Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar

R. Izra
Last updated: November 27, 2025 10:23 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Di tengah rame isu pencopotannya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya ngajak semua pihak balik ke jalur konstitusi:
urusan jabatan Ketum diselesaikan secara terhormat lewat Muktamar NU.

Ajakan ini muncul setelah beredar surat edaran yang menyebut dirinya bukan lagi Ketum PBNU mulai 26 November 2025.

“Apa pun masalahnya, kalau masih ada yang tidak terselesaikan, mari kita selesaikan melalui Muktamar, sehingga keutuhan organisasi terjaga, integritas organisasi tidak ternodai,” kata Gus Yahya di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Bacaaja: Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

Bacaaja: Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

Ngaku Nggak Sempurna, tapi Minta NU Tetap Utuh

Gus Yahya mengakui selama memimpin PBNU pasti ada salah dan kurang. Tapi ia minta semua pihak, termasuk Rais Aam dan jajaran PBNU, menaruh keutuhan NU di prioritas utama.

“Tentu dalam memimpin saya tidak lepas dari kesalahan. Mari kita jaga keutuhan NU ini, kita jaga integritas organisasi,” ujarnya.

Soal surat edaran yang menyatakan dirinya bukan Ketum lagi, Gus Yahya menyebut langkah itu patut dicurigai sebagai upaya memecah NU.

“Saya kira harus dicurigai ada yang menginginkan NU ini pecah. Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba dilakukan hal seperti ini,” katanya.

Isi Singkat Surat Edaran

Surat Edaran Nomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 yang diteken KH Afifuddin Muhajir dan KH Ahmad Tajul Mafakhir berisi antara lain:

  • Gus Yahya dinyatakan tidak lagi sebagai Ketum PBNU per 26 November 2025.
  • Ia tidak lagi punya wewenang dan hak atas atribut dan fasilitas ketua umum.
  • PBNU akan segera menggelar Rapat Pleno untuk membahas pemberhentian dan pergantian fungsionaris.
  • Selama posisi ketum dianggap kosong, kepemimpinan PBNU berada di tangan Rais Aam sebagai pimpinan tertinggi.

Dengan dorongan penyelesaian lewat Muktamar, Gus Yahya ingin turbulensi internal NU ditutup dengan cara yang lebih terbuka, sah, dan bermartabat—bukan lewat manuver sepihak yang berpotensi bikin NU makin terbelah. (*)

You Might Also Like

Pengacara Senior OC Kaligis Ngamuk soal Plaza Klaten, Laporkan Tiga Hakim Tipikor Semarang

‘Sell Indonesia’ Menggema di Pasar Global, Investor Asing Hilang Kepercayaan

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Catat! Berikut Daftar Puskesmas di Temanggung Siaga IGD 24 Jam selama Mudik Lebaran

Ladang Jagung yang Diresmikan Gibran Viral, Polisi Ngakunya Proyek Masih Jalan

TAGGED:Gus Yahyaheadlinekonflik pbnumuktamarPBNU
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bagaimana Quentin Tarantino Mengolok-olok Polisi di Film-Filmnya
Next Article Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal. Ada Bandara Petugas Bea Cukai, Begini Respons Purbaya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).
Info

Respati Turun Gunung ke Putri Cempo Solo, Bawa Alat Berat Buat Beresin Drama Sampah

Februari 11, 2026
PEMADAMAN LISTRIK - Ilustrasi nyala lilin jadi penerang saat pemadaman listrik bergilir oleh PLN.
Ekonomi

Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Peternak Ayam Ketar-ketir, PLN Jateng Buka Suara

Juni 19, 2026
Info

Bus Besar Masih Nekat Belok ke Prof Hamka

Mei 12, 2026
Pendidikan

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?