Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cara Unik Posyandu Solo Rawat Kesehatan Mental Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cara Unik Posyandu Solo Rawat Kesehatan Mental Warga

Posyandu kini bukan cuma tempat menimbang balita atau cek kesehatan lansia. Di Kota Surakarta, Posyandu juga menjadi ruang aman untuk curhat.

T. Budianto
Last updated: Juli 17, 2026 6:55 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TINJAU POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin meninjau Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) RW 06 Kelurahan Penumping, Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin mengapresiasi inovasi layanan kesehatan mental yang dikembangkan Posyandu di Kota Surakarta. Menurutnya, layanan tersebut menjadi contoh bagaimana Posyandu mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Apresiasi itu disampaikan Nawal usai meninjau Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) RW 06 Kelurahan Penumping, Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026).

Menurut Nawal, layanan kesehatan mental di Posyandu Surakarta didampingi langsung oleh psikolog profesional dan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat.

Baca juga: Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

“Kalau misalnya teridentifikasi membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka kemudian dirujuk ke puskesmas ataupun ke rumah sakit jiwa. Dan ini ada di setiap Posyandu di Kota Surakarta. Luar biasanya lagi, untuk kesehatan mental ini ada tagline-nya, yaitu ‘Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat’,” ujarnya.

Tagline tersebut mengajak masyarakat untuk tidak memendam persoalan sendiri. Sebab, menurut Nawal, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Menariknya lagi, layanan konsultasi psikolog juga sudah berbasis digital. Warga cukup memindai QR Code yang tersedia di Posyandu untuk mengetahui jadwal layanan, memilih psikolog, hingga menentukan konsultasi secara daring maupun tatap muka.

Integrasi Data

Tak hanya itu, Nawal juga memuji sistem integrasi data yang dimiliki Posyandu RW 06. Berbagai data warga, mulai dari ibu hamil, balita, lansia, hingga berbagai aduan masyarakat telah terdokumentasi dalam satu platform berbasis web.

Dengan sistem tersebut, tindak lanjut dari perangkat daerah terhadap setiap laporan masyarakat juga bisa dipantau secara lebih mudah. Menurut Nawal, inovasi seperti ini layak direplikasi di daerah lain, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Posyandu 6 SPM harus benar-benar memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat. Apalagi layanan ini terintegrasi dengan program Kecamatan Berdaya yang menjadi program Pemprov,” jelasnya.

Baca juga: Posyandu di Surakarta Buka Layanan Mental Buat Anak Muda

Ia menambahkan, integrasi layanan Posyandu juga diperkuat melalui keberadaan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) yang dikelola Dinas Sosial. Melalui sistem tersebut, data masyarakat dan berbagai program bantuan sosial dapat dihubungkan sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.

Sebagai Ketua TP PKK Jateng, Nawal berharap Posyandu terus bertransformasi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mampu menjawab persoalan sosial dan kesehatan mental warga.

Selama ini banyak orang rajin cek tekanan darah, tapi lupa mengecek isi kepala. Padahal, senyum memang menenangkan, tapi kadang yang paling dibutuhkan adalah tempat untuk bercerita. “Ojo lali mesem, ojo lali sambat” mungkin terdengar sederhana, tapi bisa jadi obat pertama sebelum masalah berubah menjadi beban. (tebe)

You Might Also Like

Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

PLN Icon Plus Hadirkan Konektivitas Andal pada Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gajah Mungkur

Mudik Gratis Pemprov, 346 Bus dan 17 Kereta Siap Antar Pemudik ke Kampung Halaman

Minta Jaksa Hadirkan Bobby di Sidang Korupsi, Rumah Hakim di Medan Terbakar

Banjarnegara Siaga, Alam Mulai Kasih Tanda Serius Nih

TAGGED:dinkes jatengpemprov jatengposyandu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ENGLISH CASTER--Talitha Shahiza menjadi English caster pada grand final Surge Valkyrie Clash, turnamen kualifikasi menuju Esports World Cup. (ist) Suara Caster Cantik asal Indonesia Menggema di Final Esports Eropa
Next Article RAPIKAN JARINGAN - Perapiahn jaringan merupakan bagian dari pemeliharaan agar layanan kepada masyarakat semakin andal. Rapikan Infrastruktur Jaringan di Yogyakarta, PLN Icon Plus Hadirkan Layanan Digital yang Semakin Andal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Buya Yahya Tegas soal Manipulasi Data di Tempat Kerja

UAH Ingatkan Jangan Tunggu Tua untuk Bertaubat

Gus Baha Pernah Tak Punya Uang, Ini Doanya, Bisa Ditiru

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan MBG.
Ekonomi

MBG Ramai, Tapi Sektor Besar Belum Terangkat

Agustus 20, 2026
Info

Perjalanan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dari BNN Menuju Kursi Kapolri

Oktober 1, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat menemui eks karyawan PT Sritek, Rabu (24/9/2025), yang hingga kini belum mendapatkan pesangon . Foto: dok.
Daerah

Curhat Eks Buruh Sritek ke Gubernur: “Kerja Kurator Kok Lelet?”

September 24, 2025
Hukum

Ngebul di Malioboro Kini Bisa Berujung Sidang dan Denda

Juli 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cara Unik Posyandu Solo Rawat Kesehatan Mental Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?