Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nyeri Dada Bikin Panik? GERD dan Jantung Sering Disalahpahami
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Nyeri Dada Bikin Panik? GERD dan Jantung Sering Disalahpahami

Fenomena ini makin sering muncul karena gejalanya memang mirip. Asam lambung naik atau GERD sering bikin sensasi tidak nyaman di dada, yang sekilas terasa seperti masalah jantung. Di sinilah banyak orang mulai salah paham dan mengambil kesimpulan sendiri tanpa pemeriksaan medis.

Nugroho P.
Last updated: Maret 30, 2026 2:16 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi nyeri dada.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Isu soal nyeri dada yang dikaitkan dengan penyakit serius lagi ramai dibahas, terutama soal hubungan antara asam lambung dan jantung. Banyak orang langsung panik saat dada terasa panas atau nyeri, lalu buru-buru menyimpulkan itu tanda serangan jantung. Padahal, kondisi ini nggak sesederhana itu.

Fenomena ini makin sering muncul karena gejalanya memang mirip. Asam lambung naik atau GERD sering bikin sensasi tidak nyaman di dada, yang sekilas terasa seperti masalah jantung. Di sinilah banyak orang mulai salah paham dan mengambil kesimpulan sendiri tanpa pemeriksaan medis.

GERD Bukan Penyebab Langsung Serangan Jantung

Menurut Jordan Bakhriansyah, GERD tidak secara langsung menyebabkan serangan jantung. Ia menegaskan bahwa keduanya adalah kondisi berbeda, meskipun letaknya sama-sama di area dada sehingga sering tertukar.

“GERD secara langsung nyaris bukan merupakan pemicu serangan jantung. Namun, GERD bisa meningkatkan risiko munculnya gejala yang menyerupai serangan jantung,” jelasnya.

Penjelasan ini penting karena banyak orang langsung mengaitkan nyeri dada dengan kondisi fatal. Padahal, tanpa pemeriksaan yang tepat, sulit memastikan penyebab sebenarnya.

Ada Kaitan, Tapi Prosesnya Panjang

Meski tidak menyebabkan secara instan, GERD tetap bisa berdampak ke jantung jika terjadi dalam jangka panjang. Kondisi asam lambung yang kronis bisa memicu peradangan yang berpengaruh ke sistem saraf tubuh.

Saat saraf simpatik aktif terus-menerus, tekanan darah bisa naik dan detak jantung jadi lebih cepat. Kalau dibiarkan, kondisi ini berpotensi membebani kerja jantung secara perlahan.

Namun, proses ini tidak terjadi tiba-tiba. Perlu waktu panjang dan biasanya disertai faktor risiko lain sebelum benar-benar berdampak serius pada jantung.

Jangan Asal Menyimpulkan dari Gejala

Kesalahan paling sering terjadi adalah diagnosis mandiri. Banyak orang menganggap nyeri dada pasti serangan jantung, atau sebaliknya, menganggap enteng karena merasa hanya asam lambung.

Padahal, kedua kondisi ini butuh pemeriksaan medis yang jelas. Diagnosis tidak bisa hanya berdasarkan rasa atau dugaan pribadi, tapi harus melalui proses seperti wawancara medis dan pemeriksaan lanjutan.

“Kesamaan gejala seperti nyeri dada tidak bisa dijadikan dasar kesimpulan,” tegasnya.

Kenali Faktor Risiko Sejak Dini

Dalam penjelasannya, faktor risiko penyakit jantung dibagi menjadi dua jenis. Ada yang tidak bisa dikendalikan seperti usia, jenis kelamin, dan genetik, serta yang bisa dikontrol seperti gaya hidup.

Hal-hal seperti pola makan, kebiasaan merokok, kadar gula darah, hingga tekanan darah punya peran besar dalam menentukan kondisi kesehatan jantung. Artinya, masih banyak hal yang bisa diupayakan untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Kesadaran ini penting supaya orang tidak hanya fokus pada gejala, tapi juga pada pencegahan sejak awal.

Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Utama

Di tengah meningkatnya kasus penyakit jantung, menjaga pola hidup sehat jadi langkah paling masuk akal. Mulai dari rutin olahraga, cukup istirahat, hingga mengelola stres dengan baik.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting untuk mendeteksi risiko sejak dini. Jangan menunggu gejala muncul baru bertindak, karena sering kali kondisi sudah berkembang lebih jauh.

Yang tak kalah penting, hindari kebiasaan mendiagnosis diri sendiri. Jika ada keluhan, langkah terbaik tetap konsultasi ke tenaga medis agar penanganan tepat dan tidak menimbulkan risiko yang lebih besar. (*)

You Might Also Like

Bukan Cuma Manis, Isi Dapur Ini Diam-Diam Jaga Gula Darah

Niat Zakat Fitrah Laki-Laki Biar Nggak Salah Pas Bayar

Waspada Serangan Jantung, Jangan Nunggu Gejala Datang Baru Panik!

Merbabu Rehat Dulu, Jalur Pendakian Libur Dua Bulan

Habis Lebaran Gas Olahraga? Santai Dulu Biar Nggak Drop

TAGGED:GERDnyeri dadasakit jantung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kini Side Hustle Nggak Sekadar Tren, Banyak Karyawan Ikut Main
Next Article Kocak, Dikira Brankas, Ternyata Oven: Penggeledahan KPK Bikin Geger Warga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Lima Kebiasaan Olahraga yang Diam-Diam Bikin Ginjal Kewalahan

November 14, 2025
Tips

Mandi Junub Tak Pakai Shampo dan Sabun, Apakah Sah ?

Oktober 8, 2025
Tips

Awas! Minum Sembarangan Saat Mudik, Fokus Bisa Buyar Total

Maret 4, 2026
Tips

Emosi Bocah Meledak Diam-Diam, Rumah Sering Jadi Awal Semua

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nyeri Dada Bikin Panik? GERD dan Jantung Sering Disalahpahami
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?