Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

Meski begitu, ia menegaskan program MBG tetap berkaitan erat dengan program pendidikan yang dijalankan kementeriannya. Program ini bahkan dianggap bagian dari upaya membangun karakter siswa lewat kebiasaan hidup sehat.

Nugroho P.
Last updated: Maret 5, 2026 5:30 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, meluruskan isu soal pengajuan tambahan anggaran besar ke DPR. Ia memastikan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) senilai Rp181 triliun yang diajukan kementeriannya bukan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penjelasan itu disampaikan usai rapat koordinasi program MBG di Semarang. Menurut Mu’ti, proposal tambahan anggaran tersebut saat ini masih menunggu keputusan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Meski begitu, ia menegaskan program MBG tetap berkaitan erat dengan program pendidikan yang dijalankan kementeriannya. Program ini bahkan dianggap bagian dari upaya membangun karakter siswa lewat kebiasaan hidup sehat.

“MBG punya kaitan langsung dengan program pendidikan karakter,” kata Mu’ti.

Ia menjelaskan program tersebut sejalan dengan konsep Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat yang sedang didorong pemerintah. Mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, rajin belajar, aktif bermasyarakat, hingga tidur lebih awal.

Data terakhir dari kementerian menunjukkan program MBG sudah menjangkau sekitar 49,6 juta siswa dari total 53,3 juta pelajar di seluruh Indonesia. Artinya, sekitar 93 persen siswa sudah menerima manfaat program tersebut.

Sementara dari sisi sekolah, sekitar 288 ribu satuan pendidikan sudah ikut dalam program ini dari total lebih dari 434 ribu sekolah di Indonesia.

Kementerian juga mengklaim ada dampak positif dari program ini. Berdasarkan riset bersama Universitas Indonesia, MBG dinilai membantu siswa—terutama dari keluarga ekonomi rendah—mendapat akses makanan bergizi.

Selain itu, makan bersama di sekolah disebut bisa meningkatkan semangat belajar dan membuat siswa lebih menikmati waktu di sekolah.

Adapun tambahan anggaran Rp181 triliun yang diajukan kementerian akan dipakai untuk sejumlah program lain. Salah satunya revitalisasi sekitar 20 ribu sekolah yang kondisinya dinilai sudah memprihatinkan.

Program lain yang juga didorong adalah digitalisasi pendidikan, termasuk rencana distribusi panel interaktif digital ke lebih dari 325 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk guru. Mulai dari beasiswa kuliah bagi guru yang belum memiliki gelar sarjana, hingga tambahan insentif bagi guru honorer yang rencananya naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu. (*)

You Might Also Like

KPK Sentil Program MBG: Dominasi BGN Rawan Konflik, Potensi Korupsi Terbuka Lebar!

Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

Undip Bukan Kaleng-kaleng, Kampus Nomor 4 Terbaik Nasional Versi EduRank 2026

TAGGED:abdul mu'tiMBGpengajuan tambahan anggaranRp181 triliun
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun. Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak
Next Article Jateng Siap Sambut Pemudik, Pemprov Pasang ‘Mode Siaga’ dari H-8 sampai H+7

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Curhat Alumni Viral, Dugaan Perundungan Guru SMAN Bantul Diusut Serius Sekarang

Juni 21, 2026
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Ekonomi

Moody’s Turunin Outlook Utang RI Gara-gara MBG, Begini Kata Menkeu Purbaya

Februari 9, 2026
Info

Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi

April 13, 2026
Pendidikan

Guru Hukum Siswa Suruh Makan Lumpur, Sekolah Mendadak Riuh Didatangi Orangtua

Mei 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?