Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan

Harusnya senyum karena THR dan gaji 13 cair, eh malah dahi berkerut. Sejumlah guru di Brebes ramai-ramai sambat gara-gara potongan gaji 13 dan 14 yang nilainya bikin dompet megap-megap. Dari yang niatnya buat napas lega, malah berubah jadi tanda tanya besar: ini salah hitung atau salah rasa?

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 7:28 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Gedung Kantor Dindikpora Brebes di Jl. Jenderal Sudirman No.187, Pangembon, Brebes. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BREBES- Kalangan guru SD hingga SMP di Kabupaten Brebes mengeluhkan besarnya potongan gaji 13 dan gaji 14 atau THR Tunjangan Profesi Guru (TPG). Potongan yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah itu dianggap memberatkan dan memicu keresahan.

Cerita soal potongan “tak wajar” ini pertama kali ramai di media sosial. Setelah ditelusuri, keluhan tersebut memang datang langsung dari para guru. Meski begitu, mereka kompak memilih anonim.

Salah seorang guru ASN PPPK SD di Kecamatan Brebes mengungkapkan, gaji 13 dan 14 cair pada 15 Januari 2026. Sebagai guru golongan III, ia seharusnya menerima masing-masing Rp 3,304 juta, atau total sekitar Rp 6,6 juta.

Baca juga: Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Namun realitanya, tiap tunjangan dipotong sekitar Rp 302 ribu. Alhasil, uang yang masuk ke rekeningnya hanya Rp 6,036 juta. “Harusnya total Rp 6,6 juta. Tapi tiap tunjangan dipotong Rp 302 ribu, jadi total potongan Rp 604 ribu,” ujar guru tersebut, Senin (19/1/2026).

Ia mempertanyakan besarnya potongan pajak. Mengacu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025 tentang PPh Pasal 21, guru PNS golongan III ke bawah, termasuk PPPK, mestinya hanya dikenai pajak 5 persen. Sementara tarif 15 persen berlaku untuk golongan IV. “Kalau dihitung, potongan itu sekitar 8 persen. Harusnya cuma 5 persen, sekitar Rp 165 ribu,” katanya.

Golongan III

Keluhan serupa datang dari guru ASN lain di Kecamatan Brebes. Guru golongan III dengan gaji pokok Rp 3.878.500 ini mengaku potongan gaji 13 dan 14 mencapai sekitar Rp 609.500 per tunjangan, atau sekitar 15 persen.

Total potongan mencapai Rp 1,219 juta. Dari yang seharusnya menerima Rp 7,757 juta, ia hanya mendapatkan Rp 6,538 juta. “Kalau sesuai aturan, potongannya cuma 5 persen atau Rp 193.500. Tapi kenyataannya malah 15 persen,” keluhnya.

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Brebes akhirnya angkat bicara. Kabid Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Siwi Sitoresmi, menyebut ada kesalahan input data oleh operator.

“Ada human error saat input data TPG, sehingga pengenaan PPh jadi tidak sesuai ketentuan,” kata Siwi. Ia menegaskan, tidak semua guru terdampak. Dari sekitar 6.000 guru di Brebes, hanya 1.900 orang yang mengalami kesalahan pemotongan. “Tidak semuanya. Hanya sekitar 1.900 guru,” jelasnya.

Baca juga: ASN Nggak Cuma Absen: Pemkot Semarang Lagi Serius Ngurusin Talenta

Menurut Siwi, dalam praktiknya terjadi kesalahan perhitungan karena pajak diterapkan rata 15 persen, padahal seharusnya golongan III ke bawah hanya 5 persen. “Hasil koordinasi dengan BPKAD, kelebihan potongan PPh 21 ini solusinya akan dikembalikan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala BPKAD Brebes, Edy Kusmartono. Ia membenarkan adanya salah hitung dan memastikan akan ada pengembalian dana. “Nanti dihitung ulang dan dikembalikan. Ini memang ada salah perhitungan,” singkat Edy.

THR sudah cair, potongan keburu bikin nyesek. Untungnya, salah hitung diakui dan janji pengembalian sudah di meja. Tinggal satu harapan para guru: lain kali yang “dipukul rata” cukup semangat ngajarnya, bukan pajaknya. (tebe)

You Might Also Like

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya

Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

Tiga Poin Harga Mati, PSIS Janji All Out di Batakan

Pemprov Dorong Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Jateng

TAGGED:guru brebesheadlinepemkab brebespotongan gaji
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan
Next Article Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KORBAN - Ilustrasi korban pelecehan seksual dibungkam.
Hukum

Mencuat! Dosen UIN Walisongo Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Mahasiswa Geram

Mei 7, 2026
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
Info

Hari Lahir Pancasila, Sekjen PDIP Tegaskan Pentingnya Kritik untuk Demokrasi Sehat

Juni 1, 2026
Gedung DPRD Solo luluh lantak dilalap si jago merah. Gedung DPRD Solo dibakar massa pada Sabtu (30/8/2025) dini hari.
Daerah

Tengah Malam Mencekam! Massa Jarah dan Bakar Gedung DPRD Solo

Agustus 30, 2025
Gambaran kemeriahan Festival Kota Lama (FKL) 2025 di Semarang. FKL 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Opening Ceremony digelar 8 September 2025. Foto: dok/humas
Daerah

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

September 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Senyum Guru Brebes Buyar: Kaget Potongan Gaji Nyelonong Jutaan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?