BACAAJA, KENDAL- Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen akhirnya nyobain langsung sensasi terbang tandem paralayang di Curug Sewu, Sabtu (2/5/2026). Ini jadi pengalaman pertama sekaligus cara “promosi langsung” potensi wisata di Jawa Tengah.
Hasilnya? Nggak setengah-setengah. “Memuaskan dan memacu adrenalin,” kata Taj Yasin setelah mendarat. Menurutnya, Curug Sewu punya potensi besar buat dikembangin jadi destinasi sport tourism, khususnya paralayang.
Baca juga: Paket Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening Dimatangkan
Bahkan, ia berharap aktivitas tandem ini bisa dibuka setiap hari supaya dampaknya langsung terasa ke ekonomi lokal. Bukan cuma soal wisata, tapi juga efek domino ke UMKM sekitar, mulai dari kuliner sampai jasa wisata.
Taj Yasin juga menilai kehadiran paralayang ini bisa jadi “senjata baru” buat menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Apalagi, akses ke Jawa Tengah makin terbuka dengan penerbangan internasional dari Bandara Ahmad Yani ke Singapura dan Malaysia, bahkan sedang dijajaki rute langsung ke Thailand.
Kolaborasi Wisata
Ke depan, ia mendorong agar destinasi di Kendal bisa dikolaborasikan dengan daerah lain. Tujuannya jelas: bikin wisatawan betah lebih lama, bukan cuma datang, foto terus pulang.
Sementara itu, pihak pengelola menyebut keunikan utama paralayang di Curug Sewu ada pada sensasi terbang di atas air terjun, sesuatu yang jarang ditemukan di lokasi lain.
Baca juga: 5 Spot Wisata Paling Diburu saat Libur Lebaran di Semarang: dari Lawang Sewu sampai Saloka
Salah satu atlet paralayang asal Surakarta, Trissa Flora Tehupeiory juga mengaku terkesan dengan pengalaman tersebut. “Seru banget, apalagi tadi ada pelangi,” ujarnya.
Kalau biasanya orang cari wisata buat santai, di Curug Sewu justru ditawarin paket lengkap: pemandangan cantik plus uji nyali. Tinggal pilih, mau healing sambil duduk… atau sekalian terbang biar sekalian lupa sama beban hidup. (tebe)

