Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

Batik bukan sekadar kain, tapi juga cerita perjuangan. Di Kebumen, para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Rumah Inklusif berhasil menjadikan batik pegon sebagai simbol kemandirian sekaligus pintu menuju pasar internasional.

T. Budianto
Last updated: September 17, 2025 11:41 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
RUMAH INKLUSIF: Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin foto bersama sejumlah anak penyandang disabilitas binaan Rumah Inklusif di Kampung Panggel, Desa Kembaran, Kebumen. (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, KEBUMEN- Karya anak-anak penyandang disabilitas Kebumen kembali membuktikan diri di panggung dunia. Dari tangan kreatif mereka lahir batik pegon, kain khas dengan sentuhan aksara Jawa Kuno, yang kini sudah melenggang sampai ke Singapura dan Turki.

Batik pegon ini diproduksi di Rumah Inklusif Kebumen, sebuah wadah pemberdayaan keluarga penyandang disabilitas yang berdiri sejak 2009. Dari tempat sederhana di Kampung Panggel, Desa Kembaran, lahir berbagai produk kreatif yang sudah dipamerkan dalam event nasional hingga internasional.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin. Saat berkunjung langsung ke Rumah Inklusif, kemarin. Nawal bahkan memborong beberapa produk busana dengan motif batik pegon.

“Rumah Inklusif ini telah mendampingi banyak anak penyandang disabilitas, mulai dari pendidikan, sampai mereka diajari membuat karya. Khasnya tentu batik pegon,” ujar Nawal.

Yang bikin Nawal kagum, beberapa motif batik pegon ternyata punya pesan khusus. Ada motif dengan gambar tangan bertuliskan anti-bullying, sebagai simbol gerakan melawan perundungan dan kekerasan sejak dari lingkungan rumah.

“Budaya anti-bullying ini harus dibangun sejak dini, dan karya seperti batik bisa jadi media yang kuat,” tambahnya. Dalam kunjungan itu, anak-anak penyandang disabilitas juga tampil percaya diri lewat fashion show kecil, mengenakan busana hasil karya mereka sendiri.

Momen itu membuat suasana kian meriah sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Selain memborong produk, Nawal juga menggelar bedah buku karyanya berjudul Pesantren Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual. Ia berharap semangat inklusif terus tumbuh di masyarakat, terutama bagi penyandang disabilitas.

Terus Berkarya

Koordinator Rumah Inklusif, Muinatul Khairiyah, menyebut hingga kini lembaga yang ia kelola sudah membina lebih dari 100 anak penyandang disabilitas . Programnya beragam, mulai dari pelatihan batik pegon, seni, kewirausahaan, hingga pertanian.

“Saat ini sudah ada 16 motif batik pegon. Produk kami pernah dipamerkan di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, bahkan sampai Turki tahun 2022 dan Singapura 2023,” kata perempuan yang akrab disapa Iin itu.

Menurut Iin, kunjungan Nawal memberi energi baru bagi para penyandang disabilitas untuk terus berkarya. “Kami para orang tua berharap anak-anak bisa tumbuh mandiri dan sukses, meski dengan keterbatasan,” ujarnya.

Nawal pun menegaskan komitmennya mendukung para penyandang disabilitas di Jateng. Dengan jaringan seperti Difabel Zone, ia berharap anak-anak mampu melahirkan karya, membuka usaha kecil, hingga benar-benar berdaya. (*)

You Might Also Like

Sekali Jalan Angkut 800 Ton: KA Brumbung Cargo Resmi Jalan

Siasat Perajin Tempe agar Harga Tak Naik di Tengah Himpitan Lesunya Rupiah

Gus Yasin Ingatkan: Naikin PBB Jangan Bikin Rakyat Kecekik!

Naik Jabatan Pakai Nilai, Bukan Titipan: Wali Kota Lantik 12 Pejabat Baru

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

TAGGED:dekrasnada jatengheadlinerumah inklusif kebumen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Para Menteri, Wakil Menteri dan sejumlah Kepala Lembaga Pemerintah yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (17/9/2025). Foto: dok/biropers) Prabowo Reshuffle Lagi! Erick Thohir Pindah Haluan Dari Menteri BUMN ke Menpora
Next Article Kabupaten Magelang meluncurkan program angkutan sekolah gratis yang bukan hanya menjawab persoalan transportasi, tapi juga menyentuh aspek keselamatan pelajar, akses pendidikan, dan keberlanjutan angkutan umum. Inovasi Pro Rakyat: Kabupaten Magelang Wujudkan Angkutan Pelajar Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Soal Pengelolaan Kota Lama: “Si Doel” Belajar ke Semarang

Februari 2, 2026
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Nasional

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

September 21, 2025
Dwi Hartono, founder Guruku, diduga otak di balik pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih, Ilham.
Hukum

IG-nya Banjir Hujatan, Dwi Hartono Founder Platfrom ‘Guruku’ Jadi Otak Pembunuhan Kacab BRI,

Agustus 26, 2025
Daerah

Jadi Plt Bupati Cilacap,  Ammy Langsung Rapikan Mesin Birokrasi

Maret 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?