Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak

Dari data yang dikumpulkan, sekitar 19 persen responden mengaku sempat mengalami sakit perut setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Sementara 12 persen lainnya bahkan tidak ingat detail pengalaman mereka setelah makan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 5, 2026 5:20 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.
Ilustrasi MBG.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah ternyata menyimpan beberapa catatan penting di lapangan. Riset yang dilakukan Universitas Indonesia menemukan sejumlah masalah, mulai dari siswa yang mulai bosan dengan menu sampai makanan yang akhirnya banyak terbuang.

Penelitian ini dilakukan oleh LabSosio Universitas Indonesia sepanjang Oktober hingga Desember 2025. Sebanyak 1.267 responden dari lima kabupaten dan kota ikut terlibat dalam survei untuk melihat bagaimana program MBG benar-benar berjalan di sekolah.

Ketua tim riset, Hari Nugroho, mengatakan respons terhadap program ini cukup beragam. Bukan cuma siswa, tapi juga orang tua, sekolah, hingga pihak lain yang ikut mengamati pelaksanaannya.

Dari data yang dikumpulkan, sekitar 19 persen responden mengaku sempat mengalami sakit perut setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Sementara 12 persen lainnya bahkan tidak ingat detail pengalaman mereka setelah makan.

Menurut Hari, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kontrol kualitas makanan, termasuk suhu saat makanan dibagikan ke siswa. Makanan yang sudah dingin dinilai bisa memengaruhi rasa, bahkan berisiko cepat basi.

Masalah lain yang muncul adalah soal menu yang dianggap monoton. Beberapa siswa mulai merasa bosan karena siklus makanan yang kurang variatif. Karena itu, penyedia makanan disarankan lebih kreatif dalam mengatur rotasi menu.

Temuan lain yang cukup mencolok adalah banyaknya sayuran yang tersisa. Dalam banyak kasus, sayur justru jadi bagian makanan yang paling sering tidak dimakan oleh siswa sekolah dasar.

“Biasanya anak SD tidak menghabiskan sayur karena rasanya dianggap kurang enak,” kata Hari.

Di beberapa daerah, seperti Kupang, menu ikan juga disebut membuat siswa cepat bosan. Sebagian siswa bahkan membandingkannya dengan ikan tangkapan nelayan di rumah mereka yang dianggap lebih segar.

Lewat temuan ini, tim peneliti menilai program MBG tetap punya tujuan baik, tapi masih perlu banyak pembenahan. Mulai dari distribusi makanan, penentuan menu yang lebih pas dengan karakter daerah, hingga pengawasan kualitas makanan agar manfaat gizinya benar-benar terasa. (*)

You Might Also Like

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Gudang Baru PLN Icon Plus Jadi Penopang Penguatan Layanan Operasional di Jawa Bagian Tengah

Atlet NPC Solo Panen 15 Medali di ASEAN Para Games Tailan, Respati Siapkan Fasilitas Khusus

Pameran Lukisan di Grand Candi Bikin Tamu Berhenti Jalan

Beda Penanganan Korban Banjir di Thailand dan Sumatera, seperti Bumi-Langit

TAGGED:MBGPENEELITIAN uisakit perutsiswa bosan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tuntutan Mati Berubah Lima Tahun, Kisah ABK Fandi Bikin Haru
Next Article Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kecelakaan bus penumpang. (grafis/wahyu)
Hukum

SIM Sopir Bus Maut Cahaya Trans Diduga Palsu, Siapa akan Terseret?

Januari 1, 2026
Megawati Hangestri Pertiwi dkk. terseok-seok dalam putaran pertama SEA V League 2025 di Thailand. Butuh kerja keras untuk bisa bersuara dalam leg ke-2 8-10 Agustus 2025 di Vietnam. Foto: dok/PBVSI
Olahraga

SEA V League: Timnas Voli Putri Terseok-seok di Leg Pertama

Agustus 4, 2025
Info

Kenapa Syawal Jadi Bulan Favorit Menikah?

Maret 23, 2026
MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.
Ekonomi

Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?