Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

Kalau selama ini banjir yang selalu disalahin hujan, Menteri PU, Dody Hanggodo punya sudut pandang lain. Di Brebes, masalahnya ternyata numpuk di “ujung perjalanan” air: muara sungai yang mampet parah.

T. Budianto
Last updated: Maret 28, 2026 8:26 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BANJIR BREBES: Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi banjir di Ketanggungan, Desa Padakaton, Ketanggungan, Brebes, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo blak-blakan soal penyebab banjir yang sempat bikin Brebes kelimpungan. Bukan cuma karena curah hujan tinggi, tapi karena kondisi muara sungai yang dinilai sudah “parah banget”.

Saat meninjau langsung lokasi banjir di Ketanggungan, Sabtu (28/3/2026), Dody menyebut sedimentasi di Sungai Babakan sudah cukup mengkhawatirkan. Menurutnya, kunci utama penanganan banjir justru ada di hilir, bukan cuma di hulu.

Baca juga: Pantura Kebanjiran: BBM dan Gas Aman

“Kalau sedimentasi tinggi, yang paling cepat ditangani itu muaranya dulu,” ujarnya. Ia bahkan membawa pengalaman dari penanganan banjir di daerah lain. Polanya sama: ketika muara dibenahi, aliran air jadi lebih lancar dan gak lagi “numpuk” di tengah jalan.

Kabar baiknya, pemerintah sebenarnya sudah mengantongi dukungan dana dari World Bank sebesar Rp270 miliar untuk normalisasi sungai dan perbaikan muara. Tapi Dody minta satu hal: fokus dulu ke yang paling krusial.

Normalisasi Sungai

“Sudah ada pinjaman untuk normalisasi sungai plus muara. Tapi saya minta muaranya dikerjain dulu,” tegasnya. Alasannya simpel tapi krusial: kalau muara masih mampet, air dari hulu bakal terus “nabrak” dan meluap ke permukiman, bahkan sampai ke jalan.

Targetnya jelas, kalau hujan deras datang lagi, air harus bisa langsung “kabur” ke laut, bukan malah mampir ke rumah warga.

Baca juga: Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

Di sisi teknis, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menyebut proyek perbaikan muara ditargetkan rampung pada akhir 2026. Anggarannya? Tetap di angka Rp270 miliar dari pinjaman internasional tadi.

Kadang solusi banjir itu bukan kurang doa atau kurang gorong-gorong, tapi karena “pintu keluarnya” sendiri lagi mampet. Jadi sebelum sibuk nyalahin hujan, mungkin memang sudah saatnya beresin jalan pulangnya air dulu. (tebe)

You Might Also Like

Hadiri Rakerda Lazismu, Respati: Angka Kemiskinan di Solo Harus Makin Turun

Puan Sebut Bangga Prabowo Suarakan Palestina di PBB

Jateng Masih Basah Sampai Tengah Februari

Rumus Baru, Nasib Lama: Buruh Tetap Mengeluh

Netizen Bully Puan soal “Sikap Hormat”, Padahal Aturannya Jelas Nih

TAGGED:banjir brebesbanjir panturakementerian punormalisasi sungaipemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri
Next Article Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Ahmad Lutfhi saat memberikan sambutan di depan ribuan peserta tim mitra SPPG se-Jateng di Gor Jatidiri Semarang, Senin (6/10/2025). Foto: dok/humas/bae
Daerah

Gubernur Luthfi Soal MBG: “Nggak Cuma Kenyang, Tapi Aman!”

Oktober 7, 2025
SPPG Lempongsari sepi karena di dalamnya sedang direnovasi pasca sidak. (bae)
Info

Viral hingga Disidak BGN, SPPG Lempongsari Direnovasi dan Ingin Jadi Dapur Percontohan

April 2, 2026
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar (kiri) dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Drama PBNU Berakhir, Islah di Lirboyo Sepakati Gelar Muktamar ke-35

Desember 25, 2025
Info

Pemprov Pasang Wifi Gratis di 382 Titik Buat Pemudik

Maret 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?