Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman

Timeline rame, grup WA panas, tapi faktanya beda cerita. Soal “superflu” yang katanya bikin was-was, Jawa Tengah masih adem ayem. Pemerintah bilang: belum ada kasus, panik nggak perlu, imun tetap nomor satu.

T. Budianto
Last updated: Januari 8, 2026 1:14 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JADI PEMBICARA: Dokter spesialis paru RS Amino Gondohutomo, Prihatin Iman Nugroho (kanan) tampil sebagai pembicara dalam program bincang radio Jateng Bicara, Rabu (7/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng minta warga nggak langsung overthinking menyikapi kabar soal penyakit yang dijuluki superflu. Soalnya sampai sekarang, belum ada satu pun kasus superflu yang ditemukan di Jateng.

Penyakitnya bisa dicegah, bisa diobati, dan nggak sehoror yang beredar di medsos. Penegasan itu disampaikan dalam program bincang radio Jateng Bicara, Rabu (7/1/2026) bersama dokter spesialis paru RS Amino Gondohutomo, Prihatin Iman Nugroho.

Menurut Nugroho, superflu sejatinya bukan virus baru dari planet lain. Penyakit ini berasal dari virus influenza lama yang bermutasi, lalu muncul subklausa baru bernama Influenza A H3N2 Subclaude K.

Baca juga: Superflu Lagi Ganas di New York, UGD Sampai Kewalahan

“Pada dasarnya ini influenza yang mengalami mutasi. Gejalanya mirip flu biasa, demam, nyeri otot, pilek, sampai badan terasa ngilu,” jelasnya. Namun, cerita bisa beda kalau yang terinfeksi punya penyakit penyerta alias komorbid. Pada kondisi itu, gejalanya bisa lebih berat. Ditambah lagi, virus ini memang lebih gampang menular, apalagi saat imun lagi drop.

Penularannya pun masih satu paket dengan flu pada umumnya: lewat udara, dari percikan lendir saat orang batuk atau bersin. “Virus ini memang mudah menular. Tapi sampai hari ini, belum ada data atau laporan kasus superflu di Jateng,” tegas Nugroho.

Mirip Flu

Karena gejalanya mirip flu biasa, masyarakat diminta fokus ke hal paling dasar tapi sering disepelekan: pola hidup bersih dan sehat. Mulai dari rajin cuci tangan, makan bergizi, olahraga rutin, sampai pakai masker kalau lagi sakit.

Dengan daya tahan tubuh yang kuat, lanjut Nugroho, superflu tidak berdampak fatal dan bisa ditangani dengan mudah. “Tidak harus selalu pakai obat. Kalau imunitas bagus, tubuh bisa mengeliminasi virus sendiri,” katanya.

Soal kesiapan fasilitas kesehatan, Nugroho memastikan rumah sakit dan tenaga medis di Jateng sudah siap siaga. Arahan Gubernur Ahmad Luthfi jadi pegangan, apalagi pengalaman panjang menghadapi pandemi Covid-19 masih fresh.

Baca juga: 62 Kasus Super Flu di Indonesia Dimodinasi Anak-anak, IDAI Ingatkan Hal Ini

“Mulai dari isolasi sampai tata laksana pengobatan, kita sudah belajar banyak. Jadi kalau pun ada, kita siap,” ujarnya. Jadi sebelum panik gara-gara baca status dan forward-an, mending isi kulkas dengan makanan sehat, isi waktu dengan olahraga, dan isi pikiran dengan fakta. Karena sejauh ini, superflu cuma viral di grup chat, bukan di Jateng. (tebe)

You Might Also Like

Program Speling Jateng Sudah Layani 102 Ribu Warga

Tanggul Sungai Bremi Jebol, Pemrov Janji Segera Perbaiki

Lebaran, Sepuluh Puskesmas di Semarang Tetap Standby

Cak Imin Minta Tradisi Santri Nguli di Pesantren Dikaji: Gak Boleh Bangun Gedung Tanpa Izin

BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik

TAGGED:headlinepemprov jatengsuperflu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemprov-Lanal Semarang Sepakat Jaga Perairan
Next Article Dwi Harjanto saat masa adapatasi sebagai pengemudi bus profesional di Jepang. Dari Indonesia ke Jepang: Cerita Sopir Bus Lulusan JIDS Meraih Masa Depan di Negeri Sakura

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Logo PSIS Semarang.
Sepak Bola

Datu Nova Resmi Kuasai PSIS Semarang, Malut United: Kami Berasa Dibohongi

November 18, 2025
Hukum

Nikah Empat Tahun, Dokter Ini Baru Tahu Suami Bohong dan Nilap Asetnya Rp1Milyar

Mei 5, 2026
Info

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Maret 4, 2026
Daerah

Semarang Mau 2026 Lebih ‘Hijau’, Agsutina Gaspol di Pangan & Lingkungan

Desember 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?