Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

Kerja dari rumah alias WFH resmi masuk “jadwal rutin”. Tapi jangan salah, ini bukan tiket rebahan sambil scroll medsos seharian. ASN tetap harus kerja beneran, bahkan bakal diawasi biar nggak “kabur halus” dari tanggung jawab.

T. Budianto
Last updated: April 1, 2026 7:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Sekda Pemprov Jateng, Sumarno. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng lagi nyiapin aturan main baru buat para ASN: kerja dari rumah alias WFH, tapi cuma sehari dalam seminggu, tepatnya tiap Jumat.

Kebijakan ini bukan tiba-tiba muncul. Ini tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ yang mulai berlaku per 1 April 2026. Sekda Jateng, Sumarno, bilang kalau pihaknya lagi ngeracik surat edaran versi daerah yang ngikutin aturan pusat.

Baca juga: ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

“WFH sudah ada dasar dari Mendagri, sekarang kita sesuaikan untuk Jawa Tengah,” ujarnya usai agenda di Gradhika Bhakti Praja, Rabu (1/4/2026). Sementara ini, polanya masih ikut pusat: WFH tiap Jumat. Alasannya simpel, jam kerja hari itu lebih pendek karena ada jeda salat Jumat.

Tapi jangan bayangin WFH ini bebas sebebas-bebasnya. Pemprov justru lagi nyiapin sistem pengawasan yang lebih ketat. Soalnya, ngatur ASN di daerah itu nggak sesimpel di kementerian. “Kalau di provinsi, urusannya banyak dan lintas sektor. Jadi harus detail banget ngatur kerja dan ukur kinerjanya,” jelas Sumarno.

Beberapa layanan publik bahkan dipastikan tetap jalan normal alias nggak ikut WFH. Misalnya rumah sakit, pelayanan umum, sampai Samsat, pokoknya yang langsung bersentuhan sama masyarakat.

Sistem Absensi

Selain itu, pejabat level tinggi juga nggak boleh ikut WFH. Jadi nggak semua ASN bisa “nikmatin Jumat di rumah”. Yang paling menarik, sistem absensi bakal pakai metode lokasi alias “tagging”. Jadi ASN harus benar-benar di rumah, bukan kerja dari kafe atau malah jalan-jalan.

“Konsepnya jelas, work from home ya di rumah. Absensinya juga harus dari rumah,” tegasnya. Pemprov bakal ngecek dua hal utama: hasil kerja dan kedisiplinan. Jadi bukan cuma hadir doang, tapi juga harus ada output yang jelas.

Baca juga: WFH Usai Lebaran Bikin Pelaku Usaha Ikutan Deg-degan

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, ngingetin kalau WFH jangan sampai bikin pelayanan publik jadi korban. Menurutnya, sistem pengawasan sebenarnya sudah ada. Tinggal bagaimana kebijakan ini diterapkan dengan bijak dan selektif. “Jangan sampai masyarakat ditinggalkan gara-gara WFH,” tegasnya.

WFH boleh aja tiap Jumat, tapi kalau mindset-nya masih “yang penting online”, ya siap-siap aja, bukan kerja yang selesai, tapi kepercayaan yang pelan-pelan logout. (tebe)

You Might Also Like

Sudah Tahu Sejarah THR? Ternyata Begini..

Beras Bantuan Jelek? DPR Bilang Bisa Ditukar, Asal Lapornya Jangan Mager!

Jalan PKU Kalibening Dibenahi, Segini Biayanya!

Keputusan Sejumlah Pemda di Jateng Beli Bus Listrik Dipuji Prabowo

Baru Duduk di Kursi Bupati Muara Enim, Edison Malah Kena OTT

TAGGED:asnheadlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nawal Yasin: Ipemi Jangan Sekadar Kumpul, Tapi Naikin Level
Next Article BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Pidana Uang Pengganti Rp809 Miliar Mustahil Dibayarkan, Hukuman Nadiem Jadi 15 Tahun Penjara

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”

Maret 20, 2026
Para debitur siluman yang dipinjam nama untuk utang bank, diperiksa sebagai saksi sidang di pengadilan, Kamis (12/3/2026). (bae)
Hukum

Cerita Debitur Siluman Korupsi BPR Artha Jepara: Namanya Dipinjam, Dapat Fee Puluhan Juta Rupiah

Maret 12, 2026
Pendidikan

Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Maret 12, 2026
Politik

Bye-bye Campur Tugas, Urusan Haji-Umrah Kini Ditangani Kementerian Baru

September 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?