Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Ternyata, menurut dosen sejarah dari Universitas Sanata Dharma, Heri Priyatmoko, cabai bukan tanaman asli Nusantara. Bumbu pedas ini justru datang dari benua Amerika, dibawa oleh penjelajah Spanyol dan Portugis sekitar abad ke-16.

Nugroho P.
Last updated: Maret 28, 2026 8:11 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi cabai.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jagat X sempat rame gara-gara obrolan soal kebiasaan orang Indonesia yang nggak bisa lepas dari cabai. Mau makan apa pun, rasanya kurang afdol kalau belum ada sambal atau cabai mentah di pinggir piring.

Cerita ini makin viral setelah ada kisah pria asal India yang kaget sama kebiasaan istrinya—orang Indonesia—yang selalu makan pakai cabai. Bukannya kuat, dia malah bolak-balik ke kamar mandi karena nggak tahan pedasnya.

Dari situ, muncul pertanyaan: kenapa sih orang Indonesia bisa sedekat itu sama cabai?

Ternyata, menurut dosen sejarah dari Universitas Sanata Dharma, Heri Priyatmoko, cabai bukan tanaman asli Nusantara. Bumbu pedas ini justru datang dari benua Amerika, dibawa oleh penjelajah Spanyol dan Portugis sekitar abad ke-16.

Tapi karena cocok banget sama iklim tropis, cabai langsung “betah” dan berkembang pesat di Indonesia. Dari situ, muncul berbagai jenis cabai dengan bentuk, ukuran, dan level pedas yang beda-beda.

Di Indonesia sendiri, yang paling populer tentu cabai merah dan cabai rawit. Selain bikin rasa makin nendang, warna merahnya juga bikin makanan terlihat lebih menggoda.

Menariknya, rasa pedas dari cabai justru bisa bikin nafsu makan naik. Walau kepedasan, banyak orang malah ketagihan. Ada sensasi “tersiksa tapi nagih” yang bikin susah berhenti.

Nggak cuma soal rasa, cabai juga punya jejak panjang dalam budaya. Dalam naskah kuno seperti Serat Centhini, cabai disebut sebagai bagian dari sesaji ritual. Bahkan sampai sekarang, dalam tradisi tumpengan atau selamatan, cabai sering muncul sebagai simbol tertentu.

Selain itu, dulu cabai juga dipakai sebagai obat tradisional, mulai dari sakit tenggorokan sampai pegal-pegal.

Jadi, kedekatan orang Indonesia dengan cabai bukan sekadar soal lidah doang. Ada sejarah panjang, budaya, sampai kebiasaan turun-temurun yang bikin cabai jadi “teman makan” wajib.

Nggak heran kalau buat sebagian orang, makan tanpa pedas itu rasanya kayak ada yang kurang—bukan cuma hambar, tapi juga kehilangan identitas kecil di atas piring. (*)

You Might Also Like

Nyeri Dada Bikin Panik? GERD dan Jantung Sering Disalahpahami

Jumat Buat Muslimah, Amalan Ringan Tapi Pahalanya Nggak Main-main

Sering Dianggap Sepele, Tiga Gerak Tubuh Ini Bikin Kesan Kurang Asyik

Awas.. Diabetes Bisa Bikin Mata ‘Diam-Diam’ Rusak

Badan Gampang Loyo Terus, Bisa Jadi Ginjal Lagi Kasih Sinyal

TAGGED:cabaiobat tradisionalsambal atau cabai mentah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Haji 2026 Hampir Matang, Pemerintah Janji Layanan Makin Ngena
Next Article PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Jangan Salah Paham, Lima Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS

Desember 29, 2025
Tips

Bolehkah Zakat Fitrah Diwakilkan?

Maret 18, 2026
Tips

Lagi Punya Utang, Sedekah Dulu atau Lunasi Dulu? Begini kata Islam

Desember 30, 2025
Tips

Bajigur, Minuman Tradisional yang Tetap Hits di Tengah Gempuran Kopi Modern, Ini Deretan Manfaatnya 

Oktober 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?