Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Nggak Kaleng-Kaleng: 43 Medali Dibawa Pulang dari Thailand
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Olahraga

Jateng Nggak Kaleng-Kaleng: 43 Medali Dibawa Pulang dari Thailand

Kalau bicara soal kontribusi, atlet Jawa Tengah di SEA Games 2025 jelas bukan figuran. Dari Thailand, mereka pulang dengan 43 medali di tas dan cerita perjuangan di pundak. Diam-diam tapi mematikan, atlet Jateng jadi salah satu penopang utama prestasi Indonesia di ajang olahraga paling bergengsi se-Asia Tenggara itu.

T. Budianto
Last updated: Desember 22, 2025 3:54 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERSAMA ATLET: Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menyambut kedatangan para atlet Jateng yang tampil di SEA Games 2025/Thailand di Stasiun Tawang, Semarang, Minggu (21/12/2025). (Foto: Pemprov Jateng).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kalau ada yang masih ragu sama atlet Jawa Tengah, SEA Games 2025 di Thailand ini jawabannya. Tanpa banyak drama, atlet Jateng langsung tancap gas dan nyumbang 43 medali buat Indonesia. Fix, ini bukan kontribusi receh.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko angkat topi buat perjuangan para atlet yang turun di SEA Games 2025. Total ada 63 atlet Jateng yang main di 26 cabang olahraga. Hasilnya? Mantap, 12 emas, 14 perak, 17 perunggu buat Merah Putih.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya buat atlet dan pelatih. Kami bangga, perjuangan kalian kerasa banget dampaknya,” kata Sujarwanto saat menyambut Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, atlet pencak silat peraih emas, di Stasiun Tawang Semarang, Minggu (21/12/2025).

Baca juga: Janji Perampingan Tinggal Janji: Jumlah Pengurus KONI Jateng Bertambah

Penyambutan atlet asal Kota Semarang itu juga dihadiri Kepala Disporapar Jateng, Muhamad Masrofi mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, plus jajaran KONI Jateng, Pengprov IPSI Jateng, sampai tokoh pembina pencak silat.

Menurut Sujarwanto, pencak silat jadi salah satu senjata andalan Jateng di SEA Games 2025. Nggak sendirian, ada tiga cabor lain yang juga rajin panen medali: wushu, menembak, dan panahan.

Empat cabor ini bahkan sukses jadi juara umum di masing-masing nomor. “Empat cabor unggulan ini konsisten nyumbang emas, perak, dan perunggu. Kerja pelatih dan atletnya patut diacungi jempol,” jelasnya.

Hasil Pembinaan

Sementara itu, Masrofi menilai prestasi atlet Jateng lahir dari pembinaan yang rapi dan kerja bareng semua pihak. Mulai dari KONI provinsi dan kabupaten/kota, dinas olahraga, sampai dukungan kepala daerah.

“Peran pelatih dan pengurus cabor juga luar biasa. Tanpa mereka, hasilnya nggak akan sejauh ini,” ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Jateng disebut tak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, Gubernur Ahmad Luthfi dijadwalkan menggelar silaturahmi khusus dengan atlet dan pelatih Jateng yang baru pulang dari Thailand.

Baca juga: Final Tanpa Rival: Sujarwanto Calon Tunggal Ketum KONI Jateng 2025-2029

Secara total, atlet Jateng menyumbang 43 medali, atau sekitar 12,9 persen dari seluruh medali Indonesia di Sea Games 2025. Dari 91 emas yang diraih kontingen nasional, 12 emas di antaranya datang dari atlet Jateng.

Artinya, lebih dari 13 persen emas Indonesia lahir dari provinsi ini. Indonesia sendiri finis di peringkat dua klasemen akhir dengan total 333 medali: 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.

Para duta olahraga Jateng sudah kasih 43 medali, tinggal satu pertanyaan: apresiasinya mau sekadar ucapan terima kasih, atau benar-benar bikin atlet makin sejahtera dan fokus prestasi? (tebe)

Para Penyumbang Medali Emas SEA Games 2025 dari Jateng

  1. Tharisa Dea Florentina (Wushu)
  2. Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya & Safira Dwi Meilani (Pencak Silat)
  3. Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy (Taekwondo)
  4. Arista Perdana Putri Darmoy & Muhamad Iqbal Raia Prabowo (Menembak)
  5. Nurisa Dian Ashrifa, Fathiyya Erista Maharani, Alviyanto Bagas Prastyadi (Panahan)
  6. Zaki Ubaidillah (Bulutangkis)
  7. Muhammad Nizar Nayarrudin (Futsal)

You Might Also Like

Tuntut Upah Layak, KASBI Jateng: Buruh Lajang Minimal Rp9 Juta Per Bulan

Pemkot Jemput Warga Mudik Lebaran

Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

42 Ribu Pesantren, Cuma 51 yang Legal. Serius Nih?

TAGGED:atlet jatengheadlinekoni jatengpemprov jatengsea games 2025
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Dosen Untag, AKBP B Kena Pasal Berlapis
Next Article Jelang Natal, Agustina Pilih Ngopi dan Ngobrol

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.
Info

Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang

Februari 10, 2026
Pencipta lagu legendaris 'Darah Juang', John Tobing tutup usia di Yogyakarta.
Info

Selamat Jalan John Tobing! Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ Tutup Usia di Jogja

Februari 26, 2026
Ilustrasi pengeroyokan.
Hukum

Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

Desember 27, 2025
Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total.
Info

Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor

Maret 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Nggak Kaleng-Kaleng: 43 Medali Dibawa Pulang dari Thailand
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?