Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau

R. Izra
Last updated: Mei 21, 2026 4:22 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Di saat mayoritas bursa saham Asia kompak menghijau, nasib beda justru dialami pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah ambruk hingga 3,54 persen pada perdagangan Kamis (21/5/2026).

Sampai pukul 10.00 WIB, IHSG jatuh ke level 6.186. Pelemahan ini terjadi bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang kembali melemah ke Rp17.669 per dolar AS, mendekati level terendah sepanjang sejarah.

Pada akhir sesia, IHSG ditutup pada level 6.094 atau melemah 224 poin. Setara minus 3,54 persen. Bursa saham Indonesia terbakar saat pasar modal negara lain di Asia tumbuh positif.

Bacaaja: IHSG Ambruk saat Prabowo Pidato di Paripurna DPR
Bacaaja: IHSG Ambrol Purbaya Murka! Perintahkan BEI Beresin Saham Gorengan Sebelum Maret

Yang bikin makin jadi sorotan, jatuhnya indeks tersebut juga berbanding terbalik dengan bursa Asia yang justru kompak menghijau, seperti KOSPI (Korea Selatan), KOSDAQ (Korea Selatan), NIKKEI 225 (Jepang), TW Weighted Index (Taiwan), Topix (Jepang), hingga Straits Times (Singapura).

Menanggapi kondisi itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menilai kepanikan pasar terjadi karena investor masih belum memahami dampak kebijakan pemerintah yang sedang disiapkan.

“Mungkin mereka belum tahu dampak sebenarnya seperti apa. Kalau ada ketidakpastian biasanya takut jual dulu,” kata Purbaya di Jakarta.

Menurutnya, pasar bakal berubah kalau investor mulai melihat efek nyata kebijakan pemerintah terhadap ekonomi dan perusahaan-perusahaan di dalam negeri.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan pemerintah adalah pembentukan badan ekspor baru. Badan ini nantinya ditujukan untuk menekan praktik under-invoicing yang selama ini disebut sering terjadi di sektor ekspor.

Praktik under-invoicing sendiri merupakan modus ketika nilai barang dalam dokumen dibuat lebih rendah dari harga sebenarnya. Akibatnya, keuntungan perusahaan bisa lari ke luar negeri lewat anak usaha atau afiliasi perusahaan.

Purbaya yakin, kalau praktik itu berhasil ditekan, keuntungan perusahaan bakal lebih transparan dan tercermin langsung di laporan keuangan emiten yang tercatat di bursa.

“Harusnya ini bisa meningkatkan valuasi perusahaan-perusahaan di bursa. Pelan-pelan akan naik signifikan,” ujarnya.

Meski begitu, kondisi pasar hari ini tetap bikin banyak investor waswas. Apalagi tekanan terhadap rupiah dan IHSG datang di tengah sentimen global yang justru sedang cukup positif di kawasan Asia. (*)

You Might Also Like

BNPT dan Ancaman Terorisme: Sudah Siapkah Kita di Era Serba Digital?

4 Warga China Ditangkap di Semarang, Terlibat Sindikat Love Scamming Internasional

Mudik 2026: Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan

Warga Mengira Ada Latihan Militer, BMKG Ungkap Fakta Dentuman Misterius di Bandung

Luthfi Nego Kuota Rumah Subsidi, Maruarar Kasih Lampu Hijau

TAGGED:ambolbursa sahamheadlineihsgmemerahpasar modal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist) Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok
Next Article SAMPAIKAN KETERANGAN - Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo menyampaikan keterangan dalam konferensi pers dugaan penghimpunan dana ilegal yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) di Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kamis (21/5/2026). (eka) Bos Koperasi BLN Ditahan! Skema Ponzi Rp4,6 Triliun Terungkap, Korban Tembus 41.000 Orang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Minggu Pagi, Asap TPA Jatibarang Masih Kepung Kawasan Industri Candi

Warga Binaan Lapas Purwodadi Dilatih Otomotif

BSU Rp900 Ribu Cair Sekaligus Kuartal IV 2026

Drone Thermal Brimob Bongkar Titik Panas TPA Jatibarang

Pexi Jateng Dukung Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Xiangqi Asia 2028

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Juni 4, 2026
Info

Denok Kenang 2026: Bukan Soal Cantik dan Ganteng, Tapi Siapa yang Bisa “Jual” Semarang

Mei 25, 2026
Daerah

Jateng Panen Penghargaan: Layanan Kesehatan Ngebut, Warga Desa Ikut Ketularan Sehat

Desember 2, 2025
Ekonomi

Jateng Fair Kelar, Duit Rp5 Miliar Beredar di PRPP

Juli 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Indonesia Memang Beda! IHSG Merah Sendirian saat Bursa Asia Hijau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?