Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Kalau investasi itu gebetan, Jawa Tengah bisa dibilang lagi jadi incaran banyak pihak. Stabil, adem, dan makin menarik. Nggak heran duit triliunan ngucur deras ke provinsi ini sepanjang 2025.

T. Budianto
Last updated: Oktober 21, 2025 6:26 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LEPAS EKSPOR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melepas ekspor perdana mainan anak dari PT Royal Regent Indonesia (RRI) di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jateng, pertengahan Juni lalu. (Foto : Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di tengah dunia yang lagi nggak karuan, Jawa Tengah justru tetap kinclong di mata investor. Bayangin aja, sampai triwulan III tahun 2025, nilai investasinya udah tembus Rp66,13 triliun, alias udah nyentuh 84 persen dari target tahunan!

Bukan cuma angka di atas kertas, duit segitu juga sukses nyiptain 326 ribu lebih lapangan kerja baru. Lumayan kan, buat bantu roda ekonomi muter makin kencang. Asisten Administrasi Setda Jateng Dhoni Widianto bilang, hasil ini bukti kalau Jateng masih punya “daya tahan ekonomi” di tengah ketidakpastian global. “Momentum ekonomi bisa dijaga, meski dunia lagi nggak pasti,” katanya saat FGD Sensus Ekonomi 2026 bareng BPS Jateng di Semarang, Selasa (21/10).

Di triwulan III aja, dana yang masuk nyentuh Rp20,55 triliun, naik 14,45 persen dibanding tahun lalu. Empat sektor jadi penopang utama yakni industri pengolahan (steel, alas kaki, makanan dan minuman) yang nyumbang 33 persen ke PDRB, perdagangan (13 persen), pertanian (13 persen)  sejalan sama target Jateng jadi lumbung pangan nasional dan konstruksi sekitar 11 persen dari proyek jalan tol sampai irigasi.

Empat Sektor

“Empat sektor ini bisa dibilang mesin utama ekonomi Jateng. Kalau jalan bareng, pertumbuhan pasti makin ngebut,” kata Dhoni. BPS Jateng juga siap ngeluncurin Sensus Ekonomi 2026 buat ngelapis ulang data pelaku usaha dari mikro sampai besar. “Kalau datanya akurat, kebijakannya bisa tepat sasaran,” ujar Plt Kepala BPS Jateng Endang Tri Wahyuningsih.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi nggak kalah pede. Katanya, meski dunia lagi dilanda perang dan krisis, Jawa Tengah tetap aman, nyaman, dan jadi magnet buat investor. “Iklim masyarakat kita adem, ayem, dan nyaman. Investasi di sini aman,” ujarnya.

Pemerintah juga lagi fokus bikin proses perizinan makin cepat dan bebas drama. “Tenaga kerja kita kompetitif, izin dipermudah, dan nggak ada premanisme,” tegas Luthfi. Ia juga dorong industri padat karya biar penyerapan tenaga kerja makin besar.

Kalau dirangkum, ekonomi Jateng lagi di posisi stabil dan siap ngegas. Tapi, menurut kamu nih, apa yang bikin investor betah di Jateng? Infrastruktur, tenaga kerja, atau suasana adem-ayemnya? (tebe)

You Might Also Like

Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis

Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!

Luthfi Ajak Warga Buka Pintu buat Sensus Ekonomi 2026

Rumput Laut Cokelat Bisa Jadi Pengganti Panel Surya, Lebih Ramah Lingkungan

TAGGED:ahmad luthfiekspor jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Hakim Belum Siap, Sidang May Day Ditunda
Next Article Ilustrasi warga binaan dalam penjara. Wadidaw, Razia Gedean di Lapas, HP Disita, Narkoba Pun Kena

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Gubernur: Polri Harus Dekat dengan Rakyat, Bukan Berjarak

Juli 1, 2025
Info

MTQ 2026, Jateng Bidik Juara Umum

Maret 31, 2026
Daerah

Dulu Pelan karena Lubang, Sekarang Gaspol

Desember 27, 2025
ISI BBM - Petugas SPBU sedang mengisi BBM.
Ekonomi

Isi BBM Sekarang Dibatasi, Motor Boleh cuma Rp50Ribu

Mei 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?