Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Pekalongan lagi-lagi kebanjiran. Air belum pamit, lumpur masih nempel, tapi pemerintah langsung turun. Senin (19/1/2026), Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen memilih nyemplung ke lokasi banjir, bukan buat konten, tapi ngecek kondisi warga sambil nyiapin jurus penanganan berlapis. Dari darurat sampai janji jangka panjang, semua dibuka di lapangan.

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 6:45 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
BANJIR PEKALONGAN: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen didampingi pejabat wilayah mengunjungi kawasan yang terendam banjir di Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen meninjau langsung banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, Senin (19/1/2026). Pemprov ingin memastikan warga aman dan penanganan banjir jalan, dari yang darurat sampai yang serius-serius.

Didampingi istrinya, Nawal Arafah Yasin, Taj Yasin tiba di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, saat genangan masih mengepung permukiman. Wagub dan rombongan berjalan menembus air, lalu menyambangi warga yang mengungsi di masjid setempat.

Kedatangan Wagub disambut warga yang sedang beres-beres sisa banjir. Taj Yasin ngobrol langsung dengan warga dan pejabat setempat, membahas kondisi lapangan sekaligus langkah lanjutan yang bakal diambil.

Di lokasi yang sama, Nawal Arafah ikut menyapa para ibu pengungsi dan membagikan buku untuk anak-anak. Bukan solusi teknis, tapi setidaknya jadi booster semangat di tengah situasi yang bikin mental ikut terendam.

Baca juga: Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

Taj Yasin menegaskan, penanganan jangka pendek fokus ke mitigasi darurat, dengan prioritas kelompok rentan, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Warga dengan kondisi kesehatan khusus, termasuk penderita stroke, sudah dievakuasi ke tempat lebih aman.

“Kami ingin memastikan masyarakat aman, terutama lansia, anak, dan warga berkebutuhan khusus. Kemarin sudah ada yang kita angkut dan kita ungsikan,” ujarnya.

Soal perut dan kesehatan, Pemprov Jateng juga memastikan dapur umum siaga. Logistik, makanan, dan layanan kesehatan dipastikan tersedia buat warga terdampak.

Masuk ke jurus menengah, Taj Yasin menyoroti tanggul Sungai Bremi yang masih belum permanen dan itu kewenangan provinsi. Ia langsung menginstruksikan jajarannya buat hitung-hitungan teknis agar perbaikan bisa dipercepat.

“Ada salah satu tanggul yang belum permanen dan itu kewenangan kami. Hari ini langsung saya minta dihitung supaya penanganannya bisa lebih cepat,” tegasnya.

Penanganan Sungai

Untuk jangka panjang, fokus diarahkan ke Sungai Bremi. Taj Yasin menyebut penanganan sungai ini sudah dianggarkan pemerintah pusat sekitar Rp50 miliar dan direncanakan mulai dikerjakan pada 2026. Harapannya, banjir di Pekalongan Barat dan sekitarnya nggak jadi agenda tahunan. “Sungai Bremi itu sudah dianggarkan dari pusat, informasi BBWS ada Rp50 miliar, tapi memang belum dikerjakan,” katanya.

Dari sisi warga, Sujatmiko (60) bilang banjir kali ini dipicu jebolnya tanggul Sungai Bremi yang diperparah hujan. Air langsung meluber dan sampai sekarang belum surut.

“Penyebab banjir dari tanggul Sungai Bremi jebol. Air keluar, ditambahi hujan. Air mandek sampai sekarang. Rumah saya tenggelam, cuma kelihatan genteng tok,” ujarnya.

Ia mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang karena air datang terlalu cepat. Kasur, motor, kompor, semua masih terendam di rumah. “Ada kasur, kasur busa, sepeda motor, kompor, masih di rumah semua. Ya pasrah total,” katanya.

Baca juga: 23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

Meski begitu, Sujatmiko menyebut kondisi konsumsi dan obat-obatan di pengungsian relatif aman. Warga saling bantu satu sama lain. “Aman di sini. Mudah-mudahan ke depan tidak banjir lagi. Tirto ini dari dulu langganan banjir, tapi yang sekarang paling besar,” pungkasnya.

Sekarang air masih di Pekalongan, tapi janji sudah mengalir sampai 2026. Warga berharap satu hal sederhana: semoga nanti yang datang cuma proyeknya, bukan banjirnya lagi. (tebe)

You Might Also Like

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

Jateng Kejar Target Sejuta Vaksin HPV

Puan di Depan Jokowi & Prabowo: “Kritik Itu Cahaya, Bukan Bara”

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

TAGGED:banjir pekalonganheadlinepemprov jatengtaj yasin maiomenwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK Tangkap Dua Kepala Daerah dari Partai Gerindra, Selain Bupati Pati Ada Wali Kota Madiun
Next Article Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

Sidang Nadiem Makin Panas, Tuntutan Belasan Tahun Bikin Geger

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mantan Bupati Karanganyar yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Juliyatmono.
Hukum

Anggota DPR RI dari Golkar Eks Bupati Karanganyar Disebut Nikmati Duit Proyek Masjid Agung

Februari 24, 2026
Ilustrasi aset kripto, Bitcoin.
Ekonomi

Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025

Februari 5, 2026
Sepak Bola

Liga 4 Jateng Panas: Suporter Turun ke Lapangan, Panitia Kena Lempar Batu

Februari 5, 2026
Info

BNN: 50 Nyawa Hilang Tiap Hari Gara-Gara Narkoba

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?