Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level

Ngomongin ekonomi daerah, ternyata bukan cuma soal angka-angka doang. Di balik grafik yang naik, ada peran “emak-emak pejuang cuan” yang diam-diam jadi tulang punggung. Nah, ini yang lagi disorot, gimana caranya biar UMKM perempuan nggak cuma bertahan, tapi juga naik kelas dan makin cuan maksimal.

T. Budianto
Last updated: April 1, 2026 7:31 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PELANTIKAN IPEMI: Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin menghadiri pelatikan pengurus Ikatan Pengusaha Perempuan Muslimah (Ipemi) di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu (1/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ketua Dekranasda Jateng, Nawal Arafah Yasin ngasih “kode keras” ke Ikatan Pengusaha Perempuan Muslimah (Ipemi) buat nggak santai-santai aja. Ia minta organisasi ini serius ngebina UMKM perempuan biar makin berkembang dan nggak jalan di tempat.

Menurut Nawal, peran perempuan di dunia usaha tuh bukan kaleng-kaleng. Bahkan, mereka punya kontribusi besar buat ngedorong ekonomi daerah. Buktinya, ekonomi Jawa Tengah naik dari 4,95 persen di 2024 jadi 5,37 persen di 2025.

“Harapannya Ipemi bisa kasih dampak nyata dan ikut dorong ekonomi Jateng makin gaspol,” ujarnya usai acara Pemilihan Duta Muslimah Preneur Jateng 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Rabu (1/4/2026).

Nggak cuma ngomong, Nawal juga langsung ngasih arahan ke pengurus Ipemi dari beberapa daerah seperti Pati, Batang, Purworejo, Demak, Pekalongan, sampai Kota Pekalongan yang baru aja dikukuhkan.

Melek Digital

Pesannya simpel tapi dalem: yang udah gede, jangan lupa gandeng yang masih kecil. UMKM yang udah mapan diminta bantu “naikin level” pelaku usaha yang baru merintis. “Jangan cuma produk makanan, harus berani eksplore dan berkembang,” tegasnya.

Selain itu, Nawal juga ngingetin kalau zaman udah berubah. Jadi, pelaku usaha, terutama perempuan, harus melek digital. Mulai dari promosi sampai jualan, semua harus bisa masuk ke dunia digital marketing biar pasar makin luas. “Sekarang zamannya digital, kalau nggak ikut tren ya bakal ketinggalan,” tambahnya.

Di sisi lain, masih ada PR besar yang harus diberesin, salah satunya soal kemiskinan. Meski angka kemiskinan di Jateng turun dari 9,48 persen jadi 9,39 persen di 2025, menurut Nawal, itu belum cukup. Makanya, sinergi antara Ipemi, pemerintah, dan berbagai organisasi perempuan bakal terus didorong lewat pelatihan dan pemberdayaan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Ipemi Jateng, Lies Iswar Aminuddin bilang, kalau saat ini baru 22 daerah yang punya kepengurusan aktif dari total 35 kabupaten/kota. Sisanya masih proses. Targetnya? Tahun ini Ipemi harus sudah “full team” di seluruh Jateng. “Yang penting kita solid, saling dukung, dan terus berkarya bareng,” ujarnya.

Kalau UMKM perempuan udah disuruh naik kelas tapi masih sibuk di zona nyaman, ya jangan heran kalau yang lain udah lari pakai digital, kita masih jalan kaki sambil mikir, “nanti aja deh.” (tebe)

You Might Also Like

Ekonomi Jateng Tumbuh Positif, M Saleh: Iklim Investasi Dijaga, Jangan Sampai Kendur

PHK Jangan Panik, Ini Jurus Pemprov Bikin Buruh Lebih Aman

Dana Negara Digelontor, Bank Mandiri Gas Kredit Sektor Produktif

CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

TAGGED:dekranasda jatengipemi jatengumkm jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026). Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo
Next Article ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Satgas Pangan Sidak, Harga Beras Naik Diam-Diam

Oktober 24, 2025
Warga Wonogori membentangkan spanduk di depan kantor DLHK Jateng, spanduk berisi kritik pendirian pabrik semen. (dokumentasi warga)
Ekonomi

Warga Wonogiri Semakin Keras Tolak Pendirian Pabrik Semen di Pracimantoro

Juni 2, 2025
Ekonomi

Jateng-Inggris Jajaki Kerja Sama EBT, Pendidikan, dan Keamanan Siber

Juli 30, 2025
Ekonomi

BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah

April 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?