Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tragis! Mahasiswi UMM Dibunuh Polisi?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Tragis! Mahasiswi UMM Dibunuh Polisi?

Kasus ini langsung bikin geger. Ayah korban, Ramlan, mengungkapkan bahwa hubungan antara FAN dan Bripka AS memang sudah lama gak harmonis. "AS dan anak saya ini memang bermusuhan sejak lama. Bukan hanya dengan FAN, tapi juga dengan kakak sulungnya. FAN sering melawan AS," ujar Ramlan dengan nada sedih.

Nugroho P.
Last updated: Desember 17, 2025 5:46 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi Pembunuhan
SHARE
BACAAJA, MALANG – Kabar duka datang dari Probolinggo! FAN (22), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ditemukan tewas mengenaskan di Pasuruan, Jawa Timur. Yang bikin miris, pelaku pembunuhan diduga adalah kakak iparnya sendiri, Bripka AS, seorang oknum polisi yang bertugas di Polsek Krucil!
Kasus ini langsung bikin geger. Ayah korban, Ramlan, mengungkapkan bahwa hubungan antara FAN dan Bripka AS memang sudah lama gak harmonis. “AS dan anak saya ini memang bermusuhan sejak lama. Bukan hanya dengan FAN, tapi juga dengan kakak sulungnya. FAN sering melawan AS,” ujar Ramlan dengan nada sedih.
FAN ditemukan tewas di sungai pinggir Jalan Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025). Kondisinya sangat memprihatinkan. Ada banyak kejanggalan yang ditemukan di lokasi kejadian.
Pertama, FAN ditemukan dalam posisi terlentang dengan mengenakan helm berwarna pink. Padahal, menurut Ramlan, helm itu bukan milik putrinya. “Helm itu bukan punya anak saya. Helm tersebut diduga dibelikan baru di lokasi kejadian,” ungkapnya.
Kedua, seluruh barang bawaan FAN hilang. Ini menimbulkan dugaan bahwa pembunuhan ini bermotif perampokan. Namun, Ramlan punya firasat lain. Ia menduga motif sebenarnya adalah penguasaan harta. “Di leher anak saya juga ada bekas cekikan,” tegasnya.
Penyelidikan polisi pun mengungkap fakta yang mencengangkan. Berdasarkan rekaman CCTV di tempat kos FAN, pada Selasa malam sekitar pukul 08.14 WIB, FAN dijemput oleh ojek online. Namun, dari CCTV di sekitar TKP, terlihat sebuah mobil Strada Triton double cabin milik Bripka AS mondar-mandir di lokasi.
“Bahkan mobil double cabin itu saya sendiri yang membelikannya,” kata Ramlan dengan nada geram. Ia tak menyangka, mobil pemberiannya itu justru digunakan untuk melakukan kejahatan keji.
Polisi bergerak cepat! Kurang dari 24 jam, mereka berhasil mengidentifikasi FAN melalui sidik jari dan mengamankan Bripka AS sebagai terduga pelaku. Kasus ini langsung diambil alih oleh Polda Jawa Timur.
Polda Jatim masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh motif dan kronologi pembunuhan ini. Jika terbukti bersalah, Bripka AS terancam hukuman berat.
Kematian FAN meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya. Ia dikenal sebagai mahasiswi yang cerdas dan berprestasi. Saat ini, FAN masih semester 3 di Prodi Hukum UMM.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian. Oknum polisi yang seharusnya melindungi masyarakat, justru diduga menjadi pelaku pembunuhan. Semoga kasus ini segera terungkap dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal! (*)

You Might Also Like

383 Honorer Fiktif Rugikan Negara Rp7,38 Miliar, Sekda Lampung Tengah Tersangka

Saksi Bongkar Kelakuan AKBP Basuki: Rutin Ninggalin Istri demi Nginap di Kos Teman Wanita

Gara-Gara Speed Trap, Kisruh Anggota DPRD di Medan Berujung Laporan Polisi

Gara-gara Striptis, Bambang Raya Kena 8 Bulan

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

TAGGED:korban pembunuhanmahasiswa ummpembunuhanProdi Hukum UMM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Perempuan di Jepang Cinta Mati ke AI: Nikah Virtual, Bahagia Gak Ya?
Next Article Pelatih Baru Garuda, Dua Nama Dikantongi PSSI! Siapa Dia?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG TPPU--Jaksa sedang menghadap hakim untuk menunjukkan bukti transaksi yang diduga bagian dari aliran TPPU BUMD Cilacap, Senin (22/6/2026). (bae)
Hukum

Mobil LC Pak Widi, Jaksa Bongkar Jejak Duit TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Juni 23, 2026
MENGADILI BASUKI--Majelis hakim PN Semarang membacakan putusan terdakwa Basuki di kasus kematian dosen Untag. (bae)
Hukum

Hakim Ungkap Kejamnya AKBP Basuki Biarkan Dosen Untag Mati, Singgung soal Selingkuhan

Mei 21, 2026
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Sidang Chromebook: Angka 85 Persen Jadi Senjata

Maret 2, 2026
Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu)
Hukum

Begini Kasus Penganiayaan oleh Anggota Polairud Sikka, kini Masuk Proses Etik

Desember 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tragis! Mahasiswi UMM Dibunuh Polisi?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?