Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang

Baru saja naik pangkat jadi jenderal bintang satu, Kapolrestabes Semarang, M Syahduddi nggak pakai mode santai. Balik ke Semarang, langsung tancap gas, bongkar jaringan narkoba yang ternyata saling nyambung. Hasilnya? Kilograman sabu berhasil diamankan.

T. Budianto
Last updated: Maret 21, 2026 8:52 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KASUS NARKOTIKA: Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M Syahduddi didampingi Wakapolrestabes, Kombes Pol Wiwit Ari Wibisono saat konfrensi pers kasus narkotika di lobi Mapolrestabes Semarang, Jumat (20/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kapolrestabes Semarang yang kini resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi, M. Syahduddi, langsung memimpin rilis besar pengungkapan kasus narkotika di wilayahnya, Jumat (20/3/2026).

Digelar di lobi Mapolrestabes Semarang, konferensi pers ini mengungkap dua perkara berbeda yang ternyata masih satu jaringan. Jadi bukan kasus berdiri sendiri, ini satu “rantai” yang saling terhubung. “Kasus ini satu jejaring, jadi kami sampaikan utuh biar jelas konstruksinya,” tegas  Syahduddi.

Baca juga: Masak di Pinggir Jalan, Polrestabes Semarang Bagikan 600 Takjil

Kasus pertama bermula dari laporan masyarakat. Polisi kemudian menangkap tersangka MB (42) di dalam bus PO Madjoe Muda saat melintas di Gerbang Tol Kalikangkung pada 15 Februari 2026, hampir tengah malam.

Dari tas ransel hitam miliknya, ditemukan sabu seberat 2 kilogram. MB diketahui cuma kurir yang disuruh oleh sosok berinisial X yang masih diburu polisi. Barang haram itu diambil dari Bekasi dan rencananya dikirim ke Kartasura dengan imbalan Rp10 juta.

Nggak berhenti di situ, polisi mengembangkan kasus ini selama sebulan. Hasilnya, terungkap rencana pengiriman lanjutan ke Semarang.

Siap Edar

Pada 15 Maret 2026, dua tersangka lain, FAS (32) dan MBDP (35) ditangkap di sebuah rumah kontrakan di kawasan Mijen. FAS berperan sebagai kurir dari Bogor, sementara MBDP membantu proses pengemasan ulang jadi paket kecil siap edar.

Yang bikin geleng-geleng, jaringan ini sengaja memanfaatkan momen mudik Lebaran. Mereka ngira aparat lagi fokus ngatur lalu lintas, jadi bisa “main aman”. “Padahal mereka dijanjikan upah sampai Rp60 juta, makanya nekat,” ungkap Syahduddi.

Ternyata ini bukan aksi pertama mereka. Polisi mencatat jaringan ini sudah dua kali memasok narkoba ke Semarang. Pengiriman sebelumnya bahkan mencapai 5 kilogram pakai mobil sewaan.

Baca juga: Cek Pos Mudik, Kapolrestabes Semarang: Polisi Harus Terasa, Bukan Sekadar Ada

Dari pengungkapan terbaru, polisi menyita total 5,367 kilogram sabu, lengkap dengan barang pendukung seperti ponsel, koper, tas, hingga sepeda motor. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berat dalam Undang-Undang Narkotika.

Ancamannya nggak main-main: hukuman mati atau penjara seumur hidup. Mereka kira mudik itu momen buat “lolos tanpa sorotan”. Padahal, yang lengah sedikit aja justru kelihatan paling jelas. Di jalan mungkin macet, tapi buat kejahatan, jalan pintasnya makin sempit. (tebe)

You Might Also Like

Gara-Gara Eks Kapolres Bima, Urine Anggota Polri Dites Serentak 

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

Jateng Masih Basah Sampai Tengah Februari

Menteri Pigai Sebut Penolak MBG & Kopdes Anti-HAM, Singgung ‘Orang Jahat’

Sirene Ilegal, Strobo Imitasi, Jalanan Jadi Panggung Arogansi: Publik Teriak “Stop Tot-Tot Wuk-Wuk!”

TAGGED:headlinekasus narkotikaPolrestabes Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nggak Ada Open House, Luthfi Pilih Lebaran Bareng Anak Panti & Penyandang Disabilitas
Next Article Momentum Lebaran, Megawati Ajak Perkuat Nilai Kemanusiaan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lama di Jalan, Orderan Melayang

Gak Cuma Nurut, Begini Cara Bikin Anak Perempuan Tangguh

Ambisi Orangtua Kelewat Tinggi, Anak Bisa Jadi Takut Makan

Ribut Mulu di Rumah, Ini Cara Ademkan Kakak Adik

Ngantuk Jadi Lomba, Seoul Bikin Kompetisi Tidur Siang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Info

BREAKING NEWS: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 480 Kios Hangus

April 30, 2026
Daerah

Kapolri Gaspol, 32 Dapur Gizi Polri di Jateng Resmi Beroperasi!

Oktober 18, 2025
Hukum

Parah Banget, Bos Sritex Kibuli Bank Sampe Negara Rugi Rp1 Triliun

Desember 22, 2025
Pejabat di lingkungan Pemkab Pati mengikuti sosialisasi pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/4/2026).
Hukum

KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?

April 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?