info

DPRD Jateng Singgung “Haus Viral” di Kalangan Pelajar

April 9, 2026
Foto ilustrasi seorang warga mengangkat sekarung beras di gudang Bulog. Awas! Beras yang anda konsumsi beras oplosan yang dikata preimum ternyata kwalitasnya tidak sama. Jangan heran jika dimasak mudah basi dan tidak tahan lama.
Ekonomi

Awas! Beras Yang Anda Konsumsi, Premium ‘Oplosan’

Juli 15, 2025
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Info

Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa

Februari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Konflik PBNU Bikin Resah, Nahdliyin Nusantara Desak Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?