Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

R. Izra
Last updated: April 1, 2026 4:21 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).
Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).
SHARE

BACAAJA, SOLO – Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi melaunching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026). Momen ini sekaligus jadi bagian perayaan HUT ke-50 Perumda Air Minum Toya Wening dengan tema “Melestarikan Air Menjaga Kualitasnya”.

Program ini bukan cuma soal air minum gratis, tapi juga langkah Pemkot Solo buat naik level—dari sekadar layanan publik jadi pemain yang siap bersaing di pasar air minum.

Respati bilang, peluncuran ini jadi cara buat ngenalin kualitas produk PDAM ke masyarakat luas. Targetnya jelas: Toya Wening bisa ikut bersaing dengan brand air minum swasta yang sudah duluan menguasai pasar.

Bacaaja: Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak
Bacaaja: Hemat Energi, Wali Kota Solo Dorong ASN Naik Transportasi Publik dan Bike to Work

“Kami ingin mempromosikan Toya Wening agar bisa berkompetisi di market swasta. Sekarang kan air minum sudah masuk pasar bebas,” jelasnya.

Soal kualitas, Respati pede. Air siap minum ini disebut sudah memenuhi standar keamanan, mulai dari tingkat higienitas sampai pH yang aman buat dikonsumsi langsung.

Ke depannya, fasilitas ini juga bakal diperluas ke pasar-pasar lain dan ruang publik di Solo.

Program ini juga jadi realisasi janji kampanye pasangan Respati-Astrid, khususnya dalam penguatan pasar tradisional dan penyediaan akses air bersih.

Harapannya, fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh pedagang, pengunjung, sampai wisatawan yang mampir ke pasar.

Boleh minum, tapi jangan “dikulak”

Meski gratis, Respati ngasih reminder penting: air ini bukan buat diborong.

“Ini untuk minum di tempat, bukan untuk kulakan. Dilarang untuk mandi, cuci tangan, atau cuci piring,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kejadian lama—warga bawa galon buat ambil air—nggak terulang lagi.

Selain soal akses air, program ini juga punya misi lingkungan. Warga diimbau buat bawa tumbler sendiri biar bisa sekalian ngurangin sampah plastik.

Dengan adanya Air Siap Minum Toya Wening ini, Pemkot Solo lagi coba kasih solusi simpel tapi impactful: air bersih, gratis, dan ramah lingkungan. Tinggal dijaga bareng-bareng biar manfaatnya bisa dirasain semua.

You Might Also Like

Aktivis Lingkungan Ingatkan Risiko Limbah Baterai Bus Listrik

IEU-CEPA Jadi Pintu Masuk Produk Hijau RI ke Pasar Eropa

Laut Ngamuk di Musim yang Salah, Bukti Nyata Krisis Iklim

Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid

Bapenda Jateng: Stiker Penunggak Pajak Bukan Kebijakan Pemprov

TAGGED:air kranair siap minumheadlinepasar gederespati ardisiap minumSolotoya weningwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ALIH FUNGSI LAHAN - Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth) Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam
Next Article Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Razia narkoba di tempat hiburan malam oleh BNN Jateng.
Hukum

Luthfi: Perang Narkoba Jangan Cuma Seremoni!

Februari 26, 2026
Ekonomi

Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Februari 22, 2026
Pendidikan

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

Juli 27, 2026
Info

Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia

Juni 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?