Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Parah Banget, Bos Sritex Kibuli Bank Sampe Negara Rugi Rp1 Triliun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Parah Banget, Bos Sritex Kibuli Bank Sampe Negara Rugi Rp1 Triliun

Kasus korupsi yang menyeret bos raksasa tekstil Sritex bikin geleng-geleng kepala. Manipulasi kredit di tiga bank pelat merah diduga membuat negara tekor hingga Rp1,3 triliun. Dua bersaudara pemilik Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, kini duduk di kursi pesakitan dan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/12/2025).

T. Budianto
Last updated: Desember 22, 2025 5:31 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
JALANI PERSIDANGAN: Salah satu bos Sritex, Iwan Setiawan Lukminto (baju batik) berdiri seusai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/12/2025). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Parah sih. Bos Sritex korupsinya bukan main. Mereka ngakalin fasilitas kredit di tiga bank berbeda. Perbuatannya bikin negara rugi triliunan rupiah.

Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto, kakak beradik pemilik Sritex itu harus nanggung akibatnya. Mereka disidang perdana di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/12/2025).

Jaksa bilang, perkara ini bukan kasus kecil. “Perbuatan terdakwa merugikan negara Rp1,3 triliun,” ucap jaksa Fajar Santoso. Jaksa bilang, kerugian itu berasal dari kredit bank. Uangnya cair dari Bank BJB, Bank DKI, dan Bank Jateng. Semua angka itu dihitung berdasarkan hasil audit BPK.

Baca juga: Buruh Sritex Meradang, Nasibnya Kayak Roller Coaster Gak Jelas Arahnya

Menurut jaksa, dua bersaudara ini nggak jalan sendirian. Ada sepuluh orang lain yang juga ikut terseret, tapi sidangnya dipisah. Ceritanya, sejak 2019 sampai 2020 Sritex rajin ngajuin kredit. Supaya kelihatan layak, laporan keuangannya diduga diutak-atik. Perusahaan dibuat seolah sehat dan aman.

Tanpa Jaminan

Trik itu berhasil bikin bank percaya. Sritex pun kebagian kucuran duit ratusan miliar rupiah. Masalahnya, kredit itu disebut cair tanpa jaminan yang jelas. Jaksa juga nyeletuk soal dugaan main uang ke pejabat bank. Tujuannya biar kredit bisa cepat cair. Cara-cara ini yang sekarang dipermasalahkan.

Uang pinjaman itu ternyata nggak dipakai buat muterin usaha. Dananya malah dipakai buat nutup utang lama. Padahal utang itu sudah jatuh tempo sejak 2017. Belum cukup sampai situ, jaksa bilang para terdakwa juga “main hukum”. Mereka ngajuin PKPU dan berbagai gugatan perdata. Katanya sih buat ngatur ulang utang.

Baca juga: Jahitan Kasus Sritex Mulai Terurai, Tiga Tersangka Siap Dipermak Tipikor

Tapi menurut jaksa, PKPU ini cuma jadi alat nunda bayar. Sritex seolah-olah masih sanggup, padahal utangnya malah makin numpuk. Kreditur jadi bertambah dan pembayaran makin molor. Akhir ceritanya, Sritex benar-benar nggak sanggup bayar. Pada 21 Oktober 2024, perusahaan tekstil raksasa itu resmi dipailitkan. Semua utang mentok di situ. (bae)

You Might Also Like

Semarang Punya Seniman, Tapi Ekosistemnya Masih “Nyari Bentuk”

Jaksa: Eksepsi Nadiem Nggak Masuk Akal

Banjir Kembali Terjang Mangkang Kulon

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

Satu Tahun Agustina-Iswar: Titik Lama Belum Beres, Banjir Muncul di Area Baru

TAGGED:bank bjbbank dkibank jatengbpkheadlinekorupsi sritex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti
Next Article PSIS Tambah Bek, Alarm Belanja Belum Dimatikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DaerahEkonomi

Jateng Gaspol Kejar Swasembada, Target 10 Juta Ton Lebih

Februari 21, 2026
Ilustrasi pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker milik militer Amerika Serikat (AS).
Info

Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Pengisi Bahan Bakar Jet Tempur AS Jatuh di Irak

Maret 13, 2026
Ekonomi

Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

Juni 19, 2026
Ekonomi

Pemkot Gelar Bazar Ramadan di 177 Kelurahan

Maret 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Parah Banget, Bos Sritex Kibuli Bank Sampe Negara Rugi Rp1 Triliun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?