Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal

R. Izra
Last updated: April 13, 2026 9:37 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Pesawat Kepresidenan Indonesia dikawal jet tempur Angkatan Udara (AU). (ist)
Pesawat Kepresidenan Indonesia dikawal jet tempur Angkatan Udara (AU). (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Lagi rame di medsos soal isu pesawat militer Amerika Serikat (AS) bakal bisa bebas keluar-masuk wilayah udara Indonesia. Isu itu bikin panas telinga rakyat.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) bilangm itu baru draf. Baru rancangan awal. Belum final. Memang saat ini belum, tapi artinya sudah ada rencana menuju ke arah sana.

Lewat pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan kalau kabar tersebut masih sebatas pembahasan awal, belum jadi kesepakatan resmi.

Bacaaja: Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika
Bacaaja: Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

“Ini masih rancangan awal, masih dibahas internal dan antarinstansi,” kata Rico Ricardo Sirait, Senin (13/4/2026).

Isu ini mencuat setelah beredar kabar soal adanya dokumen yang menyebut Amerika Serikat bakal dapat akses luas ke wilayah udara Indonesia.

Bahkan, sempat beredar narasi kalau kesepakatan itu bakal ditandatangani dalam waktu dekat setelah pertemuan antara Prabowo Subianto dan Donald Trump.

Nggak cuma itu, laporan media luar juga ikut memanaskan situasi dengan menyebut ada dokumen pertahanan yang mengarah ke akses lintas udara bagi pesawat militer AS.

Kemhan: baru rancangan awal, belum mengikat

Menanggapi hal itu, Kemhan langsung tegas: dokumen yang beredar bukan perjanjian final.

Artinya?

  • Belum punya kekuatan hukum
  • Belum jadi kebijakan resmi
  • Masih bisa berubah atau bahkan dibatalkan

“Belum bisa dijadikan dasar kebijakan pemerintah,” tegas Rico Ricardo Sirait.

Kemhan juga memastikan satu hal penting: soal wilayah udara, kontrol tetap di tangan Indonesia.

Setiap kerja sama pertahanan, kata mereka, harus lewat proses panjang, mulai dari pembahasan ketat sampai mempertimbangkan hukum nasional dan internasional.

Dan yang paling penting, Indonesia tetap punya hak penuh untuk:

  • Menyetujui
  • Menolak
  • Mengawasi

setiap aktivitas di wilayah udaranya.

“Nggak ada ruang untuk keputusan sepihak di luar hukum Indonesia,” tegasnya.

Kesimpulannya, isu ini belum bisa dibilang fakta final. Masih tahap wacana dan pembahasan.

Buat sekarang, yang jelas: wilayah udara Indonesia masih aman di bawah kendali penuh negara. Tapi tetap, publik bakal terus mantau, karena isu kayak gini sensitif banget dan menyangkut kedaulatan.

Kalau gak kepantau, tahu-tahu pesawat militer AS tiap hari ngang-ngeng-ngong di atas rumah kita, kan berabe. (*)

You Might Also Like

Erupsi Gunung Semeru, 32 Kali Gempa Guguran dalam 6 Jam

Nasdem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR, Pengakuan sebagai Biang Kerok

Langkah Dua Raja, Duka Satu Keraton yang Menyatu

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

TAGGED:headlineindonesiakedaulatan udarakemhanpesawat amerikapesawat militer as
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article HUT Nggak Cuma Tiup Lilin, Semarang Kasih 17 “Kado Nyata”
Next Article Gudang sepi di Wonolopo, Mijen, Kota Semarang yang dialihfungsikan sebagai pabrika narkoba. Skala produksinya capai 1 ton ekstasi. Gudang Sepi di Mijen Semarang Ternyata Pabrik Narkoba! Kapasitas Produksi 1 Ton Ekstasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sudah Direkomendasikan, Belum Dikerjakan: Silayur Masih Jadi “Lintasan Uji Nyali”

Aksi Solidaritas Keselamatan Jalan Sepi Pejabat, Mahasiswa Siapkan Demo Lanjutan

Mahasiswa menggelar aksi demonstrasi menuntut penanganan jalur Silayur segera dilaksanakan, agar kecelakaan maut tak terus berulang.

Rentetan Kecelakaan di Silayur Bikin Mahasiswa Gerah: Jalan Ngaliyan Darurat Penanganan

Ini Cara Pemkot Bujuk Bocil Suka Makan Ikan

Ketika “Seragam” Ikut Terseret Kasus Pabrik Narkoba

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker milik militer Amerika Serikat (AS).
Info

Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Pengisi Bahan Bakar Jet Tempur AS Jatuh di Irak

Maret 13, 2026
Info

Dugderan 2026: Tradisi Lama, Energi Baru

Februari 16, 2026
Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025
Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?