Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Kalau biasanya bola soal menang-kalah, kali ini beda. Buat PSIS, ini soal “hidup atau tenggelam”. Lawan Persipal di Jatidiri, tiga poin bukan target lagi, tapi kewajiban yang gak bisa dinego.

T. Budianto
Last updated: Maret 28, 2026 8:12 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KONFRENSI PERS: Pelatih PSIS, Andri Ramawi Putra didampingi Muhammad Dani Ibrohim saat konfrensi pers jelang laga kontra Persipal Palu di Stadion Jadiri, Semarang, Sabtu (28/3/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang bakal menjalani laga yang rasanya lebih tegang dari final. Menjamu Persipal Palu di Stadion Jatidiri, Minggu (29/3/2026), Mahesa Jenar dituntut menang, tanpa banyak alasan.

Posisi klasemen gak lagi ramah. PSIS nangkring di peringkat 9 Grup B, sementara Persipal nempel di bawahnya. Selisih tipis ini bikin duel nanti lebih mirip “perang zona merah” daripada sekadar pertandingan biasa. Kalau sampai terpeleset? Ancaman playoff degradasi ke Liga 3 makin nyata.

Baca juga: Jelang Kontra Persipal, PSIS Gelar Latihan di Boyolali

Pelatih Andri Ramawi bilang timnya datang dengan kondisi cukup oke. Fisik aman, persiapan juga disebut maksimal setelah sepekan latihan intens. “Semua pemain siap, baik secara fisik maupun mental. Targetnya jelas: poin penuh di kandang,” tegasnya saat konfrensi pers sebelum laga, Sabtu, (28/3/2026).

Tapi dia juga langsung pasang rem: jangan sampai overconfidence. Soalnya, tim seperti Persipal justru sering jadi “jebakan batman”. Sorotan memang sempat mengarah ke Kenzo Nambu, tapi Andri menegaskan bahaya Persipal bukan di satu nama, melainkan kolektivitas timnya. “Mereka solid, gak bisa dianggap enteng,” tambahnya.

PSIS dipastikan tampil tanpa Ibrahim Sanjaya yang kena kartu merah. Posisi bek sayap kemungkinan diisi Gustur Cahyo. Di lini depan, ada potensi kejutan. Nama Thaufan Hidayat disebut-sebut bakal starter, menggeser striker asing Rafinha.

Pertarungan Mental

Sementara di belakang, duet Dani Ibrohim dan Otavio Dutra diprediksi kembali dipercaya. Di atas kertas, PSIS sedikit diuntungkan. Persipal kehilangan beberapa pemain penting, termasuk eks PSIS yang absen karena akumulasi kartu.

Tapi sekali lagi, posisi klasemen bilang semuanya masih 50:50. Laga ini juga bukan cuma soal taktik, tapi soal mental. Dukungan suporter seperti Panser Biru dan Snex diharapkan jadi “pemain ke-12” di tribun Jatidiri.

Baca juga: Libur Udah, PSIS Gaspol Lagi, Persipal Siap Jadi Ujian Awal

Masalahnya, ini baru awal. Setelah Persipal, PSIS masih harus menghadapi lawan-lawan berat seperti Persiku Kudus, Tornado FC Kendal, hingga tim besar lain. Artinya, kalau di kandang sendiri saja gagal menang, jalan ke depan bakal makin terjal.

Kadang sepak bola itu sederhana: kalau gak mau turun kasta, ya harus menang. Tapi di kondisi seperti sekarang, menang pun terasa seperti minta izin ke nasib, padahal yang dibutuhkan sebenarnya cuma satu: jangan buang peluang sendiri. (tebe)

You Might Also Like

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Drama PBNU Berakhir, Islah di Lirboyo Sepakati Gelar Muktamar ke-35

Gaji Baru Masih Diolah, Sabar Dulu Ya!

TAGGED:headlineliga 2Mahesa Jenarpanser birupersopal paluPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru
Next Article Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Januari 15, 2026
Ilustrasi sertifikat tanah sengketa.
Hukum

JK Geram Tanahnya Diserobot, Menteri ATR Ngaku BPN Salah Fatal

November 9, 2025
Hukum

OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Mei 13, 2026
Sepak Bola

PSIS Panggil Alfredo Vera

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?